12:00 . Ini 4 Kemampuan yang Harus Dimiliki Anak di Era Disrupsi   |   11:00 . Harus Bangkit, Persatu Tuban Berada di Dasar Klasemen   |   10:00 . KSM, Bukti Siswa Madrasah Tak Hanya Unggul di Bidang Imtaq   |   09:00 . Panpel: Ronggomania, Brajamusti dan TSL Rukun Sebelum Ada Provokasi   |   08:00 . Debut Perdana Aji Santoso Sukses Rebut 3 Poin di Kandang Persatu   |   07:00 . Mengapa Selalu Lapar Menjelang Tidur Malam ? Ini Sebab Paling Berbahaya   |   18:30 . Mobil Pemilik Saham Klub Persatu Penyok Kena Batu   |   18:00 . Pelatih Persatu Tuban Siap Mundur   |   17:00 . Suporter Ricuh, Pertandingan Persatu Vs PSIM Dihentikan   |   16:30 . Tendangan Gonzales Ubah Skor Tuban Vs PSIM 0-2   |   16:00 . Persatu Tertinggal 0-1 dari PSIM di Babak Pertama   |   12:00 . Pertamina Gandeng 5 PTN Perkuat Pengembangan Operasional Kilang Nasional   |   11:00 . Tes Urin untuk Pengantin, Kemenag Tunggu Petunjuk Tertulis   |   08:00 . Kecewa dengan Performa Persatu, Ronggomania Minta Ganti Pelatih   |   07:00 . Mau Naik Haji? Periksa Kesehatan Ini Sebelum Berangkat   |  
Sun, 21 July 2019
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Friday, 12 July 2019 22:00

Pasutri Tewas di Plumpang

Butuh Waktu Lima Jam Olah TKP, Dugaan Sementara Dibunuh

Butuh Waktu Lima Jam Olah TKP, Dugaan Sementara Dibunuh

Reporter: Mochamad Nur Rofiq

blokTuban.com - Tim Inafis Polres Tuban butuh waktu sekitar lima jam untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) penemuan dua mayat pasutri di Desa/Kecamatan Plumpang, Tuban, Jawa Timur. Pantauan blokTuban.com di lokasi Tim Inafis mulai olah TKP pukul 16.30 WIB dan selesai pukul 21.30 WIB. 

Olah TKP yang dipimpin Kasat Reskrim Polres Tuban, AKP Mustijat Prihambodo menemukan, dugaan korban dibunuh. Sebab di tubuh korban terdapat luka. 

"Dugaan sementara korban dibunuh," ujar Mustijat kepada blokTuban.com di lokasi, Jumat (12/7/2019) petang. 

Guna mengetahui penyebab kematian secara pasti, Mantan Kasat Reskrim Tulungagung itu menjelaskan, saat ini korban yang diketahui bernama Kamto (60) dan Sri Endangwati jasadnya sedang diotopsi di RSUD Koesma Tuban. 

"Untuk kepastian nunggu hasil otopsi dalam," tandasnya. 

Diberitakan sebelumnya, Warga Dusun Tanggungan, Pumpang, Tuban digegerkan dengan adanya penemuan mayat sepasang Suami Istri (Pasutri) di dalam toko, Jumat siang. Korban merupakan pengusaha toko kelontong yang berdiri di depan Pasar Desa Plumpang. 

Mayat pasutri di dalam toko tersebut pertama kali diketahui oleh anak korban yang tinggal di Kota. Saat itu, anak korban hendak menjenguk kondisi orang tuanya. [rof/col]

Tag : pasutri, inafis

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Monday, 15 July 2019 16:00

    blokTuban.com Resmi Terverifikasi Dewan Pers

    blokTuban.com Resmi Terverifikasi Dewan Pers Media blokTuban.com mulai Senin (15/7/2019) resmi terverifikasi administrasi di Dewan Pers. Hal ini membuktikan bahwa portal media online ini, produk beritanya terpercaya dan mencerdaskan publik....

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 09 February 2019 13:00

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp Sehubungan dengan maraknya kembali modus penipuan rekrutmen Holcim yang beredar lewat akun media sosial WhatsApp, masyarakat di Kabupaten Tuban, Jawa Timur dan sekitarnya diminta waspada. Semua pihak harus lebih hati-hati,...

    read more