07:00 . Simak, Tips Agar Tak Bau Mulut Saat Puasa  |  07:00 . Sebaiknya Olahraga Menjelang Berbuka Atau Setelah Berbuka Puasa?  |  20:00 . Pemkab Jamin Ramadan Stok Elpiji Aman  |  19:00 . Gerakan Beli Beras Petani Lokal Untuk Zakat Fitrah Butuh Regulasi   |  18:00 . Jelang Buka Puasa, Jalan Sunan Kalijogo Sering Macet  |  17:00 . Jadi Tempat Ngabuburit, Pertigaan Pasar Soko Ramai Tiap Sore  |  16:00 . Putus Asa  |  15:00 . Panen Buah, Pedagang Dadakan Menjamur di Jalanan Klotok  |  14:00 . Bulan Juli Direncanakan 9 Raperda Tuntas  |  13:00 . Ini Makanan Milik Umat  |  12:00 . DPRD Usulkan 4 Raperda Inisiatif  |  11:00 . 16 Pemain Telah Bergabung di Persatu  |  10:00 . Pertamina Resmi Operasikan WK Tuban  |  09:00 . Ngabuburit dengan Membaca dan Bercerita  |  08:00 . Kalapas Tuban Kukuhkan Satgas Merah Putih WBP  |  07:00 . Jangan Salah, Puasa Terbukti Ringankan Gejala Penyakit Asam Lambung  |  20:00 . Lahan Kering, Petani di Alas Tuo Tanam Kangkung  |  19:00 . Jaga Kebersamaan, PWI Tuban Gelar Buka Bersama  |  18:00 . Wujud Bhakti Negeri dengan Cat Merah  |  17:00 . Petani Masih Tanam Bawang Merah‎ Saat Kemarau  |  

Sunday, 27/9/2015 3:59:59 A.M.

Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email bloktuban@gmail.com

Sabtu, 12 Mei 2018 06:00:52

Blok Buku

Meneguk Anggur Cinta

Peresensi : Muhammad Viqi Angga Setiawan

Buku "Meneguk Anggur  Cinta" ini besutan Tasirun Sulaiman adalah penulis buku Seri Humor Sufistik dan Hikmah, Erlangga.  Lahir 15 November 1965. Dia mulai pendidikannya di SD Ketanggungan, Kecamatan Dukuhturi, Kebupaten Tegal lalu menamatkan smpnya di SMPN 1, Adiwerna Tegal. Setelah meneruskan pendidikan di Pondok Gontor, Ponorogo,  Jawa Timur, Tasirun sempat menjadi pengajar di almamaternya selama 4 tahun sambil kuliah di IPD (Institut Pendidikan Darussalam, saat itu) di pondok modern Gontor. 

Tasirun sulaiman menulis kurang lebih 50 buku dalam kurun waktu 3 tahun,. Produktitivitas menulisnya meningkat saat mengambil kuliah S2 di ICAS, Paramadina, Pondok Indah pada jurusan Islamic Philosophy. Dia kerajingan menulis setelah di phk secara mengejutkan oleh Kiai Sontoloyo, Darut Muttaqien, Bogor tempatnya ia bekerja selama 15 tahun.

Di antara tulisannya yang sudah terbit, Book of Wisdom, 30 Sajian Ruhani Dr. Nurcholish Madjid, Kiai Sontoloyo ' Robin Hoot Bangkit Kembali, dan serial buku-buku anak, Muslim Bedstory (3 seri), Tokoh Idola (12 seri), Seri Filsafat Anak, dan Childrend' s Al-Qur'an (20 seri). 

Pria kelahiran Tegal ini pernah menjadi pembicara dalam Bahasa Inggris di Workshop IESCO, Introducing Modernized Curricula to Islamic Arabic School yang digelar negara-negara ASEAN. 

Di dalam buku ini menceritakan tentang orang-orang sufi yang sangat cinta pada Tuhannya di zaman dahulu dan di aplikasikan zaman modern ini, Tasirun menjelaskan para sufi menyebut agama sebagai agama cinta, agam mengajarkan kasih sayang kepada sesama tanpa melihat batas pemahaman manusia. 

Cinta adalah agama paling tua dimuka bumi, dan cinta itu tersimpan di dalam hati, semua agama mengajarkan cinta bukan mengajarkan kebencian dan kekerasan. Cinta dapat memberikan segalanya yang dimiliki dan paling berharga. 

Cinta turun dari tempat yang agung, mulia dan suci. Cinta mampu meluluhkan hati siapapun, dan cinta tidak bisa lahir dari kesombongan dan kebencian. Para sufi merujuk pada hadist qudsi yabg menyatakan bahwa "Aku adalah kekayaan yang tersembunyi yang ingin di ketahui" itulah mengapa Tuhan juga membutuhkan manusia, manusia sebagai sebaik-baik makhluk ia lahir dari tiupan nafas cinta Tuhan. Dan kemudian cinta itu bersemayam dalam hati. 

Cinta itu memberi bukan mengambil. Jadi memberi sepenuhnya kepada yang dicintai dan tak tidak berharap apapun dengan pemberian itu. Cinta adalah kekuatan, makhluk akan berevolusi dari tingkatan yang paling rendah ke tingkatan paling tinggi yang semua itu digerakan cinta. Cinta menjadi sangat penting dalam mencapai tingkatan paling tinggi karena cinta itu kekuatan dan kekayaan yang tersembunyi yaitu sumber cinta. 

Para sufi menggunakan metafor anggur untuk menggambarkan dan mengungkapan cinta manusia.  Anggur ada dua, anggur dunia dan anggur surgawi. Keduanya sama-sama memabukan, tapi anggur surgawi dapat membuat lalai dan melupakan sesuatu. Orang yang meneguk anggur akan hilang kesadaran dan ketidakberdayaan. 

Hati ibarat cawan yang akan meneguk curahan anggur yang datang dari surga, hati harus bersih dari segala sifat-sifat kotor. Dan juga di dalam buku ini mencerikan seorang sufi yaitu Alhallaj yang sudah mabuk anggur cinta, ia digantung di tengah kota dan kakinya dipotong satu per satu, dan juga lidahnya di potong tapi ia hanya mengucapkan "Annallah. Annallah". 

Dan begitulah Alhallaj sudah dirasuki anggur surgawi, ia sudah mabuk cinta dengan Tuhannya. Cinta sebagai jalan menuju kesucian jiwa. Ada 7 lembah yang dilalui untuk menggapai hakikat.

(1) Lembah pencarian 

(2) Lembah cinta

(3) Lembah pengetahuan

(4) Lembah pengalihan

(5) Lembah penyatuan

(6) Lembah kekaguman

(7) Lembah penafian diri

Dan itu perjalanan yang berat dan berkelok-kelok yang dialami oleh para sufi, mereka kemudian sudah bisa merasakan kehebatan dan kedahsyatannya berada di dekat sumber kehidupan yaitu Tuhannya. 

Manusia dengan beribadah kepada Tuhannya ia mengharapkan surganya,. sufi mengatakan "Kalau aku beribadah karena menginginkan surgamu, maka masuklah aku kedalam nerakamu," begitulah ungkapan seorang sufi yang sudah dimabuk cinta kepada Tuhannya, ia tidak mengharap surganya Tuhannya, tapi ia selalu ingin dekat Tuhannya. 

Kelebihan: buku ini juga menggunakan istilah-istilah Inggris membuat buku ini menjadi beda dan unik dengan yang lain. 

Kekurangan: buku ini agak sulit dipahami karena menggunakan bahasa sufi, yang tidak mudah dicerna pikiran. 

Identitas buku

Nama pengarang: Tasirun Sulaiman

Editor                    :Sri Hayati Asri

                                Sayed Mahdi

Desain cover         : Siti Chaerani

Penerbit                 : Erlangga 

Dicetak                  : PT Gelora Angkara Pratama

Jumlah halaman  : 111 halaman

Tahun                    : 2009

 

 

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

#0 Comments.....

Submit new comment

Sabtu, 19 Mei 2018 06:00:22

Blok Buku

Bayangan Bidadari

"Bayangan Bidadari" merupakan kumpulan cerpen yang ditulis  Nurul F. Huda, nama pena dari Nurul Fithroni. Lahir di Purworejo, sebuah kota kecil di Jawa Tengah,pada tanggal 5 Oktober 1975, dia mulai menulis sejak SMP. read...

Sabtu, 14 April 2018 06:00:00

Blok Buku

Cinta adalah Pilihan

Subhan Hariri, lahir di Kota Santri, Situbondo, 13 Desember 1975. Pendidikan  ditempuh dengan normal hingga perguruan tinggi. Pernah nyantri di Pondok Pesantren Probolinggo, Jawa Timur. Serta pernah aktif mendirikan LSM Alif dan pernah bertugas sebagai konselor ketika masih mengabdi di lembaga pendidikan, serta pengalaman lain yang menghiasi perjalanan hidupnya. read...

Sunday, 27/9/2015 3:59:59 A.M.

Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email bloktuban@gmail.com

Sabtu, 12 Mei 2018 06:00:52

Blok Buku

Meneguk Anggur Cinta

Peresensi : Muhammad Viqi Angga Setiawan

Buku "Meneguk Anggur  Cinta" ini besutan Tasirun Sulaiman adalah penulis buku Seri Humor Sufistik dan Hikmah, Erlangga.  Lahir 15 November 1965. Dia mulai pendidikannya di SD Ketanggungan, Kecamatan Dukuhturi, Kebupaten Tegal lalu menamatkan smpnya di SMPN 1, Adiwerna Tegal. Setelah meneruskan pendidikan di Pondok Gontor, Ponorogo,  Jawa Timur, Tasirun sempat menjadi pengajar di almamaternya selama 4 tahun sambil kuliah di IPD (Institut Pendidikan Darussalam, saat itu) di pondok modern Gontor. 

Tasirun sulaiman menulis kurang lebih 50 buku dalam kurun waktu 3 tahun,. Produktitivitas menulisnya meningkat saat mengambil kuliah S2 di ICAS, Paramadina, Pondok Indah pada jurusan Islamic Philosophy. Dia kerajingan menulis setelah di phk secara mengejutkan oleh Kiai Sontoloyo, Darut Muttaqien, Bogor tempatnya ia bekerja selama 15 tahun.

Di antara tulisannya yang sudah terbit, Book of Wisdom, 30 Sajian Ruhani Dr. Nurcholish Madjid, Kiai Sontoloyo ' Robin Hoot Bangkit Kembali, dan serial buku-buku anak, Muslim Bedstory (3 seri), Tokoh Idola (12 seri), Seri Filsafat Anak, dan Childrend' s Al-Qur'an (20 seri). 

Pria kelahiran Tegal ini pernah menjadi pembicara dalam Bahasa Inggris di Workshop IESCO, Introducing Modernized Curricula to Islamic Arabic School yang digelar negara-negara ASEAN. 

Di dalam buku ini menceritakan tentang orang-orang sufi yang sangat cinta pada Tuhannya di zaman dahulu dan di aplikasikan zaman modern ini, Tasirun menjelaskan para sufi menyebut agama sebagai agama cinta, agam mengajarkan kasih sayang kepada sesama tanpa melihat batas pemahaman manusia. 

Cinta adalah agama paling tua dimuka bumi, dan cinta itu tersimpan di dalam hati, semua agama mengajarkan cinta bukan mengajarkan kebencian dan kekerasan. Cinta dapat memberikan segalanya yang dimiliki dan paling berharga. 

Cinta turun dari tempat yang agung, mulia dan suci. Cinta mampu meluluhkan hati siapapun, dan cinta tidak bisa lahir dari kesombongan dan kebencian. Para sufi merujuk pada hadist qudsi yabg menyatakan bahwa "Aku adalah kekayaan yang tersembunyi yang ingin di ketahui" itulah mengapa Tuhan juga membutuhkan manusia, manusia sebagai sebaik-baik makhluk ia lahir dari tiupan nafas cinta Tuhan. Dan kemudian cinta itu bersemayam dalam hati. 

Cinta itu memberi bukan mengambil. Jadi memberi sepenuhnya kepada yang dicintai dan tak tidak berharap apapun dengan pemberian itu. Cinta adalah kekuatan, makhluk akan berevolusi dari tingkatan yang paling rendah ke tingkatan paling tinggi yang semua itu digerakan cinta. Cinta menjadi sangat penting dalam mencapai tingkatan paling tinggi karena cinta itu kekuatan dan kekayaan yang tersembunyi yaitu sumber cinta. 

Para sufi menggunakan metafor anggur untuk menggambarkan dan mengungkapan cinta manusia.  Anggur ada dua, anggur dunia dan anggur surgawi. Keduanya sama-sama memabukan, tapi anggur surgawi dapat membuat lalai dan melupakan sesuatu. Orang yang meneguk anggur akan hilang kesadaran dan ketidakberdayaan. 

Hati ibarat cawan yang akan meneguk curahan anggur yang datang dari surga, hati harus bersih dari segala sifat-sifat kotor. Dan juga di dalam buku ini mencerikan seorang sufi yaitu Alhallaj yang sudah mabuk anggur cinta, ia digantung di tengah kota dan kakinya dipotong satu per satu, dan juga lidahnya di potong tapi ia hanya mengucapkan "Annallah. Annallah". 

Dan begitulah Alhallaj sudah dirasuki anggur surgawi, ia sudah mabuk cinta dengan Tuhannya. Cinta sebagai jalan menuju kesucian jiwa. Ada 7 lembah yang dilalui untuk menggapai hakikat.

(1) Lembah pencarian 

(2) Lembah cinta

(3) Lembah pengetahuan

(4) Lembah pengalihan

(5) Lembah penyatuan

(6) Lembah kekaguman

(7) Lembah penafian diri

Dan itu perjalanan yang berat dan berkelok-kelok yang dialami oleh para sufi, mereka kemudian sudah bisa merasakan kehebatan dan kedahsyatannya berada di dekat sumber kehidupan yaitu Tuhannya. 

Manusia dengan beribadah kepada Tuhannya ia mengharapkan surganya,. sufi mengatakan "Kalau aku beribadah karena menginginkan surgamu, maka masuklah aku kedalam nerakamu," begitulah ungkapan seorang sufi yang sudah dimabuk cinta kepada Tuhannya, ia tidak mengharap surganya Tuhannya, tapi ia selalu ingin dekat Tuhannya. 

Kelebihan: buku ini juga menggunakan istilah-istilah Inggris membuat buku ini menjadi beda dan unik dengan yang lain. 

Kekurangan: buku ini agak sulit dipahami karena menggunakan bahasa sufi, yang tidak mudah dicerna pikiran. 

Identitas buku

Nama pengarang: Tasirun Sulaiman

Editor                    :Sri Hayati Asri

                                Sayed Mahdi

Desain cover         : Siti Chaerani

Penerbit                 : Erlangga 

Dicetak                  : PT Gelora Angkara Pratama

Jumlah halaman  : 111 halaman

Tahun                    : 2009

 

 

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

#0 Comments.....

Submit new comment