18:00 . Cerita Petugas Damkar, Tetap Siaga Meski Lebaran  |  17:00 . Mobdin Dilarang Digunakan Mudik, Tetap Ada yang Berkeliaran  |  16:00 . Sempat Gegerkan Warga, Sumur Bor Mengeluarkan Uap Gas Sekarang Ditutup  |  15:00 . Lebaran, Produksi Pertamina EP Asset 4 Tetap Jalan  |  13:00 . Libur Lebaran, Disparbudpora Imbau Semua Pengelola Wisata Siap  |  12:00 . Catat! Tips Menjaga Kesehatan Saat Lebaran   |  11:00 . Lima Bulan, Realisasi Pendapatan Goa Akbar Capai 31 Persen  |  10:00 . Selama Lima Bulan, 25 Persentase PAD Telah Didapat Pantai Boom Tuban  |  09:00 . Medsos, Anak dan Hubungan dengan Keluarga  |  08:00 . Selama Libur Lebaran, Pengunjung Wisata KPTP Ditargetkan 1000 Orang Perhari  |  16:00 . Semangat Bekerja Sejak Usia Muda   |  15:00 . Dulunya Penuh Belukar, Begini Histori Goa Gede   |  14:00 . Antisipasi Kejahatan, Petugas Gabungan di Montong Datangi Sejumlah Obyek Wisata  |  13:00 . CJH Tuban Terbagi Menjadi Tiga Kloter, Satunya Campuran   |  12:00 . Halal Bi Halal, PC PN Ingatkan Anggotanya Tetap Setia Jaga Kiai  |  11:00 . Usai Lebaran, Manasik Haji Masal dan di KUA Baru Digelar  |  10:00 . Lima Bulan, PA Tuban Terima Pengajuan Diska 45 Perkara  |  09:00 . Harga Daging Ayam Tembus Rp40.000, Pedagang Makanan Mengeluh   |  07:00 . IQ Terus Menurun Sejak 1970, Ada Apa?  |  00:00 . Kuota Haji Tuban 2018 Naik 0,9 Persen   |  

Sunday, 27/9/2015 3:59:59 A.M.

Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email bloktuban@gmail.com

Rabu, 04 Mei 2016 20:00:00

Pameran Sastra Komunitas Langit

22 Sastrawan Siap Unjuk Karya di Pameran 'Dua Empat Jam'

Reporter: Edy Purnomo

blokTuban.com - Pameran sastra yang akan dihelat Komunitas Langit Tuban bekerjasama dengan media online www.blokTuban.com, terus dipersiapkan dengan matang. Saat ini, sudah ada 22 sastrawan yang siap unjuk karya di pameran tanggal 7 sampai 8 Mei 2016 besok.

"Sastrawan ini adalah orang-orang yang aktif menulis di Kabupaten Tuban," kata Ketua Umum Komunitas Langit Tuban, Sumartik, kepada blokTuban.com, Rabu (4/5/2016).

Sumartik mengatakan, semua karya milik sastrawan sudah dikumpulkan panitia. Kurator di pameran sastra ini adalah Dr. Sariban, atau akrab dipanggil Cak Sariban. Penulis asal Tuban itu juga sebagai Kaprodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia di Unisda Lamongan.

Beberapa nama yang sudah masuk, diantaranya adalah Drs Suhariyadi,Mpd, seorang sastrawan, penulis, seniman teater, dan juga pengajar sastra di Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Unirow Tuban. Kemudian, Darju Prasetya, penulis buku nasional sekaligus pendidik di Tuban, juga beberapa nama diantaranya adalah Lilik Istianah, Salamah/Dharmampu, Suantoko, Khumaidi, Chubaibillah, Nanang Syafi'i dan beberapa penulis lain.

"Selain itu banyak juga penulis muda di Tuban yang akan bergabung di pameran sastra ini," kata Sumartik.

Diketahui, pameran ini digelar sebagai pengingat kalau Tuban mempunyai banyak penulis potensial. Mereka masih terus berkarya, dan aktif menulis sampai detik ini. Sumartik mengatakan, sastra di Tuban sudah mulai bergeliat. Hanya saja, banyak masyarakat yang kurang mengetahui. Dia mencontohkan nama Darju Prasetya, penulis asal Tuban yang nama dan karyanya sudah menasional di kalangan penulis.

"Karya sastra yang ada di pameran ini, juga akan kami kumpulkan untuk dijadikan antologi dalam sebuah buku," jelas Sumartik.

Tidak hanya pameran sastra, acara yang hanya berlangsung dalam 24 jam itu juga akan diisi dengan beberapa rangkaian kegiatan. Seperti bedah buku berjudul 'Orang-orang yang Terasing' karya Darju Prasetya dan juga Sarasehan Proses dalam Berfilm.

Penasaran dengan siapa saja penulisnya? Yuk langsung datang ke lokasi acara. Gratis dan terbuka bagi siapapun. [pur/rom]

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

#0 Comments.....

Submit new comment

Jumat, 25 Mei 2018 23:27:28

Melayani Energi untuk Negeri

Pertamina menyediakan bahan bakar bagi masyarakat Indonesia sampai di pelosok. Dengan sepenuh hati melayani energi untuk Negeri....

Jumat, 15 Juni 2018 06:00:00

Selamat Lebaran

Bulan suci Ramadan telah meninggalkan kita. Begitu cepat waktu berlalu. Masih teringat kita saat salat Tarawih pertama kita, makan sahur dan berbuka puasa pertama kita.   read...

Sunday, 27/9/2015 3:59:59 A.M.

Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email bloktuban@gmail.com

Rabu, 04 Mei 2016 20:00:00

Pameran Sastra Komunitas Langit

22 Sastrawan Siap Unjuk Karya di Pameran 'Dua Empat Jam'

Reporter: Edy Purnomo

blokTuban.com - Pameran sastra yang akan dihelat Komunitas Langit Tuban bekerjasama dengan media online www.blokTuban.com, terus dipersiapkan dengan matang. Saat ini, sudah ada 22 sastrawan yang siap unjuk karya di pameran tanggal 7 sampai 8 Mei 2016 besok.

"Sastrawan ini adalah orang-orang yang aktif menulis di Kabupaten Tuban," kata Ketua Umum Komunitas Langit Tuban, Sumartik, kepada blokTuban.com, Rabu (4/5/2016).

Sumartik mengatakan, semua karya milik sastrawan sudah dikumpulkan panitia. Kurator di pameran sastra ini adalah Dr. Sariban, atau akrab dipanggil Cak Sariban. Penulis asal Tuban itu juga sebagai Kaprodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia di Unisda Lamongan.

Beberapa nama yang sudah masuk, diantaranya adalah Drs Suhariyadi,Mpd, seorang sastrawan, penulis, seniman teater, dan juga pengajar sastra di Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Unirow Tuban. Kemudian, Darju Prasetya, penulis buku nasional sekaligus pendidik di Tuban, juga beberapa nama diantaranya adalah Lilik Istianah, Salamah/Dharmampu, Suantoko, Khumaidi, Chubaibillah, Nanang Syafi'i dan beberapa penulis lain.

"Selain itu banyak juga penulis muda di Tuban yang akan bergabung di pameran sastra ini," kata Sumartik.

Diketahui, pameran ini digelar sebagai pengingat kalau Tuban mempunyai banyak penulis potensial. Mereka masih terus berkarya, dan aktif menulis sampai detik ini. Sumartik mengatakan, sastra di Tuban sudah mulai bergeliat. Hanya saja, banyak masyarakat yang kurang mengetahui. Dia mencontohkan nama Darju Prasetya, penulis asal Tuban yang nama dan karyanya sudah menasional di kalangan penulis.

"Karya sastra yang ada di pameran ini, juga akan kami kumpulkan untuk dijadikan antologi dalam sebuah buku," jelas Sumartik.

Tidak hanya pameran sastra, acara yang hanya berlangsung dalam 24 jam itu juga akan diisi dengan beberapa rangkaian kegiatan. Seperti bedah buku berjudul 'Orang-orang yang Terasing' karya Darju Prasetya dan juga Sarasehan Proses dalam Berfilm.

Penasaran dengan siapa saja penulisnya? Yuk langsung datang ke lokasi acara. Gratis dan terbuka bagi siapapun. [pur/rom]

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

#0 Comments.....

Submit new comment