16:00 . Keberanian  |  15:00 . Tingkatkan Kemampuan Motorik Anak Apatis dengan Terarium  |  14:00 . Hantam Truk, Pengendara Motor Luka Parah  |  13:00 . Coretan Mesra dari Pak Guru  |  12:00 . Holcim Bangun TPQ Untuk Siswa SD   |  11:00 . Cerita Literasi di SD Tasikharjo dan Remen  |  10:00 . Berduaan di Pantai Cemara Saat Malam, Pasangan Pelajar Diamankan  |  09:00 . Tiap Hari 4 Warga Terluka   |  08:00 . Mendekati Musik Campursari dan Dangdut  |  07:00 . Menggosok Gigi Ketika Puasa  |  20:00 . Hasil UNBK SMP Sederajat Diumumkan Besok  |  19:00 . Komnas HAM Temui Warga Mentoso Bahas NGRR  |  18:00 . Cuaca Buruk, Beberapa Nelayan di Panyuran Tak Melaut  |  17:00 . Sejumlah Bangunan di Pantai Kelapa Panyuran Rusak Diterjang Ombak  |  16:00 . Ceroboh  |  15:00 . Waspada, Hingga Jumat Prakiraan Tinggi Gelombang Laut Jawa Capai 1,25 - 2,50 Meter  |  14:00 . Masyarakat Kita Tidak Sabaran  |  13:00 . Kerudung Motif Kembang-Kembang  |  12:00 . Pos Black Spot Upaya Tekan Laka  |  11:00 . 4 warga terluka tiap hari  |  

Sunday, 27/9/2015 3:59:59 A.M.

Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email bloktuban@gmail.com

Kamis, 23 Nopember 2017 09:00:00

Sekolah Jurnalistik 2017

Peserta Praktek Ilmu Reportase dan Wawancara

Reporter: Edy Purnomo

blokTuban.com - Sekolah jurnalistik yang digelar Pertamina Eksplorasi dan Produksi (Pertamina EP) bekerjasama dengan Ronggolawe Press Solidarity (RPS) di Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Kenduruan memasuki hari kedua, Kamis (22/11/2017).

"Hari kedua peserta melakukan praktek reportase dan wawancara secara langsung," Kata Ketua Panitia Sekolah Jurnalistik, Suwandi, kepada blokTuban.com.

Beberapa orang dari panitia diminta menjadi narasumber dadakan. Pelajar akan bertanya segala hal mengenai sekolah jurnalistik di sekolah mereka. Juga mengumpulkan data-data untuk diolah menjadi sebuah berita.

"Hari pertama peserta sudah belajar teori fotografi, reportase dan wawancara. Hari kedua inilah kami memandu mereka agar mempraktekan secara langsung dengan narasumber yang kita buat," jelas seorang pemateri, Aly Duchroiny menjelaskan.

Setelah mendapat data hasil observasi dan wawancara, peserta akan diajak untuk mengolah data-data yang diperlukan. Mereka juga akan belajar menulis secara langsung hari ini. [pur/rom]

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

#0 Comments.....

Submit new comment

Sabtu, 19 Mei 2018 06:00:22

Blok Buku

Bayangan Bidadari

"Bayangan Bidadari" merupakan kumpulan cerpen yang ditulis  Nurul F. Huda, nama pena dari Nurul Fithroni. Lahir di Purworejo, sebuah kota kecil di Jawa Tengah,pada tanggal 5 Oktober 1975, dia mulai menulis sejak SMP. read...

Sabtu, 14 April 2018 06:00:00

Blok Buku

Cinta adalah Pilihan

Subhan Hariri, lahir di Kota Santri, Situbondo, 13 Desember 1975. Pendidikan  ditempuh dengan normal hingga perguruan tinggi. Pernah nyantri di Pondok Pesantren Probolinggo, Jawa Timur. Serta pernah aktif mendirikan LSM Alif dan pernah bertugas sebagai konselor ketika masih mengabdi di lembaga pendidikan, serta pengalaman lain yang menghiasi perjalanan hidupnya. read...

Sunday, 27/9/2015 3:59:59 A.M.

Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email bloktuban@gmail.com

Kamis, 23 Nopember 2017 09:00:00

Sekolah Jurnalistik 2017

Peserta Praktek Ilmu Reportase dan Wawancara

Reporter: Edy Purnomo

blokTuban.com - Sekolah jurnalistik yang digelar Pertamina Eksplorasi dan Produksi (Pertamina EP) bekerjasama dengan Ronggolawe Press Solidarity (RPS) di Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Kenduruan memasuki hari kedua, Kamis (22/11/2017).

"Hari kedua peserta melakukan praktek reportase dan wawancara secara langsung," Kata Ketua Panitia Sekolah Jurnalistik, Suwandi, kepada blokTuban.com.

Beberapa orang dari panitia diminta menjadi narasumber dadakan. Pelajar akan bertanya segala hal mengenai sekolah jurnalistik di sekolah mereka. Juga mengumpulkan data-data untuk diolah menjadi sebuah berita.

"Hari pertama peserta sudah belajar teori fotografi, reportase dan wawancara. Hari kedua inilah kami memandu mereka agar mempraktekan secara langsung dengan narasumber yang kita buat," jelas seorang pemateri, Aly Duchroiny menjelaskan.

Setelah mendapat data hasil observasi dan wawancara, peserta akan diajak untuk mengolah data-data yang diperlukan. Mereka juga akan belajar menulis secara langsung hari ini. [pur/rom]

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

#0 Comments.....

Submit new comment