Prihatin Kondisi Petani Setiajit Beri Bantuan Obat Pembasmi Ulat

Reporter: Ali Imron

blokTuban.com – Maraknya hama ulat grayak yang menyerang tanaman para petani membuat prihatin. Tak terkecuali Kepala Dinas Energi dan Sumberdaya Mineral (ESDM) pemerintah Provinsi Jawa Timur Setiajit.

 

Rabu (22/1/2020) sore pria yang bakal maju dalam pilkada Tuban September nanti itu datang ke Desa Wolutengah, Kecamatan Kerek. Kedatangan bakal calo bupati itu untuk memberi bantuan obat pembasmi hama ulat grayak kepada petani.

 

Bantuan tersebut diserahkan di balai desa setempat dan diterima Kepala Desa Wolutengah Rasdan didampingi para perangkat desa dan sekitr 100 an warga.

 

Juga didampingi petugas Pengendali Organisme Penganggu Tanaman dan Pengamat Hama Penyakit (POT PHP) Dinas Pertanian Tuban UPT Kecamatan Montong dan Kerek Sunarto.

 

Setiajit mengatakan, dia sering berkunjung ke pelosok-pelosok Tuban. Saat masuk wilayah Kerek, dia disambati petani tentang hama ulat yang sedang menyerang. Karena saat ini musim tanam jagung, maka tanaman jagung yang diserang, sehingga petani rugi.

 

‘’Keluhan petani ini saya sampaikan ke provinsi dan alhamdulillah hasil koordinasi dengan provinsi saya bisa menarik bantuan ke Kerek ini,’’ ujar Setiajit.

 

Bantuan yang diberikan,. Lanjut pejabat asal Desa Tegalrejo, Kecamatan Merakurak ini, akan digunakan untuk gerakan membasmi secara bersama-sama. Diharapkan, dengan gerakan membasmi serentak itu, bisa menghilangkan hama yang sudah merugikan tersebut.

 

‘’Kita lihat nanti hasilnya, jika obat ini masih belum mengatasi hama, dan petani menderita kerugian, nanti kita upayakan bantuan benih jagung. Saya tidak mau petani menjadi miskin gara-gara hama ini,’’ katanya.

 

Petugas POPT PHP Sunarto sebelumnya memberikan penyuluhan pada para petani terkait hama ulat grayak berikut cara membasminya. Dia menyebut bantuan obat yang diberikan sebanyak 470 liter.

 

‘’Ulat grayak ini banyak jenisnya. Yang sedang menyerang ini keluarnya pada sore hari dan makan pada malam hari. Sehingga, kalau dibasmi pada pagi hari kurang mengena. Karena kalau pagi sembunyi,’’ jelasnya.

 

Kades Wolutengah Rasdan mengucapkan terimakasih atas bantuan tersebut. Di desa ada enam kelompok tani. Bantuan itu akan dibagi merata pada seluruh kelompok tani. Sebab, yang diudang dib alai desa hanya perwakilan.

 

‘’Terimakasih atas bantuan ini, semoga bermanfaat,’’ katanya.

 

Sebelum menyerahkan bantuan, dengan didampingi Kades, dan petugas POPT PHP, Setiajit melihat tanaman jagung di lading petani yang diserang hama ulat. Terlihat tanaman jagung yang masih setinggi sekitar 30 sentimeter itu daunnya rusak dimakan ulat.

 

Sekadar diketahui, Setiajit bakal mencalonkan diri menjadi bupati Tuban. Untuk itu, seluruh partai yang membuka penjaringan bakal calon dia ikuti.

 

Setiajit mendaftar melalui PDIP, Gerindra dan  Nasdem. Juga menjalin komunikasi dengan partai pemilik kursi di DPRD Tuban yang tergabung dengan Poros Perubahan.[ali/ono]