18:00 . Situs Petilasan Sunan Kalijaga di Desa Menilo   |   17:00 . Pentingnya Toleransi Beragama Ditanamkan Sejak Dini   |   16:00 . Gathering Bersama Jurnalis, KPU Tuban Sampaikan Tahapan Pemilukada 2020   |   15:00 . Ada 1001 Wifi Gratis untuk Warung Kopi, Begini Cara Dapatnya   |   14:00 . Dorong UMKM Jatim Naik Kelas, Pertamina Salurkan Modal Usaha dan Beri Pelatihan   |   13:00 . Pekerjaan Jasa di TPPI Wajib Sediakan Safety Man   |   11:00 . TPPI Bekali 20 Pemuda Jenu K3 Teknis Scafolding   |   07:00 . Mengenal Jumlah Kebutuhan dan Manfaat Air Putih untuk Si Kecil   |   17:00 . Berkah Salat Dhuha, Guru TPQ ini Bisa Dapat Hadiah Umroh   |   16:00 . Bayi Penderita Kelainan Usus Akhirnya Meninggal   |   15:00 . Pentingnya Toleransi Beragama Ditanamkan Sejak Dini   |   14:00 . Perhatian Pemkab Tuban ke TPQ Diungkap di Hadapan 7000 Guru   |   13:00 . Tahun Ini Gaji Guru TPQ Naik 100 Persen   |   12:00 . Polres Tuban Raih Penghargaan Kategori Pelayanan Prima Dari Kemenpan-RB   |   11:00 . UMK Tuban Rp2,5 Juta, Begini Sikap Serikat Pekerja Nasional   |  
Sat, 23 November 2019
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Friday, 12 July 2019 22:00

Pasutri Tewas di Plumpang

Butuh Waktu Lima Jam Olah TKP, Dugaan Sementara Dibunuh

Butuh Waktu Lima Jam Olah TKP, Dugaan Sementara Dibunuh

Reporter: Mochamad Nur Rofiq

blokTuban.com - Tim Inafis Polres Tuban butuh waktu sekitar lima jam untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) penemuan dua mayat pasutri di Desa/Kecamatan Plumpang, Tuban, Jawa Timur. Pantauan blokTuban.com di lokasi Tim Inafis mulai olah TKP pukul 16.30 WIB dan selesai pukul 21.30 WIB. 

Olah TKP yang dipimpin Kasat Reskrim Polres Tuban, AKP Mustijat Prihambodo menemukan, dugaan korban dibunuh. Sebab di tubuh korban terdapat luka. 

"Dugaan sementara korban dibunuh," ujar Mustijat kepada blokTuban.com di lokasi, Jumat (12/7/2019) petang. 

Guna mengetahui penyebab kematian secara pasti, Mantan Kasat Reskrim Tulungagung itu menjelaskan, saat ini korban yang diketahui bernama Kamto (60) dan Sri Endangwati jasadnya sedang diotopsi di RSUD Koesma Tuban. 

"Untuk kepastian nunggu hasil otopsi dalam," tandasnya. 

Diberitakan sebelumnya, Warga Dusun Tanggungan, Pumpang, Tuban digegerkan dengan adanya penemuan mayat sepasang Suami Istri (Pasutri) di dalam toko, Jumat siang. Korban merupakan pengusaha toko kelontong yang berdiri di depan Pasar Desa Plumpang. 

Mayat pasutri di dalam toko tersebut pertama kali diketahui oleh anak korban yang tinggal di Kota. Saat itu, anak korban hendak menjenguk kondisi orang tuanya. [rof/col]

Tag : pasutri, inafis

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Monday, 15 July 2019 16:00

    blokTuban.com Resmi Terverifikasi Dewan Pers

    blokTuban.com Resmi Terverifikasi Dewan Pers Media blokTuban.com mulai Senin (15/7/2019) resmi terverifikasi administrasi di Dewan Pers. Hal ini membuktikan bahwa portal media online ini, produk beritanya terpercaya dan mencerdaskan publik....

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 19 November 2019 14:00

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax PT Pertamina (Persero) kembali menjadi objek penipuan lowongan kerja. Kali ini ada pihak mengatasnamakan Pertamina mengumumkan lowongan kerja dan kemudian memanggil pendaftar untuk melakukan berbagai tes....

    read more