Setiajit Sapa Warga dengan Gula

Reporter : Khoirul Huda

blokTuban.com – Sapa warga dengan gula. Itu yang dilakukan Setiajit saat turun di Kecamatan Kerek. Kepala Dinas Energi dan Sumberdaya Mineral (ESDM) pemerintah Provinsi Jawa Timur (Jatim) ini menyambangi pelosok-pelosok desa di kecamatan ini.

Desanya yang disasar Setiajit adalah Desa Hargoretno. Juga Desa Margorejo, Karanglo, Margomulyo dan Padasan.

Di desa-desa ini selain membagikan sembako kepada warga miskin dan kaum dhuafa, Setiajit juga membagikan gula, masker dan hand sanitizer untuk warga lainnya yang tidak masuk daftar sebagai penerima sembako.

‘’Karena kami sengaja memberi bantuan pada warga yang belum menerima bantuan dari pemerintah,’’ ujar Setiajit.

Dia mengatakan, daftar penerima bantuan darinya tepat sasaran. Sebab, pendataan dilakukan oleh para relawan yang langsung turun ke lapangan. Selain itu, dengan dia datang langsung ke rumah-rumah warga, juga tahu kondisi sebenarnya.

‘’Saya serahkan langsung sembako itu ke rumah warga. Juga mendengarkan doa dan aspirasi mereka,’’ tambah pejabat asal Desa Tegalrejo Kecamatan Merakurak ini.

Setiajit juga membagikan masker dan menyosialisasikan protokol kesehatan pada warga yang dia temui. Karena dia salah anggota Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19  Provinsi Jawa Timur.

Ada juga warga juga diberi kenang-kenangan berupa kerudung. Setiajit tak segan-segan memakaikan langsung kerudung yang dia berikan pada warga. Komunikasi yang ramah dan pembawaannya yang akrab menjadikan warga tidak sungkan dengan mantan pejabat (Pj) Bupati Jombang itu. Sehingga banyak yang mengajaknya foto bareng.

Setiajit mengaku sengaja memilih desa-desa terpencil karena dia yakin warga di desa-desa tersebut jarang disentuh. Bahkan, pejabat pemerintah dia yakini jarang,  bahkan ada yang mungkin tidak tahu dan belum pernah menginjakkan kakinya ke lokasi tersebut.

‘’Semuanya kan warga kita juga, jadi kita sentuh. Mereka juga butuh didengar harapan-harapannya. Karena kebetulan ada warga yang membutuhkan, kita bantu sembako. Kalau jadi bupati nanti, setidaknya saya tahu apa yang diharapkan rakyat saya,’’ kata mantan pejabat bupati Jombang ini.[hud/ono]