16:00 . Keberanian  |  15:00 . Tingkatkan Kemampuan Motorik Anak Apatis dengan Terarium  |  14:00 . Hantam Truk, Pengendara Motor Luka Parah  |  13:00 . Coretan Mesra dari Pak Guru  |  12:00 . Holcim Bangun TPQ Untuk Siswa SD   |  11:00 . Cerita Literasi di SD Tasikharjo dan Remen  |  10:00 . Berduaan di Pantai Cemara Saat Malam, Pasangan Pelajar Diamankan  |  09:00 . Tiap Hari 4 Warga Terluka   |  08:00 . Mendekati Musik Campursari dan Dangdut  |  07:00 . Menggosok Gigi Ketika Puasa  |  20:00 . Hasil UNBK SMP Sederajat Diumumkan Besok  |  19:00 . Komnas HAM Temui Warga Mentoso Bahas NGRR  |  18:00 . Cuaca Buruk, Beberapa Nelayan di Panyuran Tak Melaut  |  17:00 . Sejumlah Bangunan di Pantai Kelapa Panyuran Rusak Diterjang Ombak  |  16:00 . Ceroboh  |  15:00 . Waspada, Hingga Jumat Prakiraan Tinggi Gelombang Laut Jawa Capai 1,25 - 2,50 Meter  |  14:00 . Masyarakat Kita Tidak Sabaran  |  13:00 . Kerudung Motif Kembang-Kembang  |  12:00 . Pos Black Spot Upaya Tekan Laka  |  11:00 . 4 warga terluka tiap hari  |  

Sunday, 27/9/2015 3:59:59 A.M.

Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email bloktuban@gmail.com

Minggu, 29 April 2018 09:00:16

Program Pertamina Peduli Literasi (Pertalit)

Wujudkan Kabupaten Literasi dari Budaya Baca di Pedesaan

Reporter: Khoirul Huda

blokTuban.com - Hari ke dua terlaksananya Pelatihan Kader Program Pertamina Peduli Literasi (Pertalit) dari Pertamina MOR V yang menggandeng Yayasan Sedulur Pena (YSP), peserta pelatihan mendapatkan materi 'Membangun Budaya Membaca Masyarakat Pedesaan' dari Dr. Sariban, Minggu (29/4/2018).

Dalam materinya Dr. Sariban yang tidak lain merupakan pendidik, penulis serta penggerak literasi di Kabupaten Tuban itu menyampaikan bahwa seluruh masalah hidup dapat diatasi melalui ilmu pengetahuan. Selain itu, ilmu pengetahuan juga sebagai indikator sebuah peradaban masyarakat.

"Semakin seseorang berilmu maka semakin tinggi pula tingkat sosial masyarakat," ujar Sariban.

Lebih lanjut, jalan untuk mencapai ilmu pengetahuan tidak lain adalah melalui membaca. Namun, minat baca di indonesia ini masih terbilang rendah dibandingkan dengan negara lain. Berdasarkan penelitian Central Connecticut State Univesity dua tahun silam minat baca masyarakat indonesia berada di urutan 60.

"Masyarakat indonesia masih sangat minim memanfaatkan infrastruktur, seperti perpustakaan, taman baca, toko buku dan media literasi yang lain," tambahnya.

Oleh karena itu Sariban berharap, melalui kegiatan pelatihan Kader Pertalit ini ke depan muncul kegiatan-kegiatan literasi baru di Kabupaten Tuban, karena saat ini di Kabupaten Tuban sedang menuju menjadi Kabupaten Literasi, dan dimulai dengan membangun budaya membaca masyarakat dari masyarakat pedesaan.

Ia juga berpesan, jangan takut tidak cukup untuk hidup, jangan takut untuk menjadi miskin, jangan takut untuk tidak punya uang, jangan takut untuk tidak bisa menyelesaikan masalah, jangan sesali yang sudah terjadi, tapi takutlah bila kita tak berilmu.

Sementara itu, dalam sambutan saat pembukaan acara Pelatihan Kader Pertalit, Edi Wangun selaku pihak perwakilan Pertamina mengatakan program Pertalit dengan menggandeng YSP ini merupakan program yang menyasar kalangan pedesaan khususnya dilingkup pendidikan Kabupaten Tuban.[hud/ito]

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

#0 Comments.....

Submit new comment

Sabtu, 19 Mei 2018 06:00:22

Blok Buku

Bayangan Bidadari

"Bayangan Bidadari" merupakan kumpulan cerpen yang ditulis  Nurul F. Huda, nama pena dari Nurul Fithroni. Lahir di Purworejo, sebuah kota kecil di Jawa Tengah,pada tanggal 5 Oktober 1975, dia mulai menulis sejak SMP. read...

Sabtu, 14 April 2018 06:00:00

Blok Buku

Cinta adalah Pilihan

Subhan Hariri, lahir di Kota Santri, Situbondo, 13 Desember 1975. Pendidikan  ditempuh dengan normal hingga perguruan tinggi. Pernah nyantri di Pondok Pesantren Probolinggo, Jawa Timur. Serta pernah aktif mendirikan LSM Alif dan pernah bertugas sebagai konselor ketika masih mengabdi di lembaga pendidikan, serta pengalaman lain yang menghiasi perjalanan hidupnya. read...

Sunday, 27/9/2015 3:59:59 A.M.

Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email bloktuban@gmail.com

Minggu, 29 April 2018 09:00:16

Program Pertamina Peduli Literasi (Pertalit)

Wujudkan Kabupaten Literasi dari Budaya Baca di Pedesaan

Reporter: Khoirul Huda

blokTuban.com - Hari ke dua terlaksananya Pelatihan Kader Program Pertamina Peduli Literasi (Pertalit) dari Pertamina MOR V yang menggandeng Yayasan Sedulur Pena (YSP), peserta pelatihan mendapatkan materi 'Membangun Budaya Membaca Masyarakat Pedesaan' dari Dr. Sariban, Minggu (29/4/2018).

Dalam materinya Dr. Sariban yang tidak lain merupakan pendidik, penulis serta penggerak literasi di Kabupaten Tuban itu menyampaikan bahwa seluruh masalah hidup dapat diatasi melalui ilmu pengetahuan. Selain itu, ilmu pengetahuan juga sebagai indikator sebuah peradaban masyarakat.

"Semakin seseorang berilmu maka semakin tinggi pula tingkat sosial masyarakat," ujar Sariban.

Lebih lanjut, jalan untuk mencapai ilmu pengetahuan tidak lain adalah melalui membaca. Namun, minat baca di indonesia ini masih terbilang rendah dibandingkan dengan negara lain. Berdasarkan penelitian Central Connecticut State Univesity dua tahun silam minat baca masyarakat indonesia berada di urutan 60.

"Masyarakat indonesia masih sangat minim memanfaatkan infrastruktur, seperti perpustakaan, taman baca, toko buku dan media literasi yang lain," tambahnya.

Oleh karena itu Sariban berharap, melalui kegiatan pelatihan Kader Pertalit ini ke depan muncul kegiatan-kegiatan literasi baru di Kabupaten Tuban, karena saat ini di Kabupaten Tuban sedang menuju menjadi Kabupaten Literasi, dan dimulai dengan membangun budaya membaca masyarakat dari masyarakat pedesaan.

Ia juga berpesan, jangan takut tidak cukup untuk hidup, jangan takut untuk menjadi miskin, jangan takut untuk tidak punya uang, jangan takut untuk tidak bisa menyelesaikan masalah, jangan sesali yang sudah terjadi, tapi takutlah bila kita tak berilmu.

Sementara itu, dalam sambutan saat pembukaan acara Pelatihan Kader Pertalit, Edi Wangun selaku pihak perwakilan Pertamina mengatakan program Pertalit dengan menggandeng YSP ini merupakan program yang menyasar kalangan pedesaan khususnya dilingkup pendidikan Kabupaten Tuban.[hud/ito]

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

#0 Comments.....

Submit new comment