12:00 . Ini 4 Kemampuan yang Harus Dimiliki Anak di Era Disrupsi   |   11:00 . Harus Bangkit, Persatu Tuban Berada di Dasar Klasemen   |   10:00 . KSM, Bukti Siswa Madrasah Tak Hanya Unggul di Bidang Imtaq   |   09:00 . Panpel: Ronggomania, Brajamusti dan TSL Rukun Sebelum Ada Provokasi   |   08:00 . Debut Perdana Aji Santoso Sukses Rebut 3 Poin di Kandang Persatu   |   07:00 . Mengapa Selalu Lapar Menjelang Tidur Malam ? Ini Sebab Paling Berbahaya   |   18:30 . Mobil Pemilik Saham Klub Persatu Penyok Kena Batu   |   18:00 . Pelatih Persatu Tuban Siap Mundur   |   17:00 . Suporter Ricuh, Pertandingan Persatu Vs PSIM Dihentikan   |   16:30 . Tendangan Gonzales Ubah Skor Tuban Vs PSIM 0-2   |   16:00 . Persatu Tertinggal 0-1 dari PSIM di Babak Pertama   |   12:00 . Pertamina Gandeng 5 PTN Perkuat Pengembangan Operasional Kilang Nasional   |   11:00 . Tes Urin untuk Pengantin, Kemenag Tunggu Petunjuk Tertulis   |   08:00 . Kecewa dengan Performa Persatu, Ronggomania Minta Ganti Pelatih   |   07:00 . Mau Naik Haji? Periksa Kesehatan Ini Sebelum Berangkat   |  
Sun, 21 July 2019
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Monday, 17 June 2019 09:00

Sampah di Desa Ini Dipakai Bayar Asuransi

Sampah di Desa Ini Dipakai Bayar Asuransi

Reporter : Ali Imron

blokTuban.com - Sampah di mana-mana selalu menjadi momok menjijikkan dan tak sedap dipandang. Berbeda dengan di Desa Socorejo, Kecamatan Jenu.

Sampah akan dipakai untuk membayar asuransi BPJS Ketenagakerjaan. Ide tersebut muncul dari Kepala Desa, Arief Rahman Hakim. Kades muda yang baru dua tahun memimpin langsung tancap gas mengelola potensi desanya.

"Ide itu muncul saat melihat potensi masyarakat," ucap Kades Arief ketika dihubungi blokTuban.com, Senin (17/6/2019).

Jimpitan sampah setiap keluarga nantinya langsung disetor ke bank sampah setempat. Hasilnya yang dipakai untuk membayar asuransi.

Ada dua sumber untuk membayar asuransi. Warga yang bukan nelayan menggunakan sampah, sedangkan yang nelayan menggunakan hasil laut.

Karena di Socorejo mayoritas nelayan, dan agar warga tidak terlalu terbebani. Sistem jimpitan ini akan membuat mereka tidak terbebani.

"Semisal satu minggu memberi 1 ekor rajungan. Bukan 1 kilo lho ya," terang alumnus PMII Yogyakarta.

Perumusan jaminan asuransi disepakati dalam Rakor antara Pemdes Socorejo dan BPJS Ketenagakerjaan hari ini. Target tahun 2019 ini sebanyak 3000 orang akan dijamin asuransinya.

Kematian dicover Rp24 juta, dan kecelakaan kerja maksimal Rp67,8 juta untuk biaya pengobatan dan penggantian gaji atau hasil kerja. Premi per bulan Rp16.800 per orang.

"Semoga program ini bermanfaat bagi masyarakat," tutupnya. [ali/ito]



Tag : sampah, asuransi

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Monday, 15 July 2019 16:00

    blokTuban.com Resmi Terverifikasi Dewan Pers

    blokTuban.com Resmi Terverifikasi Dewan Pers Media blokTuban.com mulai Senin (15/7/2019) resmi terverifikasi administrasi di Dewan Pers. Hal ini membuktikan bahwa portal media online ini, produk beritanya terpercaya dan mencerdaskan publik....

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 09 February 2019 13:00

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp Sehubungan dengan maraknya kembali modus penipuan rekrutmen Holcim yang beredar lewat akun media sosial WhatsApp, masyarakat di Kabupaten Tuban, Jawa Timur dan sekitarnya diminta waspada. Semua pihak harus lebih hati-hati,...

    read more