20:00 . Pemkab Jamin Ramadan Stok Elpiji Aman  |  19:00 . Gerakan Beli Beras Petani Lokal Untuk Zakat Fitrah Butuh Regulasi   |  18:00 . Jelang Buka Puasa, Jalan Sunan Kalijogo Sering Macet  |  17:00 . Jadi Tempat Ngabuburit, Pertigaan Pasar Soko Ramai Tiap Sore  |  16:00 . Putus Asa  |  15:00 . Panen Buah, Pedagang Dadakan Menjamur di Jalanan Klotok  |  14:00 . Bulan Juli Direncanakan 9 Raperda Tuntas  |  13:00 . Ini Makanan Milik Umat  |  12:00 . DPRD Usulkan 4 Raperda Inisiatif  |  11:00 . 16 Pemain Telah Bergabung di Persatu  |  10:00 . Pertamina Resmi Operasikan WK Tuban  |  09:00 . Ngabuburit dengan Membaca dan Bercerita  |  08:00 . Kalapas Tuban Kukuhkan Satgas Merah Putih WBP  |  07:00 . Jangan Salah, Puasa Terbukti Ringankan Gejala Penyakit Asam Lambung  |  20:00 . Lahan Kering, Petani di Alas Tuo Tanam Kangkung  |  19:00 . Jaga Kebersamaan, PWI Tuban Gelar Buka Bersama  |  18:00 . Wujud Bhakti Negeri dengan Cat Merah  |  17:00 . Petani Masih Tanam Bawang Merah‎ Saat Kemarau  |  16:00 . Ikhlas   |  15:00 . Jalur Soko-Parengan J‎adi Tongkrongan Asyik Pemuda Saat Ngabuburit  |  

Sunday, 27/9/2015 3:59:59 A.M.

Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email bloktuban@gmail.com

Sabtu, 05 Mei 2018 10:00:00

Dewan Pendidikan Sesalkan Munculnya Soal Ujian SD yang Kurang Seronok

Reporter: Khoirul Huda

blokTuban.com - Dewan Pendidikan Kabupaten Tuban menyayangkan munculnya soal ujian sekolah berstandar nasional (USBN) sekolah dasar (SD) yang berbau seronok. Dalam mata pelajaran IPA yang diujikan pada hari Sabtu (5/5/20180), siswa harus mengerjakan 40 soal. Sebanyak 5 soal di antaranya soal uraian, siswa harus mengisi jawaban sesuai dengan pertanyaan yang dalam soal.

Hanya, pada soal nomor 40, terdapat pertanyaan yang tidak pantas dan dinilai seronok. Dewan Pendidikan menilai, soal nomor 40 itu mestinya tidak muncul. Soal tersebut sangat tidak patut diajukan untuk siswa SD.

‘’Kami sangat menyayangkan lolosnya soal seperti itu. Kami sangat menyesalkan hal itu. Soal nomor 40 itu sangat tidak patut untuk dijadikan soal ujian, apalagi untuk SD,’’ ujar drg.Ratna Handayani mewakili Dewan Pendidikan, Sabtu (5/5/2018).

Perempuan yang juga Bendahara Dewan Pendidikan Kabupaten tuban itu meminta agar diusut, bagaimana soal seperti itu sampai lolos. Dalam menyusun naskah soal, kata dia, dilakukan oleh tim, artinya tidak hanya satu orang. Soal yang akan diujikan sebelumnya di bahas dan digodok dulu sampai benar-benar siap diujikan.

‘’Yang tak habis pikir, kok bisa sampai pertanyaan seperti itu lolos menjadi soal ujian. Bagaimana verifikasinya. Sungguh ini sangat tidak patut. Pertanyaan seperti itu kan bersifat private atau pribadi,’’ sesalnya.

Untuk sementara, Dewan Pendidikan akan mengumpulkan keterangan di lapangan sebelum bertindak. Pihaknya akan meminta penjelasan Dinas Pendidikan terkait siapa penyusun soalnya. Kemudian bagaimana verifikasinya dan bagaimana prosesnya sampai pertanyaan tak pantas seperti itu sampai lolos.

‘’Kami akan meminta penjelasan Dinas (Pendidikan) terkait hal ini,’’ tandasnya.[hud/ono]

 

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

#0 Comments.....

Submit new comment

Sabtu, 19 Mei 2018 06:00:22

Blok Buku

Bayangan Bidadari

"Bayangan Bidadari" merupakan kumpulan cerpen yang ditulis  Nurul F. Huda, nama pena dari Nurul Fithroni. Lahir di Purworejo, sebuah kota kecil di Jawa Tengah,pada tanggal 5 Oktober 1975, dia mulai menulis sejak SMP. read...

Sabtu, 14 April 2018 06:00:00

Blok Buku

Cinta adalah Pilihan

Subhan Hariri, lahir di Kota Santri, Situbondo, 13 Desember 1975. Pendidikan  ditempuh dengan normal hingga perguruan tinggi. Pernah nyantri di Pondok Pesantren Probolinggo, Jawa Timur. Serta pernah aktif mendirikan LSM Alif dan pernah bertugas sebagai konselor ketika masih mengabdi di lembaga pendidikan, serta pengalaman lain yang menghiasi perjalanan hidupnya. read...

Sunday, 27/9/2015 3:59:59 A.M.

Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email bloktuban@gmail.com

Sabtu, 05 Mei 2018 10:00:00

Dewan Pendidikan Sesalkan Munculnya Soal Ujian SD yang Kurang Seronok

Reporter: Khoirul Huda

blokTuban.com - Dewan Pendidikan Kabupaten Tuban menyayangkan munculnya soal ujian sekolah berstandar nasional (USBN) sekolah dasar (SD) yang berbau seronok. Dalam mata pelajaran IPA yang diujikan pada hari Sabtu (5/5/20180), siswa harus mengerjakan 40 soal. Sebanyak 5 soal di antaranya soal uraian, siswa harus mengisi jawaban sesuai dengan pertanyaan yang dalam soal.

Hanya, pada soal nomor 40, terdapat pertanyaan yang tidak pantas dan dinilai seronok. Dewan Pendidikan menilai, soal nomor 40 itu mestinya tidak muncul. Soal tersebut sangat tidak patut diajukan untuk siswa SD.

‘’Kami sangat menyayangkan lolosnya soal seperti itu. Kami sangat menyesalkan hal itu. Soal nomor 40 itu sangat tidak patut untuk dijadikan soal ujian, apalagi untuk SD,’’ ujar drg.Ratna Handayani mewakili Dewan Pendidikan, Sabtu (5/5/2018).

Perempuan yang juga Bendahara Dewan Pendidikan Kabupaten tuban itu meminta agar diusut, bagaimana soal seperti itu sampai lolos. Dalam menyusun naskah soal, kata dia, dilakukan oleh tim, artinya tidak hanya satu orang. Soal yang akan diujikan sebelumnya di bahas dan digodok dulu sampai benar-benar siap diujikan.

‘’Yang tak habis pikir, kok bisa sampai pertanyaan seperti itu lolos menjadi soal ujian. Bagaimana verifikasinya. Sungguh ini sangat tidak patut. Pertanyaan seperti itu kan bersifat private atau pribadi,’’ sesalnya.

Untuk sementara, Dewan Pendidikan akan mengumpulkan keterangan di lapangan sebelum bertindak. Pihaknya akan meminta penjelasan Dinas Pendidikan terkait siapa penyusun soalnya. Kemudian bagaimana verifikasinya dan bagaimana prosesnya sampai pertanyaan tak pantas seperti itu sampai lolos.

‘’Kami akan meminta penjelasan Dinas (Pendidikan) terkait hal ini,’’ tandasnya.[hud/ono]

 

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

#0 Comments.....

Submit new comment