12:00 . Tanto, Peternak Muda yang Sukses Asal Soto Sidodadi  |  11:00 . Lho..! Hendak Disembelih, Sapi Kurban di Pliwetan Ngamuk  |  10:00 . Gowes blokTuban, Hadiah Utama 3 Motor  |  09:00 . Daging Kurban Lebih? Ini Cara Merawat dan Memasaknya  |  08:00 . Pertamina EP Asset 4 Serahkan Kurban di Desa Sekitar Wilayah Operasi  |  07:00 . 4 Kesalahpahaman Ortu yang Membuat Anak Kurang Aktivitas Fisik  |  20:00 . Dinkes Imbau Pembagian Daging Kurban dengan Pembungkus Alami  |  20:00 . Masih di Jaringan 3G? Upragade SIM Card ke Galeri Saja  |  19:00 . Stok Cabai Minim, Pedagang Datangkan Cabai dari Luar Daerah  |  18:00 . Manfaatkan Momen, Banyak Orang Mendadak Jadi Pengusaha Hewan Kurban  |  17:00 . Jelang Idul Adha, PT. SI Salurkan 34 Hewan Kurban  |  16:00 . Macet Karena Gerak Jalan, Warga Maklum  |  15:00 . Jembatan Ngabunan Singgahan Diujicoba, Truk Besar Tetap Dilarang  |  14:00 . Semarak Agustus, Gerak Jalan Kecamatan Rengel Sapa Masyarakat  |  13:00 . Tiga Orang Tagana Tuban Dikirim ke Lombok, ini Kegiatannya  |  11:00 . Bersama PAPPRI, KPP Pratama Tuban Bakal Menggelar Festival Seni Pelajar  |  10:00 . H-1 Idul Adha, Harga Daging Sapi di Pasar Stabil  |  09:00 . Pasca Dilantik, Ini Struktur Bawaslu Tuban Periode 2018-2023  |  08:00 . BWA Tuban Lakukan Salad Id Lebih Awal, Ini Alasannya  |  07:00 . Tak Perlu Dihindari, Stres Bisa Dikelola  |  

Sunday, 27/9/2015 3:59:59 A.M.

Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email bloktuban@gmail.com

Kamis, 17 Mei 2018 16:00:00

Kajian Kitab Klasik Idhotun Nasyiin

Bangkit

Mulai siang ini, ada ulasan dari terjemahan kitab “Idhotun Nasyiin” karangan ulama besar Musthafa Al-Ghalayani. Kitab ini membahas tentang akhlaq, etika, dan kemasyarakatan.

Kitab Idhotun Nasyiin berisi bimbingan yang masih relevan untuk generasi muda muslim ‘jaman now'. Berbagai nasehat ditulis dalam kitab ini. Dengan harapan menjadi manusia seutuhnya, berhiaskan akhlaq terpuji dan mengerti permasalahan yang dialami bangsa.

Dalam menyajikan kajian kitab klasik ini, redaksi menggunakan panduan kitab yang sudah diterjemahkan oleh H.M. Fadlil Said An-Nadwi pada tahun 1421 H. Buku tersebut diterbitkan oleh Al-Hidayah Surabaya. Selamat mengkaji.


Bangkit
 
Oleh: Mochamad Nur Rofiq
 
blokTuban.com - Orang yang berani maju. Lawan katanya Ihjam (diam/mundur/males). Allah menganjurkan semua orang memiliki sifat maju. Allah mencipatakan manusia supaya bekerja untuk menghidupinya. Bekerja ke seluruh penjuru bumi. Dengan memanfaatkan kebagusan-kebagusan dari dalam bumi. Tidak pernah berhenti untuk mencari.
 
Semua tidak akan terjadi tanpa adanya sifat maju. Maka tidak akan terwujud jika kalian hanya berdiam diri. Seperti istilah jawa yang sering dipakai “Rawe-rawe Rantas, Malang-malang putung”
 
Dikisahkan, ulama’ terdahulu yang shaleh sampai mencapai ketinggian yang menakjubkan. Ilmunya dikenal di pelosok-pelosok dunia. Sampai orang menundukkan kepala jika disebut namanya. Mereka bisa seperti itu, karena memiliki sifat maju.
 
Bedanya dengan generasi sekarang, sebelum melakukan pekerjaan sudah ogah-ogahan. Kemunduran menginggapi generasi sekarang, tidak seperti pendahulunya. Orang sekarang sukanya instan, sehingga jadi malas.
 
Sementar bangsa yang dulunya dianggap remeh, saat ini sudah bangkit. Sementara kita masih saja dinina bobokan.
 
Wahai generasi muda, mari hidupkan kembali keberanian untuk mencoba untuk meneliti. Tantinglah kemulyaan yang dulu pernah ada untuk kau angkat kembali. Bangkitkan kejayaan yang sudah lama terkubur. Jangan jadikan semua itu sesuatu yang terlantar.
 
Jika kalian tidak segera bangun, ya sudahlah. Tinggal dikafani, karena kafan sudah tergelar dan kuburan yang sudah tergali.
 
Untuk itu, mari bangkitlah dengan kebangkitan yang bisa menggerakkan gunung-gunung yang kokoh. Dan bisa menaklukan binatang liar. Begitu kamu bangkit, kuda binal sekalipun bisa jadi lulut. Sebelum menimpa pada diri kita sebuah mala petaka.
 
Sesungghnya wahai generasi muda, di tangan kalian terdapat perkara bangsa. Di dalamnya kemajuan umat. Maka majulah kalian semua, seperti majunya singa yang berani. Seperti bangkitnya onta yang banyak membawa barang-barang. Bangkit secara gegap gempita.
 
Jadilah orang berpengaruh di sekitar. Sesungguhnya Allah akan mendukung, dan sebaliknya Allah enggan menolong orang yang malas. [rof/ono]

 

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

#0 Comments.....

Submit new comment

Kamis, 02 Agustus 2018 22:07:39

Pemilu 2019

Cek Data Pemilih Pemilu 2019

Ayo CEK nama anda sudah terdaftar sebagai pemilih di Pemilu 2019 atau belum? Caranya Klik: sidalih3.kpu.go.id.Jika anda belum terdaftar di portal tersebetu segera laporkan ke KPU Kabupaten/kota atau PPK di Kantor Kecamatan atau PPS di Kantor Kelurahan sesuai dengan alamat dalam KTP-el anda....

Senin, 20 Agustus 2018 19:00:47

Kembangkan BUMDes, PATRADAYA Tingkatkan Partisipasi Warga

Pengembangan desa k earah lebih baik tentu dibutuhkan juga partisipasi warga desa setempat. Hal ini yang mendorong pula terselenggaranya kegiatan Sosialisasi Program Aksi Kemitraan Untuk Pemberdayaan Masyarakat (PATRADAYA) di Balai Desa Pekuwon, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban , Senin Pagi (20/8/2018). Dalam program ini dilakukan pembangunan pagar dan gedung milik Desa Pekuwon yang nantinya diperuntukkan untuk pengembangan BUM (Badan Usaha Milik) Desa.   read...

Sunday, 27/9/2015 3:59:59 A.M.

Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email bloktuban@gmail.com

Kamis, 17 Mei 2018 16:00:00

Kajian Kitab Klasik Idhotun Nasyiin

Bangkit

Mulai siang ini, ada ulasan dari terjemahan kitab “Idhotun Nasyiin” karangan ulama besar Musthafa Al-Ghalayani. Kitab ini membahas tentang akhlaq, etika, dan kemasyarakatan.

Kitab Idhotun Nasyiin berisi bimbingan yang masih relevan untuk generasi muda muslim ‘jaman now'. Berbagai nasehat ditulis dalam kitab ini. Dengan harapan menjadi manusia seutuhnya, berhiaskan akhlaq terpuji dan mengerti permasalahan yang dialami bangsa.

Dalam menyajikan kajian kitab klasik ini, redaksi menggunakan panduan kitab yang sudah diterjemahkan oleh H.M. Fadlil Said An-Nadwi pada tahun 1421 H. Buku tersebut diterbitkan oleh Al-Hidayah Surabaya. Selamat mengkaji.


Bangkit
 
Oleh: Mochamad Nur Rofiq
 
blokTuban.com - Orang yang berani maju. Lawan katanya Ihjam (diam/mundur/males). Allah menganjurkan semua orang memiliki sifat maju. Allah mencipatakan manusia supaya bekerja untuk menghidupinya. Bekerja ke seluruh penjuru bumi. Dengan memanfaatkan kebagusan-kebagusan dari dalam bumi. Tidak pernah berhenti untuk mencari.
 
Semua tidak akan terjadi tanpa adanya sifat maju. Maka tidak akan terwujud jika kalian hanya berdiam diri. Seperti istilah jawa yang sering dipakai “Rawe-rawe Rantas, Malang-malang putung”
 
Dikisahkan, ulama’ terdahulu yang shaleh sampai mencapai ketinggian yang menakjubkan. Ilmunya dikenal di pelosok-pelosok dunia. Sampai orang menundukkan kepala jika disebut namanya. Mereka bisa seperti itu, karena memiliki sifat maju.
 
Bedanya dengan generasi sekarang, sebelum melakukan pekerjaan sudah ogah-ogahan. Kemunduran menginggapi generasi sekarang, tidak seperti pendahulunya. Orang sekarang sukanya instan, sehingga jadi malas.
 
Sementar bangsa yang dulunya dianggap remeh, saat ini sudah bangkit. Sementara kita masih saja dinina bobokan.
 
Wahai generasi muda, mari hidupkan kembali keberanian untuk mencoba untuk meneliti. Tantinglah kemulyaan yang dulu pernah ada untuk kau angkat kembali. Bangkitkan kejayaan yang sudah lama terkubur. Jangan jadikan semua itu sesuatu yang terlantar.
 
Jika kalian tidak segera bangun, ya sudahlah. Tinggal dikafani, karena kafan sudah tergelar dan kuburan yang sudah tergali.
 
Untuk itu, mari bangkitlah dengan kebangkitan yang bisa menggerakkan gunung-gunung yang kokoh. Dan bisa menaklukan binatang liar. Begitu kamu bangkit, kuda binal sekalipun bisa jadi lulut. Sebelum menimpa pada diri kita sebuah mala petaka.
 
Sesungghnya wahai generasi muda, di tangan kalian terdapat perkara bangsa. Di dalamnya kemajuan umat. Maka majulah kalian semua, seperti majunya singa yang berani. Seperti bangkitnya onta yang banyak membawa barang-barang. Bangkit secara gegap gempita.
 
Jadilah orang berpengaruh di sekitar. Sesungguhnya Allah akan mendukung, dan sebaliknya Allah enggan menolong orang yang malas. [rof/ono]

 

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

#0 Comments.....

Submit new comment