16:00 . Keberanian  |  15:00 . Tingkatkan Kemampuan Motorik Anak Apatis dengan Terarium  |  14:00 . Hantam Truk, Pengendara Motor Luka Parah  |  13:00 . Coretan Mesra dari Pak Guru  |  12:00 . Holcim Bangun TPQ Untuk Siswa SD   |  11:00 . Cerita Literasi di SD Tasikharjo dan Remen  |  10:00 . Berduaan di Pantai Cemara Saat Malam, Pasangan Pelajar Diamankan  |  09:00 . Tiap Hari 4 Warga Terluka   |  08:00 . Mendekati Musik Campursari dan Dangdut  |  07:00 . Menggosok Gigi Ketika Puasa  |  20:00 . Hasil UNBK SMP Sederajat Diumumkan Besok  |  19:00 . Komnas HAM Temui Warga Mentoso Bahas NGRR  |  18:00 . Cuaca Buruk, Beberapa Nelayan di Panyuran Tak Melaut  |  17:00 . Sejumlah Bangunan di Pantai Kelapa Panyuran Rusak Diterjang Ombak  |  16:00 . Ceroboh  |  15:00 . Waspada, Hingga Jumat Prakiraan Tinggi Gelombang Laut Jawa Capai 1,25 - 2,50 Meter  |  14:00 . Masyarakat Kita Tidak Sabaran  |  13:00 . Kerudung Motif Kembang-Kembang  |  12:00 . Pos Black Spot Upaya Tekan Laka  |  11:00 . 4 warga terluka tiap hari  |  

Sunday, 27/9/2015 3:59:59 A.M.

Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email bloktuban@gmail.com

Kamis, 26 April 2018 16:00:48

Konfrensi Pers Kapolda Jatim

Banyak Korban Meninggal, Kapolda Nyatakan Perang Terhadap Miras

Reporter: Khoirul Huda

blokTuban.com - Kapolda Jatim, Irjen Pol Machfud Arifin mengatakan, jajaran Polda Jatim saat ini sedang perang dan operasi besar-besaran terhadap Minuman Keras (Miras) jenis arak maupun oplosan.

"Saat ini kita sedang melakukan perang miras dan operasi besar-besaran miras oplosan dan arak," terang Kapolda Jatim saat Konferensi Pers di wilayah hukum Polres Tuban, Kamis (25/4/2018).

Sebab, menurut Kapolda saat ini sudah banyak korban yang meninggal dunia akibat mengkonsumsi miras arak termasuk oplosan. Dijelaskanya, kemarin di Surabaya belasan korban miras oplosan meninggal dunia, lalu tidak berselang lama ada lagi yang masih gelempangan.

Lebih lanjut, Kapolda yang didampingi oleh Bupati, Kapolres serta Dandim 0811 Tuban berharap tuban tidak lagi menjadi tempat produksi miras arak, melainkan menjadi tempat produksi hal maupun barang yang positif.

"Saya berharap Tuban tidak ada lagi produksi miras, karena Tuban merupakan Bumi Wali," tarang Kapolda.

Sementara itu, Bupati Tuban H. Fathul Huda mengatakan, mungkin ini merupakan produksi miras berskala besar yang terakhir di Kabupaten Tuban, melihat ketegasan Kapolda dalam memberantas miras.

"Dengan ketegasan Pak Kapolda dan Kapolres ini saya yakin produsen arak akan jera," kata Bupati.[hud/col]

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

#0 Comments.....

Submit new comment

Sabtu, 19 Mei 2018 06:00:22

Blok Buku

Bayangan Bidadari

"Bayangan Bidadari" merupakan kumpulan cerpen yang ditulis  Nurul F. Huda, nama pena dari Nurul Fithroni. Lahir di Purworejo, sebuah kota kecil di Jawa Tengah,pada tanggal 5 Oktober 1975, dia mulai menulis sejak SMP. read...

Sabtu, 14 April 2018 06:00:00

Blok Buku

Cinta adalah Pilihan

Subhan Hariri, lahir di Kota Santri, Situbondo, 13 Desember 1975. Pendidikan  ditempuh dengan normal hingga perguruan tinggi. Pernah nyantri di Pondok Pesantren Probolinggo, Jawa Timur. Serta pernah aktif mendirikan LSM Alif dan pernah bertugas sebagai konselor ketika masih mengabdi di lembaga pendidikan, serta pengalaman lain yang menghiasi perjalanan hidupnya. read...

Sunday, 27/9/2015 3:59:59 A.M.

Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email bloktuban@gmail.com

Kamis, 26 April 2018 16:00:48

Konfrensi Pers Kapolda Jatim

Banyak Korban Meninggal, Kapolda Nyatakan Perang Terhadap Miras

Reporter: Khoirul Huda

blokTuban.com - Kapolda Jatim, Irjen Pol Machfud Arifin mengatakan, jajaran Polda Jatim saat ini sedang perang dan operasi besar-besaran terhadap Minuman Keras (Miras) jenis arak maupun oplosan.

"Saat ini kita sedang melakukan perang miras dan operasi besar-besaran miras oplosan dan arak," terang Kapolda Jatim saat Konferensi Pers di wilayah hukum Polres Tuban, Kamis (25/4/2018).

Sebab, menurut Kapolda saat ini sudah banyak korban yang meninggal dunia akibat mengkonsumsi miras arak termasuk oplosan. Dijelaskanya, kemarin di Surabaya belasan korban miras oplosan meninggal dunia, lalu tidak berselang lama ada lagi yang masih gelempangan.

Lebih lanjut, Kapolda yang didampingi oleh Bupati, Kapolres serta Dandim 0811 Tuban berharap tuban tidak lagi menjadi tempat produksi miras arak, melainkan menjadi tempat produksi hal maupun barang yang positif.

"Saya berharap Tuban tidak ada lagi produksi miras, karena Tuban merupakan Bumi Wali," tarang Kapolda.

Sementara itu, Bupati Tuban H. Fathul Huda mengatakan, mungkin ini merupakan produksi miras berskala besar yang terakhir di Kabupaten Tuban, melihat ketegasan Kapolda dalam memberantas miras.

"Dengan ketegasan Pak Kapolda dan Kapolres ini saya yakin produsen arak akan jera," kata Bupati.[hud/col]

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

#0 Comments.....

Submit new comment