12:00 . Ini 4 Kemampuan yang Harus Dimiliki Anak di Era Disrupsi   |   11:00 . Harus Bangkit, Persatu Tuban Berada di Dasar Klasemen   |   10:00 . KSM, Bukti Siswa Madrasah Tak Hanya Unggul di Bidang Imtaq   |   09:00 . Panpel: Ronggomania, Brajamusti dan TSL Rukun Sebelum Ada Provokasi   |   08:00 . Debut Perdana Aji Santoso Sukses Rebut 3 Poin di Kandang Persatu   |   07:00 . Mengapa Selalu Lapar Menjelang Tidur Malam ? Ini Sebab Paling Berbahaya   |   18:30 . Mobil Pemilik Saham Klub Persatu Penyok Kena Batu   |   18:00 . Pelatih Persatu Tuban Siap Mundur   |   17:00 . Suporter Ricuh, Pertandingan Persatu Vs PSIM Dihentikan   |   16:30 . Tendangan Gonzales Ubah Skor Tuban Vs PSIM 0-2   |   16:00 . Persatu Tertinggal 0-1 dari PSIM di Babak Pertama   |   12:00 . Pertamina Gandeng 5 PTN Perkuat Pengembangan Operasional Kilang Nasional   |   11:00 . Tes Urin untuk Pengantin, Kemenag Tunggu Petunjuk Tertulis   |   08:00 . Kecewa dengan Performa Persatu, Ronggomania Minta Ganti Pelatih   |   07:00 . Mau Naik Haji? Periksa Kesehatan Ini Sebelum Berangkat   |  
Sun, 21 July 2019
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Monday, 24 June 2019 17:00

Diketahui, Ini Identitas Korban Kecelakaan di Parengan

Diketahui, Ini Identitas Korban Kecelakaan di Parengan

Reporter: Khoirul Huda

blokTuban.com - Kecelakaaan Lalu Lintas (Laka Lantas) di Jalan Poros Parengan-Soko turut tanjakan Desa Mojomalang, Kecamatan Parengan, Kabupaten Tuban mengakibatkan seorang pejalan kaki meninggal dunia.

Diberitakan sebelumnya, korban meninggal dunia masih belum diketahui identitasnya. Namun setelah pihak kepolisian terus mencari informasi identitas korban berhasil diketahui.

Menurut Kanit Laka Satlantas Polres IPTU Nungki Sambodo, korban meninggal dunia akibat kecelakaan Jalan Poros Parengan-Soko adalah warga Desa Mentoro, Kecamatan Soko.

"Korban bernama Suripan berusia (74) seorang petani asal RT/04 RW/01 Desa Mentoro, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban," ujar IPTU Nungki Sambodo, Senin (24/6/2019).

Lebih lanjut dia menjelaskan, kronologi kecelakaan maut itu berawal saat mobil Toyota Inova Venturer Nopol S-1563-AF yang dikemudikan oleh Radian Sesar Mulya seorang Dokter asal warga Jalan KH Hasyim Asyari No 23, Kabupaten Bojonegoro melaju dari arah timur menuju ke arah barat.

Kemudian, sesampainya di jalan menurun turut Desa Mojomalang dari arah utara seberang jalan ada seorang pria pejalan kaki yang hendak menyeberang menuju ke selatan jalan. Tanpa melihat kanan kiri tiba-tiba pejalan kaki berlari ke arah depan mobil.

"Karena situasi yang terlalu dekat dan tidak memungkinkan untuk menghindar, sehingga terjadilah laka lantas," imbuhnya.

Akibat laka lantas tersebut korban mengalami luka parah pada bagian kepala. Dan akhirnya korban meninggal dunia saat dibawa ke Puskesmas Ponco Desa Selogabus, Kecamatan Parengan. 

"Korban seorang pejalan kaki meninggal dunia. Ditaksir akibat kejadian itu kerugian mencapai Rp3 juta," pungkasnya.[hud/col]

 

Tag : kecelakaan, lalu lintas

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Monday, 15 July 2019 16:00

    blokTuban.com Resmi Terverifikasi Dewan Pers

    blokTuban.com Resmi Terverifikasi Dewan Pers Media blokTuban.com mulai Senin (15/7/2019) resmi terverifikasi administrasi di Dewan Pers. Hal ini membuktikan bahwa portal media online ini, produk beritanya terpercaya dan mencerdaskan publik....

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 09 February 2019 13:00

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp Sehubungan dengan maraknya kembali modus penipuan rekrutmen Holcim yang beredar lewat akun media sosial WhatsApp, masyarakat di Kabupaten Tuban, Jawa Timur dan sekitarnya diminta waspada. Semua pihak harus lebih hati-hati,...

    read more