16:00 . Keberanian  |  15:00 . Tingkatkan Kemampuan Motorik Anak Apatis dengan Terarium  |  14:00 . Hantam Truk, Pengendara Motor Luka Parah  |  13:00 . Coretan Mesra dari Pak Guru  |  12:00 . Holcim Bangun TPQ Untuk Siswa SD   |  11:00 . Cerita Literasi di SD Tasikharjo dan Remen  |  10:00 . Berduaan di Pantai Cemara Saat Malam, Pasangan Pelajar Diamankan  |  09:00 . Tiap Hari 4 Warga Terluka   |  08:00 . Mendekati Musik Campursari dan Dangdut  |  07:00 . Menggosok Gigi Ketika Puasa  |  20:00 . Hasil UNBK SMP Sederajat Diumumkan Besok  |  19:00 . Komnas HAM Temui Warga Mentoso Bahas NGRR  |  18:00 . Cuaca Buruk, Beberapa Nelayan di Panyuran Tak Melaut  |  17:00 . Sejumlah Bangunan di Pantai Kelapa Panyuran Rusak Diterjang Ombak  |  16:00 . Ceroboh  |  15:00 . Waspada, Hingga Jumat Prakiraan Tinggi Gelombang Laut Jawa Capai 1,25 - 2,50 Meter  |  14:00 . Masyarakat Kita Tidak Sabaran  |  13:00 . Kerudung Motif Kembang-Kembang  |  12:00 . Pos Black Spot Upaya Tekan Laka  |  11:00 . 4 warga terluka tiap hari  |  

Sunday, 27/9/2015 3:59:59 A.M.

Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email bloktuban@gmail.com

Kamis, 03 Mei 2018 16:00:10

Pemdes Margorejo Harap Pemkab Perhatikan Produsen Batik

Reporter: Khoirul Huda

blokTuban.com - Pasca diresmikanya wisata kampung batik gedog di Desa Margorejo, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban, Pemerintah Desa (Pemdes) Margorejo berharap agar produksi batik gedog lebih diperhatikan oleh pemerintah.

"Kami meminta pasca peresmian ini produksi batik gedog lebih diperhatikan oleh pemerintah, khususnya Pemkab Tuban," ujar Kades Margorejo, Junaidi, Kamis (3/5/2018).

Menurut Junaidi, selama ini produksi batik gedog di Desa Margorejo mengalami penurunan begitu juga dengan pemasaran yang terus berangsur menurun. Oleh sebab itu pihaknya berharap ada perhatian khusus dari Pemkab.

Selanjutnya, Kades menjelaskan bahwa di Desa Margorejo ini hampir sekitar 75 persen kaum perempuannya bisa membatik, baik mulai anak-anak hingga nenek-nenek.

"Jadi hampir semua rumah di Desa Margorejo ini ada aktivitas membatik," ujar Junaidi.

Sementara itu, untuk pemasaran sendiri batik gedog dari Desa Margorejo ini sudah dipasarkan mulai dari pasar lokal Kabupaten Tuban, pasar nasional maupun pasar mancanegara. Di samping itu selain berupa kain, batik disini juga dijual berupa kaos, kemeja dan lain-lain. [hud/col]

 

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

#0 Comments.....

Submit new comment

Sabtu, 19 Mei 2018 06:00:22

Blok Buku

Bayangan Bidadari

"Bayangan Bidadari" merupakan kumpulan cerpen yang ditulis  Nurul F. Huda, nama pena dari Nurul Fithroni. Lahir di Purworejo, sebuah kota kecil di Jawa Tengah,pada tanggal 5 Oktober 1975, dia mulai menulis sejak SMP. read...

Sabtu, 14 April 2018 06:00:00

Blok Buku

Cinta adalah Pilihan

Subhan Hariri, lahir di Kota Santri, Situbondo, 13 Desember 1975. Pendidikan  ditempuh dengan normal hingga perguruan tinggi. Pernah nyantri di Pondok Pesantren Probolinggo, Jawa Timur. Serta pernah aktif mendirikan LSM Alif dan pernah bertugas sebagai konselor ketika masih mengabdi di lembaga pendidikan, serta pengalaman lain yang menghiasi perjalanan hidupnya. read...

Sunday, 27/9/2015 3:59:59 A.M.

Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email bloktuban@gmail.com

Kamis, 03 Mei 2018 16:00:10

Pemdes Margorejo Harap Pemkab Perhatikan Produsen Batik

Reporter: Khoirul Huda

blokTuban.com - Pasca diresmikanya wisata kampung batik gedog di Desa Margorejo, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban, Pemerintah Desa (Pemdes) Margorejo berharap agar produksi batik gedog lebih diperhatikan oleh pemerintah.

"Kami meminta pasca peresmian ini produksi batik gedog lebih diperhatikan oleh pemerintah, khususnya Pemkab Tuban," ujar Kades Margorejo, Junaidi, Kamis (3/5/2018).

Menurut Junaidi, selama ini produksi batik gedog di Desa Margorejo mengalami penurunan begitu juga dengan pemasaran yang terus berangsur menurun. Oleh sebab itu pihaknya berharap ada perhatian khusus dari Pemkab.

Selanjutnya, Kades menjelaskan bahwa di Desa Margorejo ini hampir sekitar 75 persen kaum perempuannya bisa membatik, baik mulai anak-anak hingga nenek-nenek.

"Jadi hampir semua rumah di Desa Margorejo ini ada aktivitas membatik," ujar Junaidi.

Sementara itu, untuk pemasaran sendiri batik gedog dari Desa Margorejo ini sudah dipasarkan mulai dari pasar lokal Kabupaten Tuban, pasar nasional maupun pasar mancanegara. Di samping itu selain berupa kain, batik disini juga dijual berupa kaos, kemeja dan lain-lain. [hud/col]

 

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

#0 Comments.....

Submit new comment