18:00 . Bupati Tuban: Tuban Kurang SDM Yang Handal di Bidang Wirausaha   |   14:00 . Kemenpan RB Evaluasi Pelayanan Publik Polres Tuban   |   13:00 . BNI, Hara Dan Pemerintah Tuban Mencetak 1000 Agripreneur   |   12:00 . Di Depan Kemendikbud, DPRD Tuban Sampaikan Kekurangan 3.270 Guru SD-SMP   |   09:00 . Pendaftaran Online RSUD Koesma Error, Ternyata ini Sebabnya   |   07:00 . Masa Kecil Kurang Bahagia? Ini 4 Dampaknya saat Dewasa   |   18:00 . Hari Pertama Jambore Kwaran Gerakan Pramuka Soko   |   17:00 . 16 Besar Turnamen Bola Voli Piala Bupati Tuban Cup   |   16:00 . Analog PBT Serupa BSD Tanggerang, User Ingin Lihat Cetak Biru PT HK   |   15:00 . Hantam Truk Tronton Varia Usaha, Pemotor Meninggal di Jalanan Rengel-Bojonegoro   |   14:00 . Tandang Ke Jogja, Tim Persatu Diteror Oknum Diduga Suporter PSIM Yogyakarta?   |   11:00 . Kalah Lawan PSIM Jogja, Menajemen Persatu: Peluang Persatu Masih Terbuka Asalkan...   |   10:00 . User PBT Ditilap, Nasib Digantung   |   09:00 . Puluhan User PBT Geruduk Diskoperindag   |   08:00 . Festival Kirab Perahu di Ujung Timur Pesisir   |  
Tue, 15 October 2019
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Tuesday, 18 June 2019 18:00

Ini Hal-Hal yang Dilarang Saat Kampanye Pilkades

Ini Hal-Hal yang Dilarang Saat Kampanye Pilkades

Reporter: Nidya Marfis H. 

blokTuban.com - Kampanye Pemilihan Kepala Desa (Pilkades),  tinggal menunggu beberapa hari lagi, berikut hal - hal yang dilarang, saat calon kepala desa berkampanye, Selasa (18/6/2019).

Momen pemilihan kepala Desa (Pilkades) tahun 2019 yang akan diikuti sebanyak 273 desa di Kabupaten Tuban, dan akan berlangsung pada tanggal 10 Juli mendatang. Sedangkan, untuk kampanye akan dilakukan 3 hari sebelum masa tenang tepatnya,  tanggal 2  sampai 4 Juli 2019. 

Kasi peningkatan kapasitas aparatur dan lembaga pemerintahan desa, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Keluarga Berencana (Dispemdes dan KB) Kabupaten Tuban, Suhut mengatakan, berdasarkan Peraturan Bupati (Perbup) Tuban nomor 20 tahun 2019 pasal 57 samapi pasal 59 mengenai pelaksanaan kampanye yang dilarang. 

Pada pasal 57 (A) pelaksana kampanye dilarang meliputi, mepersoalkan dasar negara pancasila, pembukaan, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia. (B) Melakukan Kegiatan yang membahayakan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia, (C) Menghina seseorang, agama, suku, ras, golongan, dan calon yang lain.  

"Termasuk menghasut dan mengadu domba perseorangan atau masayarakat," ungkap Suhut. 

(D) mengangu ketertiban umum, (E) Mengancam untuk melakukan kekerasan atau mengajurkan pengunan kekerasan kepada seseorang, sekelompok anggota masyarakat dan calon lainnya. 

(F) Merusak atau menghilangkan  alat peraga kampanye calon lain. (G)  Menggunakan fasilitas pemerintah, tempat ibadah dan tempat pendidikan.

"Ketiga tempat tersebut dilarang untuk dilakukan kampanye," ungkapnya. 

(I) Membawa atau menggunakan gambar atau atribut calon lain, (J) Menjanjikan atau meberikan uang atau materi lainnya kepada peserta kampanye.  

Lebih lanjut, dalam pelaksanaan kampanye calon kepala desa. Kepala desa yang masih aktif, perangkat desa dan anggota BPD dilarang mengikuti kampanye tersebut.

"Sangat dilarang mengikuti kampanye tersebut," tuturnya. 

Sedangkan pada pasal 58 berbunyi,  pelaksana kampanye yang melanggar larangan kampanye sebagimana dimaksud dalam pasal 57, ada tiga sanksi. 

"Peringatan tertulis, pembekuan atau pembubaran kegiatan dan dilaporkan kepada pihak berwajib," lanjutnya. [nid/lis]

Tag : pilkades, pemilu

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Monday, 15 July 2019 16:00

    blokTuban.com Resmi Terverifikasi Dewan Pers

    blokTuban.com Resmi Terverifikasi Dewan Pers Media blokTuban.com mulai Senin (15/7/2019) resmi terverifikasi administrasi di Dewan Pers. Hal ini membuktikan bahwa portal media online ini, produk beritanya terpercaya dan mencerdaskan publik....

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 09 February 2019 13:00

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp Sehubungan dengan maraknya kembali modus penipuan rekrutmen Holcim yang beredar lewat akun media sosial WhatsApp, masyarakat di Kabupaten Tuban, Jawa Timur dan sekitarnya diminta waspada. Semua pihak harus lebih hati-hati,...

    read more