Covid-19 Belum Terkendali, Satgas Pantau Pasar dan Tempat Wisata

Reporter: Ali Imron

blokTuban.com - Lonjakan kasus Covid-19 di Indonesia belum juga terkendali secara masif. Jawa Timur masuk lima besar sebagai daerah sebaran corona tertinggi setelah Jawa Barat, DKI, dan Jawa Tengah.

Serentak secara Nasional, TNI menginisiasi kegiatan pendisiplinan masyarakat terhadap protokol kesehatan. Mulai dari memakai masker dengan benar, mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir, dan menjaga jarak 1,5 meter.

Kodim 0811 Tuban sebagai inisiator kegiatan bergerak bersama Satgas dari unsur Polres, Dinas Perhubungan, Satpol PP, dan Damkar Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tuban.

Ada tiga sasaran yang mendapat pantauan khusus Satgas, yaitu Pasar tradisional di Jalan Pramuka, Komplek GOR Rangga Jaya Anoraga, dan Pantai Kelapa di Kelurahan Panyuran, Kecamatan Palang. Di tempat tersebut petugas juga membagikan masker kepada masyarakat.

"Tiga lokasi ini terindikasi menjadi tempat kerumunan, sehingga Satgas datang untuk mengajak masyarakat lebih disiplin," terang Dandim 0811 Tuban, Letkol. Inf. Viliala Romadhon kepada blokTuban.com.

Pantauan Satgas akan dilakukan rutin di 20 kecamatan melalui kerjasama dengan Muspika dan Babinsa serta Bhabinkamtibmas. Meskipun tidak setiap saat, tapi pendisiplinan masyarakat akan terus dilakukan.

Sesuai arahan Presiden Jokowi, dalam beberapa hari terakhir kasus Covid-19 harus turun signifikan karena sempat ada di titik maksimal. Satgas berharap kerjasama masyarakat untuk melawan pandemi corona.

Dandim juga berpesan kepada pengelola wisata untuk mematuhi aturan yang dibuat Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) bahwa hanya 30 persen pengunjung yang diijinkan masuk dari total kapasitas wisata tersebut.

"Penanggungjawab wisata harus menjaga betul 30 persen kunjungan tidak boleh lebih. Jika ketahuan melanggar akan disidak diproses lebih lanjut," tandas Dandim.

Perlu diketahui, update peta sebaran corona di Kabupaten Tuban per tanggal 30 Januari 2021 ada tambahan 22 kasus baru sehingga total ada 2.713 kasua terkonfirmasi positif. Jumlah pasien sembuh ada 2.136 orang, masih dirawat 299 orang, dan meninggal dunia 278 orang. [ali/ito]