Ini Komentar DPRD Tuban Tentang Beras BPNT Berkutu

Reporter : Ali Imron

blokTuban.com - Keluhan penerima beras subsidi Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dari pemerintah melalui Bulog di Kecamatan Jenu mendapat tanggapan beragam dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tuban, Rabu (11/9/2019).

Sebelumnya, warga di Desa Socorejo, Jenu pada Selasa (10/9/2019) kaget karena kualitas beras subsidi jelek. Beras tersebut baunya apek, dan ketika dikorek terdapat kutu.

"Kualitasnya sama dengan beras miskin (raskin) dulu," kata Siti Marfuah salah satu warga setelah membeli beras subsidi kemasan 10 kilogram dengan harga Rp 91 ribu itu.

Wakil rakyat tak tinggal diam. Sedikitnya ada tiga anggota legislatif yang serius menyikapi kualitas beras bantuan rutin dari pemerintah itu.

Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di DPRD Tuban, Tulus Setyo Utomo berpesan kepada masyarakat penerima, ketika menerima beras harus dicek dulu sebelum dibawa pulang.

Ketika menerima beras yang tidak layak dikonsumsi masyarakat harus berani mengembalikan. Dalam hal ini, Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) dan Bulog harus bertanggungjawab.

"Beras harus diganti yang lebih layak," pinta Tulus.

sementara, Miyadi politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menjelaskan, pihaknya sudah disampaikan untuk segera ditindaklanjuti oleh dinas terkait.

"Karena DPRD belum ada pimpinan definitif, jadi belum bisa bertindak," kata Miyadi yang dicalonkan kembali menjabat Ketua DPRD ini.

Dari partai yang sama, Fahmi Fikroni bersikap lebih tegas. Dia berjanji akan menindaklanjuti keluhan dari wilayah dapilnya.

"Dalam waktu dekat kami akan inspeksi mendadak  ke Kantor Bulog," terang pria yang didapuk jadi manager klub Persatu Tuban.

Roni mengaku sudah banyak menerima laporan di DPRD terkait subsidi BPNT. Hal itu menurut dia tidak boleh dibiarkan, karena kasihan masyarakat penerima. Selain di Kecamatan Jenu, kelurahan kualitas buruk beras juga terlapor di Kecamatan Rengel. 

Saat dihubungi reporter blokTuban.com, Kepala Disnsos PPPA Tuban, Nur Jannah berjanji bakal menerjunkan tim untuk menemui warga penerima beras subsidi. Terbukti adanya permintaan menunjukkan alamat lengkap adanya keluhan beras dari Bulog itu.[ali/ono]