13:00 . Tuban Butuh Data Terpadu Kemiskinan, Petugas Survei Harus Jujur   |   12:00 . Besok, Listrik Sekitar RSUD Tuban Padam 4 Jam   |   11:00 . Air Mineral Kemasan Mini Jadi Tren Suguhan Masyrakat   |   10:00 . Dirjen Pemasyarakatan Kemenkum HAM RI, Kunjungi WAE Lapas Tuban   |   09:00 . Sampah di Desa Ini Dipakai Bayar Asuransi   |   07:00 . Manfaat Menatap Mata Bayi   |   16:00 . Nelayan Tuban Ikuti Seminar Kebersihan Laut dan UKM   |   15:00 . Tudingan Penggelembungan Suara Pilpres, Ini Tanggapan KPU   |   14:00 . Struktural BPD Pongpongan Terbentuk, Ini Komitmennya   |   11:00 . TNI Polri dan Masyarakat Tuban Deklarasi Tolak Kerusuhan   |   10:00 . Sejumlah Progres Kilang Tuban Setelah Kunjungan Pemprov Jatim   |   09:00 . Diskoperindag Canagkan Program Berantas Rentenir   |   08:00 . Ini Komentar Warga Soal Jembatan Tuban-Bojonegoro   |   07:00 . 3 Rumus Jalani Lebaran Sehat   |   19:00 . Meski Kalah, Strategi akan Diterapkan di Liga 2   |  
Mon, 17 June 2019
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Saturday, 01 June 2019 11:00

Pantau Lingkungan Setahun Telan Rp192 Juta

Pantau Lingkungan Setahun Telan Rp192 Juta

Reporter: Ali Imron

blokTuban.com - Setiap tahun Pemkab Tuban melalui Dinas Lingkungan Hidup rutin melaksanakan pemantauan lingkungan. Dari anggaran yang disiapkan Rp236 Juta di tahun 2018, hanya terealisasi sebesar Rp192 juta.

Wabup Tuban Noor Nahar Hussein menjelaskan, pemantauan lingkungan dilakukan untuk mengetahui secara detail kondisi di Bumi Wali. Diawali pengambilan sampel dan pengujian untuk kualitas air, meliputi mata air, sungai, telaga/waduk, DAS Solo, sumur pantau intrusi, dan air laut.

"Total ada 85 titik di 20 kecamatan," kata Wabup Noor Nahar, Sabtu (1/6/2019).

Selain air, tim juga mengambil sampel dan pengujian untuk kualitas udara meliputi pengukuran udara ambient di 20 kecamatan. Ditambah pengadaan tiang passive sampler sebanyak 20 BH untuk masing-masing kecamatan.

Pengadaan suku cadang peralatan laboratorium untuk K3 dan sampling (safety shoes, masker, air plug, sarung tangan tahan panas, helmet, botol winkler, trafic cone. Untuk pengadaan peralatan laboratorium untuk parameter lapangan mencakup PH Meter, conductimeter, anemometer, klorinmeter, thermometer dan GPS.

"Pengujian udara ambient memakai metode passive sampler untuk 8 titik (8 kecamatan," bebernya.

Lebih dari itu, pemkab juga melakukan edukasi ke masyarakat di bidang lingkungan hidup. Yang terlibat masyarakat, komunitas bank sampah, dan kader lingkungan.

Kegiatan sebanyak lima kali tersebut, terpusat di Kelurahan Karangsari, Kingking, Ronggomulyo, Sidorejo, dan Desa Prunggahan Kulon. Kegiatan yang menelan anggaran Rp169 juta memiliki tolak ukur meningkatkan wawasan, pengetahuan, perilaku, kepedulian dan berbudaya lingkungan. [ali/rom]

Tag : pemkab tuban, wabup

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Sunday, 21 April 2019 08:00

    Warisan Sejarah di Bumi Wali

    Warisan Sejarah di Bumi Wali Di Tuban banyak sekali wahana wisata yang memang sudah menjadi tujuan para wisatwan domestik maupun non domestik. Namun, sebenarnya bagaimana sih sejarah wisata yang ada di ujung barat Provinsi Jawa...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 09 February 2019 13:00

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp Sehubungan dengan maraknya kembali modus penipuan rekrutmen Holcim yang beredar lewat akun media sosial WhatsApp, masyarakat di Kabupaten Tuban, Jawa Timur dan sekitarnya diminta waspada. Semua pihak harus lebih hati-hati,...

    read more