13:00 . Besok Kemenag Tuban Gelar Manasik Haji Massal   |   12:00 . Ini 4 Kemampuan yang Harus Dimiliki Anak di Era Disrupsi   |   11:00 . Harus Bangkit, Persatu Tuban Berada di Dasar Klasemen   |   10:00 . KSM, Bukti Siswa Madrasah Tak Hanya Unggul di Bidang Imtaq   |   09:00 . Panpel: Ronggomania, Brajamusti dan TSL Rukun Sebelum Ada Provokasi   |   08:00 . Debut Perdana Aji Santoso Sukses Rebut 3 Poin di Kandang Persatu   |   07:00 . Mengapa Selalu Lapar Menjelang Tidur Malam ? Ini Sebab Paling Berbahaya   |   18:30 . Mobil Pemilik Saham Klub Persatu Penyok Kena Batu   |   18:00 . Pelatih Persatu Tuban Siap Mundur   |   17:00 . Suporter Ricuh, Pertandingan Persatu Vs PSIM Dihentikan   |   16:30 . Tendangan Gonzales Ubah Skor Tuban Vs PSIM 0-2   |   16:00 . Persatu Tertinggal 0-1 dari PSIM di Babak Pertama   |   12:00 . Pertamina Gandeng 5 PTN Perkuat Pengembangan Operasional Kilang Nasional   |   11:00 . Tes Urin untuk Pengantin, Kemenag Tunggu Petunjuk Tertulis   |   08:00 . Kecewa dengan Performa Persatu, Ronggomania Minta Ganti Pelatih   |  
Sun, 21 July 2019
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Monday, 08 July 2019 13:00

Si Jago Merah Lalap 2 Kambing di Kanorejo

Si Jago Merah Lalap 2 Kambing di Kanorejo

Reporter: M. Anang Febri

blokTuban.com - Kebakaran kembali terjadi di Desa Kanorejo, Kecamatan Rengel. Kali ini, si Jago merah melalap sebuah kandang Kambing milik Mujtahidin (49).

Berdasarkan penuturan salah satu tetangga dekat, Yani mengatakan jika kejadian tersebut terjadi sekira pukul 10.40 WIB. Api muncul dari sebuah tungku yang dipakai untuk mengolah aking.

"Bukan konslet ataupun tabung LPG meledak, kebakarannya karena tungku masak yang dialasi dengan Seng. Posisinya tungku dekat bonggol jagung kering yang mudah kebakar," katanya.

Ditambahkannya lagi, saat kejadian dan api membesar, warga lebih dulu memadamkan api dengan peralatan dan air dari pompa mesin seadanya.

Sementara itu, tim Damkar BPBD Tuban Pos Rengel juga membenarkan bahwa api berasal dari kompor dekat kandang Kambing, yang saat itu dipakai untuk menggoreng aking atau sisa nasi.

Nahas, pegawai yang ditugaskan menjaga tungku malah panik dan bergegas meninggalkan kandang, ketika api mulai membesar.

"Dari tungku, kan sedang masak aking untuk dijadikan makanan ternaknya," papar salah satu tin Damkar BPBD Tuban Pos Rengel, Rizki usai melakukan pembasahan di Kanorejo, RT/RW 07/04 Kecamatan Rengel, Senin  (8/7/2019).

Dari kejadian itu, 1 unit kandang Kambing milik Mujtahidin mengalami rusak ringan. Akan tetapi, 2 ekor kambing miliknya harus direlakan hangus terpanggang bersama kobaran api.

"Tadi ditungguin sama orang, tapi pas kebakar dan api membesar, dia malah lari panik. Untung saya tahu dan langsung ke kandang, memadamkan api bersama warga," ujar pemilik kandang Kambing yang biasa akrab disapa Udin itu. [feb/ito]

Tag : kebakaran, kanorejo, rengel, tuban

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Monday, 15 July 2019 16:00

    blokTuban.com Resmi Terverifikasi Dewan Pers

    blokTuban.com Resmi Terverifikasi Dewan Pers Media blokTuban.com mulai Senin (15/7/2019) resmi terverifikasi administrasi di Dewan Pers. Hal ini membuktikan bahwa portal media online ini, produk beritanya terpercaya dan mencerdaskan publik....

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 09 February 2019 13:00

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp Sehubungan dengan maraknya kembali modus penipuan rekrutmen Holcim yang beredar lewat akun media sosial WhatsApp, masyarakat di Kabupaten Tuban, Jawa Timur dan sekitarnya diminta waspada. Semua pihak harus lebih hati-hati,...

    read more