20:00 . Pemkab Jamin Ramadan Stok Elpiji Aman  |  19:00 . Gerakan Beli Beras Petani Lokal Untuk Zakat Fitrah Butuh Regulasi   |  18:00 . Jelang Buka Puasa, Jalan Sunan Kalijogo Sering Macet  |  17:00 . Jadi Tempat Ngabuburit, Pertigaan Pasar Soko Ramai Tiap Sore  |  16:00 . Putus Asa  |  15:00 . Panen Buah, Pedagang Dadakan Menjamur di Jalanan Klotok  |  14:00 . Bulan Juli Direncanakan 9 Raperda Tuntas  |  13:00 . Ini Makanan Milik Umat  |  12:00 . DPRD Usulkan 4 Raperda Inisiatif  |  11:00 . 16 Pemain Telah Bergabung di Persatu  |  10:00 . Pertamina Resmi Operasikan WK Tuban  |  09:00 . Ngabuburit dengan Membaca dan Bercerita  |  08:00 . Kalapas Tuban Kukuhkan Satgas Merah Putih WBP  |  07:00 . Jangan Salah, Puasa Terbukti Ringankan Gejala Penyakit Asam Lambung  |  20:00 . Lahan Kering, Petani di Alas Tuo Tanam Kangkung  |  19:00 . Jaga Kebersamaan, PWI Tuban Gelar Buka Bersama  |  18:00 . Wujud Bhakti Negeri dengan Cat Merah  |  17:00 . Petani Masih Tanam Bawang Merah‎ Saat Kemarau  |  16:00 . Ikhlas   |  15:00 . Jalur Soko-Parengan J‎adi Tongkrongan Asyik Pemuda Saat Ngabuburit  |  

Sunday, 27/9/2015 3:59:59 A.M.

Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email bloktuban@gmail.com

Kamis, 26 April 2018 10:00:00

PWI Jatim Ajak Jauhi Hoaks

Reporter: Khoirul Huda

blokTuban.com – Memasuki tahun politik, para wartawan harus menjauhi hoaks. Jika mendapatkan informasi apapun, harus di cek dan ricek serta diverifikasi terlebih dahulu kebenarannya sebelum dimuat.

"Jurnalisme verifikasi ini sangat penting. Karena inilah yang jadi pembeda, ujar Wakil Ketua Bidang Pendidikan PWI Jatim Ainur Rohim Kamis (26/4/2018).

Karena itu, kompetensi dan profesionalitas wartawan harus terus ditingkatkan. Bagi Persatuan Waratawan Indonesia (PWI), salah satu upaya meningkatkan kompetensi itu, dengan jalan menggelar uji kompetensi wartawan (UKW).

‘’Pelaksanaan UKW berlangsung selama dua hari, Jumat (27/4/2018) dan Sabtu (28/4/2017), di kantor PWI Jatim, Jalan Taman Apsari Surabaya,’’ ujar Ketua PWI Jatim, Akhmad Munir.

UKW kali ini, kata dia, adalah UKW) angkatan ke-23. UKW ini kerjasama antara PWI Jatim dengan Bank Mayapada, dengan mengusung tema, "Menjadikan wartawan lebih profesional, kompeten, dan berintegritas".

‘’Sebelumnya, program UKW angkatan ke-19 dan angkatan ke-21 juga terselenggara berkat kerjasama dengan korporasi bank nasional tersebut,’’ tambah dia.

Direktur Pemberitaan LKBN Antara ini menjelaskan, UKW angkatan ke-23 ini diikuti oleh 56 orang peserta. Mereka berasal dari perwakilan berbagai media massa nasional, regional, dan lokal yang ada di Provinsi Jatim. Baik media cetak, elektronik, maupun online.

Selain itu, peserta juga berasal dari perwakilan PWI Jatim yang ada di kabupaten/kota. Terutama yang anggotanya belum banyak mengikuti UKW.

Menurut Munir, PWI Jatim terus menerus menggelar kegiatan UKW merupakan wujud nyata dari komitmen lembaga yang dipimpinnya untuk meningkatkan kompetensi, kapasitas, profesionalitas, serta moralitas wartawan.

Modal ini dinilai sangat penting seiring dengan makin beratnya tugas dan tantangan wartawan di era keterbukaan, perkembangan teknologi, dan bombardir informasi terutama informasi hoaks lewat sosial.

"Tanpa kompetensi, kapasitas, profesionalitas serta moralitas yang tangguh, tentu akan sulit bagi wartawan bisa terus menjaga marwah profesi yang luhur dan mulia ini tetap menjadi pilar keempat demokrasi sesuai dengan tuntutan jaman," tegas Munir.

Sementara, Ainur Rohim menambahkan, kepesertaan UKW benar-benar mempertimbangkan asas pemerataan. Dari 56 orang peserta yang ikut UKW ini dibagi menjadi delapan kelas.

‘’Yaitu, lima kelas untuk UKW kelas muda, dua untuk kelas madya, dan satu untuk UKW kelas utama. Tiap kelas berisi tujuh wartawan atau peserta,’’ jelasnya.


Wakil Ketua Bidang Pendidikan PWI Jatim Ainur Rohim menambahkan, dengan terus menerus digelarnya program UKW oleh PWI Jatim, pihaknya berharap dapat meningkatkan wawasan dan pengetahuan wartawan.

"Ini sangat penting, karena UKW itu merupakan standart baku kompetensi teknis seorang wartawan," jelasnya.

Hal terpenting lainnya, dengan mengikuti UKW, wartawan akan mengetahui kode etik profesi dan harus mematuhinya dalam menjalankan tugas kewartawanan.

Khusus bagi peserta yang mengikuti UKW angkatan ke-23 yang digelar PWI Jatim, pihaknya minta semuanya sudah datang di lokasi ujian, Jumat (27/4/2018) pada pukul 10.00 WIB, dengan persiapan membawa laptop atau perangkat lain yang dibutuhkan selama dua hari pelaksanaan UKW. [hud/ono]

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

#0 Comments.....

Submit new comment

Sabtu, 19 Mei 2018 06:00:22

Blok Buku

Bayangan Bidadari

"Bayangan Bidadari" merupakan kumpulan cerpen yang ditulis  Nurul F. Huda, nama pena dari Nurul Fithroni. Lahir di Purworejo, sebuah kota kecil di Jawa Tengah,pada tanggal 5 Oktober 1975, dia mulai menulis sejak SMP. read...

Sabtu, 14 April 2018 06:00:00

Blok Buku

Cinta adalah Pilihan

Subhan Hariri, lahir di Kota Santri, Situbondo, 13 Desember 1975. Pendidikan  ditempuh dengan normal hingga perguruan tinggi. Pernah nyantri di Pondok Pesantren Probolinggo, Jawa Timur. Serta pernah aktif mendirikan LSM Alif dan pernah bertugas sebagai konselor ketika masih mengabdi di lembaga pendidikan, serta pengalaman lain yang menghiasi perjalanan hidupnya. read...

Sunday, 27/9/2015 3:59:59 A.M.

Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email bloktuban@gmail.com

Kamis, 26 April 2018 10:00:00

PWI Jatim Ajak Jauhi Hoaks

Reporter: Khoirul Huda

blokTuban.com – Memasuki tahun politik, para wartawan harus menjauhi hoaks. Jika mendapatkan informasi apapun, harus di cek dan ricek serta diverifikasi terlebih dahulu kebenarannya sebelum dimuat.

"Jurnalisme verifikasi ini sangat penting. Karena inilah yang jadi pembeda, ujar Wakil Ketua Bidang Pendidikan PWI Jatim Ainur Rohim Kamis (26/4/2018).

Karena itu, kompetensi dan profesionalitas wartawan harus terus ditingkatkan. Bagi Persatuan Waratawan Indonesia (PWI), salah satu upaya meningkatkan kompetensi itu, dengan jalan menggelar uji kompetensi wartawan (UKW).

‘’Pelaksanaan UKW berlangsung selama dua hari, Jumat (27/4/2018) dan Sabtu (28/4/2017), di kantor PWI Jatim, Jalan Taman Apsari Surabaya,’’ ujar Ketua PWI Jatim, Akhmad Munir.

UKW kali ini, kata dia, adalah UKW) angkatan ke-23. UKW ini kerjasama antara PWI Jatim dengan Bank Mayapada, dengan mengusung tema, "Menjadikan wartawan lebih profesional, kompeten, dan berintegritas".

‘’Sebelumnya, program UKW angkatan ke-19 dan angkatan ke-21 juga terselenggara berkat kerjasama dengan korporasi bank nasional tersebut,’’ tambah dia.

Direktur Pemberitaan LKBN Antara ini menjelaskan, UKW angkatan ke-23 ini diikuti oleh 56 orang peserta. Mereka berasal dari perwakilan berbagai media massa nasional, regional, dan lokal yang ada di Provinsi Jatim. Baik media cetak, elektronik, maupun online.

Selain itu, peserta juga berasal dari perwakilan PWI Jatim yang ada di kabupaten/kota. Terutama yang anggotanya belum banyak mengikuti UKW.

Menurut Munir, PWI Jatim terus menerus menggelar kegiatan UKW merupakan wujud nyata dari komitmen lembaga yang dipimpinnya untuk meningkatkan kompetensi, kapasitas, profesionalitas, serta moralitas wartawan.

Modal ini dinilai sangat penting seiring dengan makin beratnya tugas dan tantangan wartawan di era keterbukaan, perkembangan teknologi, dan bombardir informasi terutama informasi hoaks lewat sosial.

"Tanpa kompetensi, kapasitas, profesionalitas serta moralitas yang tangguh, tentu akan sulit bagi wartawan bisa terus menjaga marwah profesi yang luhur dan mulia ini tetap menjadi pilar keempat demokrasi sesuai dengan tuntutan jaman," tegas Munir.

Sementara, Ainur Rohim menambahkan, kepesertaan UKW benar-benar mempertimbangkan asas pemerataan. Dari 56 orang peserta yang ikut UKW ini dibagi menjadi delapan kelas.

‘’Yaitu, lima kelas untuk UKW kelas muda, dua untuk kelas madya, dan satu untuk UKW kelas utama. Tiap kelas berisi tujuh wartawan atau peserta,’’ jelasnya.


Wakil Ketua Bidang Pendidikan PWI Jatim Ainur Rohim menambahkan, dengan terus menerus digelarnya program UKW oleh PWI Jatim, pihaknya berharap dapat meningkatkan wawasan dan pengetahuan wartawan.

"Ini sangat penting, karena UKW itu merupakan standart baku kompetensi teknis seorang wartawan," jelasnya.

Hal terpenting lainnya, dengan mengikuti UKW, wartawan akan mengetahui kode etik profesi dan harus mematuhinya dalam menjalankan tugas kewartawanan.

Khusus bagi peserta yang mengikuti UKW angkatan ke-23 yang digelar PWI Jatim, pihaknya minta semuanya sudah datang di lokasi ujian, Jumat (27/4/2018) pada pukul 10.00 WIB, dengan persiapan membawa laptop atau perangkat lain yang dibutuhkan selama dua hari pelaksanaan UKW. [hud/ono]

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

#0 Comments.....

Submit new comment