07:00 . Simak, Tips Agar Tak Bau Mulut Saat Puasa  |  07:00 . Sebaiknya Olahraga Menjelang Berbuka Atau Setelah Berbuka Puasa?  |  20:00 . Pemkab Jamin Ramadan Stok Elpiji Aman  |  19:00 . Gerakan Beli Beras Petani Lokal Untuk Zakat Fitrah Butuh Regulasi   |  18:00 . Jelang Buka Puasa, Jalan Sunan Kalijogo Sering Macet  |  17:00 . Jadi Tempat Ngabuburit, Pertigaan Pasar Soko Ramai Tiap Sore  |  16:00 . Putus Asa  |  15:00 . Panen Buah, Pedagang Dadakan Menjamur di Jalanan Klotok  |  14:00 . Bulan Juli Direncanakan 9 Raperda Tuntas  |  13:00 . Ini Makanan Milik Umat  |  12:00 . DPRD Usulkan 4 Raperda Inisiatif  |  11:00 . 16 Pemain Telah Bergabung di Persatu  |  10:00 . Pertamina Resmi Operasikan WK Tuban  |  09:00 . Ngabuburit dengan Membaca dan Bercerita  |  08:00 . Kalapas Tuban Kukuhkan Satgas Merah Putih WBP  |  07:00 . Jangan Salah, Puasa Terbukti Ringankan Gejala Penyakit Asam Lambung  |  20:00 . Lahan Kering, Petani di Alas Tuo Tanam Kangkung  |  19:00 . Jaga Kebersamaan, PWI Tuban Gelar Buka Bersama  |  18:00 . Wujud Bhakti Negeri dengan Cat Merah  |  17:00 . Petani Masih Tanam Bawang Merah‎ Saat Kemarau  |  

Sunday, 27/9/2015 3:59:59 A.M.

Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email bloktuban@gmail.com

Senin, 23 April 2018 13:00:48

Marak Produsen Arak, Bupati: Karena Bisnis Arak Menggiurkan

Reporter: Khoirul Huda

blokTuban.com - Bupati Tuban H. Fathul Huda menyebut faktor masih banyak dan nekatnya para produsen arak di Bumi Wali sebutan lain Kabupaten Tuban dikarenakan keuntungan bisnis arak yang menggiurkan.

"Banyak hal yang menjadi faktor kenapa masih nekat memproduksi arak, salah satunya karena bisnis arak keuntunganya menggiurkan," terang Bupati Tuban, saat meninjau penggrebekan produsen arak di Widengan, Senin (23/4/2018).

Lebih lanjut, Bupati menjelaskan beberapa kali penggerebekan tempat produksi arak ini pelakunya pernah ditangkap dengan kasus yang sama. Dan saat diperiksa, kenapa masih melakukan produksi arak yang sifatnya berbahaya karena keuntungannya berlipat.

"Jadi bisnis ini sangat menarik, dan jaminan nyawa pun berani apabila sudah menyangkut bisnis yang menggiurkan ini," tambah Bupati.

Selanjutnya, Bupati dua periode ini mengatakan, terkait programnya agar produsen arak ini bisa beralih ke usaha lain dan tidak lagi memproduksi arak. Pihaknya mengaku menata mentalnya terlebih dahulu.

"Mentalnya ditata dulu, itu akan ada jaminan. Setelah mentalnya ditata maka akan berhasil," pungkas Bupati.

Diketahui dalam penggerebekan produsen arak milik Suci Bagus Setyono (31) warga Lingkungan Widengan, Kelurahan Gedongombo ini petugas berhasil mengamankan 64 drum yang berisi 13.000 liter baceman arak, 23 dus yang berisi 414 liter arak siap edar, satu bull arak, 1 dandang, 3 kompor dan 30 tabung LPG.

Dari penggrebekan itu, pelaku dikenakan pasal 135 jo pasal 71 (2) 140 jo 86 (2) UU Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan  Jo Pasal 204 (1) KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.[hud/col]

 

 

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

#0 Comments.....

Submit new comment

Sabtu, 19 Mei 2018 06:00:22

Blok Buku

Bayangan Bidadari

"Bayangan Bidadari" merupakan kumpulan cerpen yang ditulis  Nurul F. Huda, nama pena dari Nurul Fithroni. Lahir di Purworejo, sebuah kota kecil di Jawa Tengah,pada tanggal 5 Oktober 1975, dia mulai menulis sejak SMP. read...

Sabtu, 14 April 2018 06:00:00

Blok Buku

Cinta adalah Pilihan

Subhan Hariri, lahir di Kota Santri, Situbondo, 13 Desember 1975. Pendidikan  ditempuh dengan normal hingga perguruan tinggi. Pernah nyantri di Pondok Pesantren Probolinggo, Jawa Timur. Serta pernah aktif mendirikan LSM Alif dan pernah bertugas sebagai konselor ketika masih mengabdi di lembaga pendidikan, serta pengalaman lain yang menghiasi perjalanan hidupnya. read...

Sunday, 27/9/2015 3:59:59 A.M.

Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email bloktuban@gmail.com

Senin, 23 April 2018 13:00:48

Marak Produsen Arak, Bupati: Karena Bisnis Arak Menggiurkan

Reporter: Khoirul Huda

blokTuban.com - Bupati Tuban H. Fathul Huda menyebut faktor masih banyak dan nekatnya para produsen arak di Bumi Wali sebutan lain Kabupaten Tuban dikarenakan keuntungan bisnis arak yang menggiurkan.

"Banyak hal yang menjadi faktor kenapa masih nekat memproduksi arak, salah satunya karena bisnis arak keuntunganya menggiurkan," terang Bupati Tuban, saat meninjau penggrebekan produsen arak di Widengan, Senin (23/4/2018).

Lebih lanjut, Bupati menjelaskan beberapa kali penggerebekan tempat produksi arak ini pelakunya pernah ditangkap dengan kasus yang sama. Dan saat diperiksa, kenapa masih melakukan produksi arak yang sifatnya berbahaya karena keuntungannya berlipat.

"Jadi bisnis ini sangat menarik, dan jaminan nyawa pun berani apabila sudah menyangkut bisnis yang menggiurkan ini," tambah Bupati.

Selanjutnya, Bupati dua periode ini mengatakan, terkait programnya agar produsen arak ini bisa beralih ke usaha lain dan tidak lagi memproduksi arak. Pihaknya mengaku menata mentalnya terlebih dahulu.

"Mentalnya ditata dulu, itu akan ada jaminan. Setelah mentalnya ditata maka akan berhasil," pungkas Bupati.

Diketahui dalam penggerebekan produsen arak milik Suci Bagus Setyono (31) warga Lingkungan Widengan, Kelurahan Gedongombo ini petugas berhasil mengamankan 64 drum yang berisi 13.000 liter baceman arak, 23 dus yang berisi 414 liter arak siap edar, satu bull arak, 1 dandang, 3 kompor dan 30 tabung LPG.

Dari penggrebekan itu, pelaku dikenakan pasal 135 jo pasal 71 (2) 140 jo 86 (2) UU Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan  Jo Pasal 204 (1) KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.[hud/col]

 

 

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

#0 Comments.....

Submit new comment