12:00 . Ini 4 Kemampuan yang Harus Dimiliki Anak di Era Disrupsi   |   11:00 . Harus Bangkit, Persatu Tuban Berada di Dasar Klasemen   |   10:00 . KSM, Bukti Siswa Madrasah Tak Hanya Unggul di Bidang Imtaq   |   09:00 . Panpel: Ronggomania, Brajamusti dan TSL Rukun Sebelum Ada Provokasi   |   08:00 . Debut Perdana Aji Santoso Sukses Rebut 3 Poin di Kandang Persatu   |   07:00 . Mengapa Selalu Lapar Menjelang Tidur Malam ? Ini Sebab Paling Berbahaya   |   18:30 . Mobil Pemilik Saham Klub Persatu Penyok Kena Batu   |   18:00 . Pelatih Persatu Tuban Siap Mundur   |   17:00 . Suporter Ricuh, Pertandingan Persatu Vs PSIM Dihentikan   |   16:30 . Tendangan Gonzales Ubah Skor Tuban Vs PSIM 0-2   |   16:00 . Persatu Tertinggal 0-1 dari PSIM di Babak Pertama   |   12:00 . Pertamina Gandeng 5 PTN Perkuat Pengembangan Operasional Kilang Nasional   |   11:00 . Tes Urin untuk Pengantin, Kemenag Tunggu Petunjuk Tertulis   |   08:00 . Kecewa dengan Performa Persatu, Ronggomania Minta Ganti Pelatih   |   07:00 . Mau Naik Haji? Periksa Kesehatan Ini Sebelum Berangkat   |  
Sun, 21 July 2019
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Sunday, 16 June 2019 10:00

Sejumlah Progres Kilang Tuban Setelah Kunjungan Pemprov Jatim

Sejumlah Progres Kilang Tuban Setelah Kunjungan Pemprov Jatim

Reporter: Ali Imron

blokTuban.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim melalui Kepala Biro Administrasi Pemerintahan dan Otda berkoordinasi pada Jumat (14/6/2019) telah mengunjungi lokasi Kilang Tuban. Kunjungan tersebut dilakukan persis di tengah proses permohonan kasasi yang sudah masuk ke Mahkamah Agung.

Terbitnya Keputusan Gubernur Jawa Timur tanggal 10 Januari 2019 Nomor 188/23/KPTS/013/2019 tentang Penetapan Lokasi Pengadaan Tanah untuk Pembangunan Kilang Minyak di Kecamatan Jenu Kabupaten Tuban Provinsi Jawa Timur dengan nilai investasi Rp199,3 Trilliun. 

"Adapun rencana konstruksi tahun 2020 dan mulai produksi tahun 2024. Total Lahan yang dibutuhkan ± 841 Ha dengan luas tanah KLHK ± 348 Ha, luas tanah masyarakat dan desa seluas ± 348Ha dan luas tanah perhutani ± 109 Ha," ujar perwakilan PT Surveyor Indonesia, Triyono kepada blokTuban.com, Sabtu (15/6/2019).

Lebih dari itu, gugatan atas Surat Keputusan Gubernur Jawa Timur tanggal 10 Januari 2019 Nomor 188/23/KPTS/013/2019 tentang Penetapan Lokasi Pengadaan Tanah untuk Pembangunan Kilang Minyak di Kecamatan Jenu Kabupaten Tuban Provinsi Jawa Timur, Pemerintah Provinsi Jawa Timur sebagai salah satu tergugat. 

Dalam putusan PTUN tanggal 15 April 2019 dengan perkara Nomor: 29/G/PU/2019/PTUN.SBY, Majelis Hakim memutuskan untuk mengabulkan gugatan penggugat dan Gubernur untuk menyatakan batal Keputusan Gubernur dimaksud.

Kepala Biro Administrasi Pemerintahan dan Otda berkoordinasi ke lokasi pembangunan kilang minyak Tuban bersama Halilur selaku Koordinator keamanan GRR Tuban, PT. Surveyor Indonesia dan GRR Tuban. 

Progresnya pada saat ini masyarakat di Kecamatan Jenu Desa Sumurgeneng, Wadung, dan Kaliuntu telah banyak yang setuju dan bersedia menerima pembangunan kilang minyak di Kabupaten Tuban.

Pembangunan proyek kilang minyak tersebut merupakan salah satu proyek pembangunan strategis dari Presiden RI sebagai salah satu Proyek Strategis Nasional.

Di Pulau Jawa hanya Provinsi Jawa Timur yang belum mempunyai Kilang Minyak sebagai Refinery atas hasil eksploitasi minyak bumi di Indonesia. Padahal di Pulau Jawa, Provinsi Jatim merupakan penghasil minyak bumi terbesar

"Mengingat kondisi masyarakat Kecamatan Jenu sudah kondusif untuk menerima pembangunan kilang minyak di Kabupaten Tuban,"ujarnya. 

Jumlah warga yang sudah menyatakan setuju untuk diukur dan memasang tanda batas pada bidangnya seluas 550 bidang dari 1.135 bidang atau 431 pemilik dari 826 pemilik. Dilihat dari sisi luas 191,83 Ha dari 363 Ha

Adapun rinciannya untuk Desa Kaliuntu 7 bidang semua sudah diberi patok. Desa Wadung 341 bidang sudah diberi tanda batas atau patok dari 566 bidang. 

Sebanyak 38 bidang menyetujui secara verbal, 4 bidang setuju secara tertulis dan 74 bidang masih ragu-ragu. Desa Sumurgeneng dari 562 bidang, 100 bidang sudah memasang tanda batas atau patok dengan rincian 5 setuju tertulis, 55 setuju secara verbal dan 170 masih ragu-ragu.

Bagi yang belum dilakukan pematokan atau tanda batas adalah tanah pekarangan dengan unit rumah di atasnya, meskipun belum dipatok siap untuk menunggu Kantor Pertanahan Tuban untuk melakukan pengukuran.

"Pada intinya masyarakat yang ragu-ragu hanya menunggu kepatian harga yang memang saat ini belum bisa ditentukan karena memang belum waktunya dilakukan appraisal sebagaimana ketentuan yang berlaku," pungkasnya. [ali/col ]

 

Tag : kilang, tuban

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Monday, 15 July 2019 16:00

    blokTuban.com Resmi Terverifikasi Dewan Pers

    blokTuban.com Resmi Terverifikasi Dewan Pers Media blokTuban.com mulai Senin (15/7/2019) resmi terverifikasi administrasi di Dewan Pers. Hal ini membuktikan bahwa portal media online ini, produk beritanya terpercaya dan mencerdaskan publik....

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 09 February 2019 13:00

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp Sehubungan dengan maraknya kembali modus penipuan rekrutmen Holcim yang beredar lewat akun media sosial WhatsApp, masyarakat di Kabupaten Tuban, Jawa Timur dan sekitarnya diminta waspada. Semua pihak harus lebih hati-hati,...

    read more