07:00 . Cegah Anak Kecanduan Gawai Dimulai dari Orangtua  |  21:00 . Si Jago Merah Lumat Kandang Ayam Milik Dokter  |  19:00 . Tahun 2018, Kasus Kejahatan Terhadap Anak di Tuban Turun  |  18:00 . Lowongan Marketing dan Finance Kurang Diminati di Bursa Kerja Tuban  |  17:00 . Kejar Target, Jalan Ruas Beton Soko Kelar Lebih Awal  |  16:00 . Sedakah Bumi Gununganyar Sajikan Hiburan Seni Budaya  |  15:00 . Perbakin Tuban Siap Torehkan Prestasi Diajang Porkab dan Porprov  |  14:00 . Siap-Siap Ini Jadwal Tes CPNS  |  13:00 . 107 Akun Medsos Jadi Bidikan Bawaslu Tuban  |  12:00 . Kapolres Terima Penghargaan Dari Komnas Perlindungan Anak   |  08:00 . Desa Wajib Lakukan Analisis Kelayakan Penyertaan Modal BUMDesa  |  07:00 . Konflik Bisa Bikin Hubungan dengan Kekasih Lebih Kuat  |  20:00 . Wakil Bupati Harap Perusahaan besar Ikut Bursa Kerja  |  19:00 . Ratusan Siswa SMK Rengel Ikuti Lomba Desain Batik Lokal  |  18:00 . Rumah Janda Penjual Krupuk di Plumpang Terbakar  |  18:00 . Saat Ini Tuban Memiliki 200 BUMDes  |  17:00 . Peringati Hari Batik, SMK Rengel Adakan Bazar dan Workshop  |  16:00 . Kembangkan BUMDesa, Dispemas-KB Tuban Gelar Peningkatan Kapasitas SDMnya  |  15:00 . Begini Cara Bawaslu Awasi Kampanye di Medsos  |  14:00 . Pendaftaran CPNS Ditutup, 5.273 Pelamar Siap Diverifikasi  |  

Sunday, 27/9/2015 3:59:59 A.M.

Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email bloktuban@gmail.com

Kamis, 26 April 2018 16:00:48

Konfrensi Pers Kapolda Jatim

Banyak Korban Meninggal, Kapolda Nyatakan Perang Terhadap Miras

Reporter: Khoirul Huda

blokTuban.com - Kapolda Jatim, Irjen Pol Machfud Arifin mengatakan, jajaran Polda Jatim saat ini sedang perang dan operasi besar-besaran terhadap Minuman Keras (Miras) jenis arak maupun oplosan.

"Saat ini kita sedang melakukan perang miras dan operasi besar-besaran miras oplosan dan arak," terang Kapolda Jatim saat Konferensi Pers di wilayah hukum Polres Tuban, Kamis (25/4/2018).

Sebab, menurut Kapolda saat ini sudah banyak korban yang meninggal dunia akibat mengkonsumsi miras arak termasuk oplosan. Dijelaskanya, kemarin di Surabaya belasan korban miras oplosan meninggal dunia, lalu tidak berselang lama ada lagi yang masih gelempangan.

Lebih lanjut, Kapolda yang didampingi oleh Bupati, Kapolres serta Dandim 0811 Tuban berharap tuban tidak lagi menjadi tempat produksi miras arak, melainkan menjadi tempat produksi hal maupun barang yang positif.

"Saya berharap Tuban tidak ada lagi produksi miras, karena Tuban merupakan Bumi Wali," tarang Kapolda.

Sementara itu, Bupati Tuban H. Fathul Huda mengatakan, mungkin ini merupakan produksi miras berskala besar yang terakhir di Kabupaten Tuban, melihat ketegasan Kapolda dalam memberantas miras.

"Dengan ketegasan Pak Kapolda dan Kapolres ini saya yakin produsen arak akan jera," kata Bupati.[hud/col]

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

#0 Comments.....

Submit new comment

Kamis, 02 Agustus 2018 22:07:39

Pemilu 2019

Cek Data Pemilih Pemilu 2019

Ayo CEK nama anda sudah terdaftar sebagai pemilih di Pemilu 2019 atau belum? Caranya Klik: sidalih3.kpu.go.id.Jika anda belum terdaftar di portal tersebetu segera laporkan ke KPU Kabupaten/kota atau PPK di Kantor Kecamatan atau PPS di Kantor Kelurahan sesuai dengan alamat dalam KTP-el anda....

Sunday, 27/9/2015 3:59:59 A.M.

Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email bloktuban@gmail.com

Kamis, 26 April 2018 16:00:48

Konfrensi Pers Kapolda Jatim

Banyak Korban Meninggal, Kapolda Nyatakan Perang Terhadap Miras

Reporter: Khoirul Huda

blokTuban.com - Kapolda Jatim, Irjen Pol Machfud Arifin mengatakan, jajaran Polda Jatim saat ini sedang perang dan operasi besar-besaran terhadap Minuman Keras (Miras) jenis arak maupun oplosan.

"Saat ini kita sedang melakukan perang miras dan operasi besar-besaran miras oplosan dan arak," terang Kapolda Jatim saat Konferensi Pers di wilayah hukum Polres Tuban, Kamis (25/4/2018).

Sebab, menurut Kapolda saat ini sudah banyak korban yang meninggal dunia akibat mengkonsumsi miras arak termasuk oplosan. Dijelaskanya, kemarin di Surabaya belasan korban miras oplosan meninggal dunia, lalu tidak berselang lama ada lagi yang masih gelempangan.

Lebih lanjut, Kapolda yang didampingi oleh Bupati, Kapolres serta Dandim 0811 Tuban berharap tuban tidak lagi menjadi tempat produksi miras arak, melainkan menjadi tempat produksi hal maupun barang yang positif.

"Saya berharap Tuban tidak ada lagi produksi miras, karena Tuban merupakan Bumi Wali," tarang Kapolda.

Sementara itu, Bupati Tuban H. Fathul Huda mengatakan, mungkin ini merupakan produksi miras berskala besar yang terakhir di Kabupaten Tuban, melihat ketegasan Kapolda dalam memberantas miras.

"Dengan ketegasan Pak Kapolda dan Kapolres ini saya yakin produsen arak akan jera," kata Bupati.[hud/col]

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

#0 Comments.....

Submit new comment