21:00 . Si Jago Merah Lumat Kandang Ayam Milik Dokter  |  19:00 . Tahun 2018, Kasus Kejahatan Terhadap Anak di Tuban Turun  |  18:00 . Lowongan Marketing dan Finance Kurang Diminati di Bursa Kerja Tuban  |  17:00 . Kejar Target, Jalan Ruas Beton Soko Kelar Lebih Awal  |  16:00 . Sedakah Bumi Gununganyar Sajikan Hiburan Seni Budaya  |  15:00 . Perbakin Tuban Siap Torehkan Prestasi Diajang Porkab dan Porprov  |  14:00 . Siap-Siap Ini Jadwal Tes CPNS  |  13:00 . 107 Akun Medsos Jadi Bidikan Bawaslu Tuban  |  12:00 . Kapolres Terima Penghargaan Dari Komnas Perlindungan Anak   |  08:00 . Desa Wajib Lakukan Analisis Kelayakan Penyertaan Modal BUMDesa  |  07:00 . Konflik Bisa Bikin Hubungan dengan Kekasih Lebih Kuat  |  20:00 . Wakil Bupati Harap Perusahaan besar Ikut Bursa Kerja  |  19:00 . Ratusan Siswa SMK Rengel Ikuti Lomba Desain Batik Lokal  |  18:00 . Rumah Janda Penjual Krupuk di Plumpang Terbakar  |  18:00 . Saat Ini Tuban Memiliki 200 BUMDes  |  17:00 . Peringati Hari Batik, SMK Rengel Adakan Bazar dan Workshop  |  16:00 . Kembangkan BUMDesa, Dispemas-KB Tuban Gelar Peningkatan Kapasitas SDMnya  |  15:00 . Begini Cara Bawaslu Awasi Kampanye di Medsos  |  14:00 . Pendaftaran CPNS Ditutup, 5.273 Pelamar Siap Diverifikasi  |  13:00 . Bupati Serahkan Bantuan Kapal Kepada Nelayan Miskin  |  

Sunday, 27/9/2015 3:59:59 A.M.

Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email bloktuban@gmail.com

Jumat, 23 Februari 2018 09:00:00

LFMA Adakan Kaderisasi untuk Jaring Anggota Baru

Reporter: Tim Jurnalis Ma'had Aly Al Hasaniyyah

blokTuban.com - Lajnah Falakiyah Ma’had Aly (LFMA) Al Hasaniyyah, Senori, Tuban, sepekan terakhir melakukan tahapan kaderisasi. Puncaknya pada hari Kamis (22/2/2018) orientasi digelar, sekaligus pengukuhan anggota baru.

Bertempat di gedung Madrasah Aliyah (MA) Al Hasaniyyah, sebanyak 50 santri Pondok Pesantren dan Majlis Ta’lim (PPM) Daruttauhid Al Hasaniyyah antusias mengikuti kegiatan ini.

Orientasi dengan tema 'Pesantren dan Pengembangan Ilmu Falak' mencoba mengetengahkan diskursus Ilmu Falak dalam dunia pesantren. Lebih-lebih bahwa pesantren sebagai lembaga pendidikan Islam, tentu menjadi rujukan dalam hal peribadatan. Seperti kiblat salat, awal puasa, awal hari raya, gerhana bulan dan segenap ibadah lain yang memerlukan perhitungan falak.

Hadir sebagai narasumber yakni perwakilan Tim LFMA angkatan I, Ach. Nashiruddin dan Iqbal Baihaqi. Secara detail narasumber I, Ach. Nashiruddin memaparkan bagaimana peran pesantren dengan kitab kuningnya dapat berperan dalam pengembangan Ilmu Falak. Sementara narasumber II Iqbal Baihaqi, secara khusus membahas arah kiblat, sebagai hal vital dalam pelaksanaan salat, sekaligus cara perhitungan arah kiblat menggunakan media kalkulator.

Dalam sambutannya, ketua LFMA Ach. Syafii menuturkan, jika setiap pesantren idealnya punya wadah untuk kajian dan pengembangan Ilmu Falak. “Peran adanya wadah bagi kajian dan pengembangan Ilmu Falak di pesantren seperti LFMA ini sangatlah penting. Mengingat pesantren adalah lembaga pendidikan Islam yang setiap harinya menggeluti dan bertanggungjawab atas peribadatan umat,” tuturnya.

Sejalan dengan tanggungjawab sebagai rujukan dalam hal peribadatan tersebut, maka penting untuk melakukan kaderisasi. “Diadakanya kaderisasi ini dalam rangka pengembangan Ilmu Falak, terlebih jika kelak para santri sudah boyong dari pesantren, kembali ke kampung masing-masing, mereka dapat menjawab problematika keumatan,” sambungnya.

Saat dikonfirmasi, koordinator Departemen Kaderisasi LFMA, Abdul Ghoni menyatakan, orientasi adalah tahapan ketiga dari kaderisasi di LFMA. “Ada dua tahapan sebelum orientasi ini. Pertama masa pendaftaran yang berlangsung empat hari, tahapan kedua seleksi selama dua hari, dan tahapan ketiga orientasi. Mulai besok (hari ini, red) peserta orientasi ini akan melakukan kajian secara berkala, tiap minggu dengan mentor masing-masing. Tadi telah kami bagi menjadi sembilan kelompok,” ujarnya.  

Kegiatan kaderisasi LFMA ini menjadi angin segar tersedianya sumber daya manusia (SDM) mumpuni dalam bidang falak. Mengingat rilis situs resmi Pemerintah Kabupaten Tuban, akhir bulan lalu yang menyebut, tak mustahil Kecamatan Senori menjadi pusat kajian Ilmu Falak. [rom]

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

#0 Comments.....

Submit new comment

Kamis, 02 Agustus 2018 22:07:39

Pemilu 2019

Cek Data Pemilih Pemilu 2019

Ayo CEK nama anda sudah terdaftar sebagai pemilih di Pemilu 2019 atau belum? Caranya Klik: sidalih3.kpu.go.id.Jika anda belum terdaftar di portal tersebetu segera laporkan ke KPU Kabupaten/kota atau PPK di Kantor Kecamatan atau PPS di Kantor Kelurahan sesuai dengan alamat dalam KTP-el anda....

Sunday, 27/9/2015 3:59:59 A.M.

Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email bloktuban@gmail.com

Jumat, 23 Februari 2018 09:00:00

LFMA Adakan Kaderisasi untuk Jaring Anggota Baru

Reporter: Tim Jurnalis Ma'had Aly Al Hasaniyyah

blokTuban.com - Lajnah Falakiyah Ma’had Aly (LFMA) Al Hasaniyyah, Senori, Tuban, sepekan terakhir melakukan tahapan kaderisasi. Puncaknya pada hari Kamis (22/2/2018) orientasi digelar, sekaligus pengukuhan anggota baru.

Bertempat di gedung Madrasah Aliyah (MA) Al Hasaniyyah, sebanyak 50 santri Pondok Pesantren dan Majlis Ta’lim (PPM) Daruttauhid Al Hasaniyyah antusias mengikuti kegiatan ini.

Orientasi dengan tema 'Pesantren dan Pengembangan Ilmu Falak' mencoba mengetengahkan diskursus Ilmu Falak dalam dunia pesantren. Lebih-lebih bahwa pesantren sebagai lembaga pendidikan Islam, tentu menjadi rujukan dalam hal peribadatan. Seperti kiblat salat, awal puasa, awal hari raya, gerhana bulan dan segenap ibadah lain yang memerlukan perhitungan falak.

Hadir sebagai narasumber yakni perwakilan Tim LFMA angkatan I, Ach. Nashiruddin dan Iqbal Baihaqi. Secara detail narasumber I, Ach. Nashiruddin memaparkan bagaimana peran pesantren dengan kitab kuningnya dapat berperan dalam pengembangan Ilmu Falak. Sementara narasumber II Iqbal Baihaqi, secara khusus membahas arah kiblat, sebagai hal vital dalam pelaksanaan salat, sekaligus cara perhitungan arah kiblat menggunakan media kalkulator.

Dalam sambutannya, ketua LFMA Ach. Syafii menuturkan, jika setiap pesantren idealnya punya wadah untuk kajian dan pengembangan Ilmu Falak. “Peran adanya wadah bagi kajian dan pengembangan Ilmu Falak di pesantren seperti LFMA ini sangatlah penting. Mengingat pesantren adalah lembaga pendidikan Islam yang setiap harinya menggeluti dan bertanggungjawab atas peribadatan umat,” tuturnya.

Sejalan dengan tanggungjawab sebagai rujukan dalam hal peribadatan tersebut, maka penting untuk melakukan kaderisasi. “Diadakanya kaderisasi ini dalam rangka pengembangan Ilmu Falak, terlebih jika kelak para santri sudah boyong dari pesantren, kembali ke kampung masing-masing, mereka dapat menjawab problematika keumatan,” sambungnya.

Saat dikonfirmasi, koordinator Departemen Kaderisasi LFMA, Abdul Ghoni menyatakan, orientasi adalah tahapan ketiga dari kaderisasi di LFMA. “Ada dua tahapan sebelum orientasi ini. Pertama masa pendaftaran yang berlangsung empat hari, tahapan kedua seleksi selama dua hari, dan tahapan ketiga orientasi. Mulai besok (hari ini, red) peserta orientasi ini akan melakukan kajian secara berkala, tiap minggu dengan mentor masing-masing. Tadi telah kami bagi menjadi sembilan kelompok,” ujarnya.  

Kegiatan kaderisasi LFMA ini menjadi angin segar tersedianya sumber daya manusia (SDM) mumpuni dalam bidang falak. Mengingat rilis situs resmi Pemerintah Kabupaten Tuban, akhir bulan lalu yang menyebut, tak mustahil Kecamatan Senori menjadi pusat kajian Ilmu Falak. [rom]

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

#0 Comments.....

Submit new comment