13:00 . Tuban Butuh Data Terpadu Kemiskinan, Petugas Survei Harus Jujur   |   12:00 . Besok, Listrik Sekitar RSUD Tuban Padam 4 Jam   |   11:00 . Air Mineral Kemasan Mini Jadi Tren Suguhan Masyrakat   |   10:00 . Dirjen Pemasyarakatan Kemenkum HAM RI, Kunjungi WAE Lapas Tuban   |   09:00 . Sampah di Desa Ini Dipakai Bayar Asuransi   |   07:00 . Manfaat Menatap Mata Bayi   |   16:00 . Nelayan Tuban Ikuti Seminar Kebersihan Laut dan UKM   |   15:00 . Tudingan Penggelembungan Suara Pilpres, Ini Tanggapan KPU   |   14:00 . Struktural BPD Pongpongan Terbentuk, Ini Komitmennya   |   11:00 . TNI Polri dan Masyarakat Tuban Deklarasi Tolak Kerusuhan   |   10:00 . Sejumlah Progres Kilang Tuban Setelah Kunjungan Pemprov Jatim   |   09:00 . Diskoperindag Canagkan Program Berantas Rentenir   |   08:00 . Ini Komentar Warga Soal Jembatan Tuban-Bojonegoro   |   07:00 . 3 Rumus Jalani Lebaran Sehat   |   19:00 . Meski Kalah, Strategi akan Diterapkan di Liga 2   |  
Mon, 17 June 2019
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Sunday, 09 June 2019 12:00

Layanan Online Adminduk Rambah 100 Desa

Layanan Online Adminduk Rambah 100 Desa

Reporter: Ali Imron

blokTuban.com - Meski Disdukcapil telah meningkatkan mutu pelayanannya, tapi Fraksi Golkar dan Keadilan Sejahtera DPRD yang diwakili Arina Jumiawati tak pernah lelah mengingatkan peningkatan layanan intansi tersebut ke masyarakat. Lamanya pelayanan dan tempat yang kurang memadai masih menjadi akar keluhan publik.

Wakil Bupati Tuban, Noor Nahar Hussein langsung merespon bahwa ada 3 inovasi yang telah dilakukan oleh Disdukcapil yang berkantor di Jalan Teuku Umar. Diantara peninkatan mutu pelayanan yaitu, pelayanan one day service atau satu hari jadi bagi penduduk yang datang sendiri mengurus dokumen kependudukannya.

"Sepanjang persyaratannya lengkap, betul, dan data singkron sesuai peraturan yang berlaku serta jaringan tidak ada gangguan," ucap Wabup Noor Nahar kepada blokTuban.com.

Inovasi lain yaitu jemput bola. Disdukcapil turun ke bawah/tempat pelayanan baik di kecamatan maupun desa. Meliputi pelayanan rutin di 40 desa yang tersebar du 20 kecamatan. Sekaligus pelayanan massal mandiri yang dapat dilaksanakan pada hari libur.

Terakhir pelayanan adminduk berbasis teknologi informasi/online. Pada saat ini dikembangkan pelayanan adminduk melalui online desa atau lebih dikenal dengan istilah 'JADEK' atau jauh menjadi dekat.

Pada Jadek masyarakat tidak perlu datang ke Disdukcapil, tapi cukup di desa selanjutnya desa akan mengirimkan berkas persyaratan secara online ke intansi Dukcapil.

"Saat ini sudah ada 100 desa yang melaksanakan Jadek. Secara bertahap juga akan ditingkatkan peningkatan Sarpras," terangnya.

Noor Nahar mengklaim selama ini Disdukcapik telah melakukan sosialisasi persyaratan Adminduk. Melalui kegiatan tatap muka di 20 kecamatan bersama instansi terkait, perangkat desa, dan tomas, toga, kartar, pkk serta pengurus RT RW.

Pemkab juga telah membuat Baliho tentang persyaratan pengurusan Adminduk di seluruh wilayah Bumi Wali. Sosialisasi di media cetak dan elektronik juga gencar dilakukan. Terakhir membuat brosur dan pamflet bekerjasama dengan Diskominfo untuk memasukkan persyaratan pengurusan Adminduk di website. [ali/rom]

Tag : ADMINDUK, DUKCAPIL, layanan

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Sunday, 21 April 2019 08:00

    Warisan Sejarah di Bumi Wali

    Warisan Sejarah di Bumi Wali Di Tuban banyak sekali wahana wisata yang memang sudah menjadi tujuan para wisatwan domestik maupun non domestik. Namun, sebenarnya bagaimana sih sejarah wisata yang ada di ujung barat Provinsi Jawa...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 09 February 2019 13:00

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp Sehubungan dengan maraknya kembali modus penipuan rekrutmen Holcim yang beredar lewat akun media sosial WhatsApp, masyarakat di Kabupaten Tuban, Jawa Timur dan sekitarnya diminta waspada. Semua pihak harus lebih hati-hati,...

    read more