12:00 . Ini 4 Kemampuan yang Harus Dimiliki Anak di Era Disrupsi   |   11:00 . Harus Bangkit, Persatu Tuban Berada di Dasar Klasemen   |   10:00 . KSM, Bukti Siswa Madrasah Tak Hanya Unggul di Bidang Imtaq   |   09:00 . Panpel: Ronggomania, Brajamusti dan TSL Rukun Sebelum Ada Provokasi   |   08:00 . Debut Perdana Aji Santoso Sukses Rebut 3 Poin di Kandang Persatu   |   07:00 . Mengapa Selalu Lapar Menjelang Tidur Malam ? Ini Sebab Paling Berbahaya   |   18:30 . Mobil Pemilik Saham Klub Persatu Penyok Kena Batu   |   18:00 . Pelatih Persatu Tuban Siap Mundur   |   17:00 . Suporter Ricuh, Pertandingan Persatu Vs PSIM Dihentikan   |   16:30 . Tendangan Gonzales Ubah Skor Tuban Vs PSIM 0-2   |   16:00 . Persatu Tertinggal 0-1 dari PSIM di Babak Pertama   |   12:00 . Pertamina Gandeng 5 PTN Perkuat Pengembangan Operasional Kilang Nasional   |   11:00 . Tes Urin untuk Pengantin, Kemenag Tunggu Petunjuk Tertulis   |   08:00 . Kecewa dengan Performa Persatu, Ronggomania Minta Ganti Pelatih   |   07:00 . Mau Naik Haji? Periksa Kesehatan Ini Sebelum Berangkat   |  
Sun, 21 July 2019
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Tuesday, 02 July 2019 13:00

Produksi Arak Digrebek, Pelaku Akui Modal Awal dari Pinjaman Kerabat

Produksi Arak Digrebek, Pelaku Akui Modal Awal dari Pinjaman Kerabat

Reporter: Khoirul Huda

blokTuban. com - Jajaran kepolisian Polres Tuban, TNI dan Satpol PP Tuban melakukan Konferensi Press pengungkapan kasus produksi minuman keras jenis arak berskala besar yang berada di bekas rumah makan Jalan Pantura, turut Dusun Pakah, Desa Gesing, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban.

Dalam pengungkapan kasus itu, petugas berhasil menangkap satu orang pelaku bernama SY (33) warga setempat dan berhasil mengamankan Barang Bukti (BB) puluhan dus minuman arak yang siap untuk diedarkan serta ribuan liter baceman bahan arak.

Menurut keterangan pelaku SY (33), sebelum menjalankan bisnis produksi minuman haram ini pihaknya bekerja sebagai petani. Namun, kebutuhan keluarga yang terus bertambah dia nekat melakukan produksi arak dengan keuntungan yang lebih menjanjikan.

"Dengan modal awal Rp10 juta dari pinjaman kerabat, saya mulai memproduksi arak," ujar SY kepada sejumlah wartawan.

Lebih lanjut, SY menambahkan, untuk penjualan arak siap edar dari hasil produksinya tersebut pelaku menjualnya kepada pelanggan di luar kota, seperti pelanggan dari Kabupaten Bojonegoro. "Sehari produksi arak 30 dus, satu dus saya jual Rp300 ribu," imbuhnya.

Sementara itu, Kapolres Tuban, AKBP Nanang Haryono saat konferensi press menyampaikan, jika tempat produksi arak ini merupakan tempat produksi arak berskala besar di Bumi Wali. Pengungkapannya pun sempat mengagetkan semua pihak lantaran lokasinya berada di pinggir jalan nasional.

"Produksi arak di sini lumayan besar, dalam sehari pelaku bisa memproduksi sebanyak 30 dus arak siap edar dengan keuntungan minimal 10 juta perbulan," terang Kapolres Tuban, AKBP Nanang.

Diketahui dalam penggerebekan itu, petugas juga mengamankan alat-alat untuk memproduksi arak. Seperti dandang, 24 tabung LPG 3 Kg, 31 drum bersisi baceman (bahan baku arak), dan beberapa lainnya. Selain itu, petugas juga mengamankan 60 dus arak siap edar.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatanya, pelaku dikenakan Pasal 204 ayat 1 KUHP dan Pasal 140 Jo Pasal 86 ayat 2 UU RI No. 18 Tahun 2012 tentang pangan dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun. [hud/ito]

Tag : arak, baceman, tuban, produksi, polres

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Monday, 15 July 2019 16:00

    blokTuban.com Resmi Terverifikasi Dewan Pers

    blokTuban.com Resmi Terverifikasi Dewan Pers Media blokTuban.com mulai Senin (15/7/2019) resmi terverifikasi administrasi di Dewan Pers. Hal ini membuktikan bahwa portal media online ini, produk beritanya terpercaya dan mencerdaskan publik....

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 09 February 2019 13:00

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp Sehubungan dengan maraknya kembali modus penipuan rekrutmen Holcim yang beredar lewat akun media sosial WhatsApp, masyarakat di Kabupaten Tuban, Jawa Timur dan sekitarnya diminta waspada. Semua pihak harus lebih hati-hati,...

    read more