20:00 . Jalan KH. Ahmad Dahlan Tuban Jadi Kawasan Physical Distancing   |   14:00 . Optimis Tangkal Virus, Bangunrejo Semprot Lingkungan Desa   |   13:00 . Nelayan Palang Urung Pergi Miyang   |   12:00 . Kabar Baik, Satu PDP Pulang dari RSUD Tuban Negatif Covid-19   |   11:00 . Kapolres Tuban Sosialisasikan Physical Distancing di Perumahan   |   10:00 . Konsleting Pada Sepeda Motor, SPBU di Merakurak Terbakar   |   09:00 . Antisipasi Penyebaran Covid-19, Dishub Tutup Sementara Uji Kendaraan Bermotor   |   08:00 . Krisis Masker, Santri Bikin Masker Sendiri   |   07:00 . Mengapa Kebahagiaan Penting dalam Tumbuh Kembang Anak?   |   20:00 . Kerja Gugus Tugas Covid-19 untuk Kemanusiaan   |   20:00 . Pertama di Tuban, Salat Jumat Berjarak 1,2 Meter   |   19:00 . Pertamina Bagikan 10.000 Masker untuk Masyarakat Tuban   |   18:00 . Tangani Pandemi Covid-19, Pemkab Tuban Siapkan APBD Rp15 Miliar   |   17:00 . Ada yang Mudik dari Zona Merah, ODP di Tuban Meningkat   |   16:00 . Warga Kampung Salak Bagikan Jamu Ke Jemaah Jumat   |  
Sun, 29 March 2020
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Thursday, 26 March 2020 11:00

Harga Empon-empon di Tuban Melejit, Jahe Tembus Rp50 Ribu

Harga Empon-empon di Tuban Melejit, Jahe Tembus Rp50 Ribu

Reporter: Khoirul Huda

blokTuban.com - Harga sejumlah kebutuhan pokok di Pasar Pramuka Kabupaten Tuban beberapa hari ini terus naik. Kenaikan signifikan harga kebutuhan pokok tersebut terjadi pada empon-empon.

Pantauan blokTuban.com, saat ini harga Jahe tembus hingga Rp50 ribu perkilogram dari sebelumnya Rp30 ribu perkilogramnya.

Sedangkan harga kencur saat ini tembus Rp75 perkilogram dari sebelumnya hanya kisaran Rp60 kilogram.

"Hampir semua jenis empon-empon harganya naik, terutama jahe dan kencur," terang salah satu penjual Nur Minah, Kamis (26/3/2020).

Selain Jahe dan Kencur, lanjut Nur Minah, harga Kunyit dan Laos juga mengalami kenaikan. Harga Kunyit saat ini Rp20 ribu perkilogram dari sebelumnya hanya Rp15 ribu perkilogram.

Kemudian harga laos dari Rp18 perkilogram, sekarang menjadi Rp20 ribu perkilogram. Harga berbagai jenis empon-empon itu naik menyusul adanya informasi terkait wabah Virus Corona atau Covid-19.

"Harga empon-empon naik bukan karena stok, melainkan kebutuhan masyarakat terhadap empon-empon meningkat," tandas pedagang asal Tuban tersebut.

Sementara itu, pedagang lain Mutamimah juga mengatakan hal yang sama, menurutnya harga empon-empon naik karena kebutuhan masyarakat terhadap empon-empon juga meningkat.

"Saat ini stok juga ada. Sedangkan pembeli empon-empon akhir-akhir ini terus meningkat," pungkasnya. [hud/rom]

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Tag : empon, empon-empon, jahe, covid, corona



PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Friday, 17 January 2020 12:00

    Poling blokTuban.com Menganulir Suara Ganda oleh Robot

    Poling blokTuban.com Menganulir Suara Ganda oleh Robot Sistem polling yang diadakan blokTuban.com mulai Kamis (16/1/2020) kemarin, untuk mengukur partisipasi pembaca terkait sosok Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Tuban mendeteksi keberadaan bot/robot yang memilih lebih dari satu...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 19 November 2019 14:00

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax PT Pertamina (Persero) kembali menjadi objek penipuan lowongan kerja. Kali ini ada pihak mengatasnamakan Pertamina mengumumkan lowongan kerja dan kemudian memanggil pendaftar untuk melakukan berbagai tes....

    read more