12:00 . Dihadiri Gubernur Jatim, Wabup Minta Paralayang Tuban Bersolek Batik Gedog   |   09:00 . Polisi Tangkap Satu Pelaku Pengroyokan di Konser Adella   |   08:00 . Digrebek, Orang Ini Ternak Lele Sambil Bikin Miras   |   07:00 . 8 Cara Ciptakan Suasana Makan yang Menyenangkan untuk Anak   |   23:00 . Intip Personil blokMedia Group   |   18:00 . Malam Ini Puncak Maha Karya Cinta 8 Tahun blokBojonegoro   |   17:00 . Diketahui, Ini Identitas Korban Kecelakaan di Parengan   |   15:00 . 133 Anak Ikuti Khitanan Massal Haul Syech Maulana Ibrahim   |   14:00 . BPBD Tuban Kroscek Lokasi Retakan Sekitar PHE   |   11:00 . Hendak Sebrang Jalan, Mr X Tewas Dihantam Inova   |   10:00 . Klasemen Sementara, Persatu Peringkat 10   |   09:00 . 19 Kilometer Jalan Lingkar Tuban Digarap 3 Kontraktor   |   08:00 . Muncul Retakan di Jegulo, Warga Pindah Sementara   |   07:00 . Lebih Baik Mana, Membiarkan Anak Main di Dalam atau Luar Rumah?   |   19:00 . Live Streaming Haul Syeh Maulana Ibrohim Asmoro Qondhi   |  
Tue, 25 June 2019
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Wednesday, 22 May 2019 06:00

Ramadan, Pedagang Baju Koko Dadakan Raup Ratusan Ribu Per Hari.

Ramadan, Pedagang Baju Koko Dadakan Raup Ratusan Ribu Per Hari.

Reporter: Nidya Marfis H. 

blokTuban.com- Fenomena unik lainnya yang ada di bulan Ramadan yaitu munculnya penjual peci dan baju koko di pinggir jalan terurama lokasinya dekat dengan Masjid atau Musala, Selasa (21/5/2019).

Di Bulan Ramadhan ini,  banyak masyarakat memanfaatkan peluang usaha dengan hasil yang menjanjikan. Seperti pedagang baju koko dan perlengkapan salat yang berlokasi di Jalan Pemuda, tepatnya sebelah Masjid Nursalim. 

Salah satu pedagang, Masrukhah (39) mengatakan, sudah sekitar 7 tahun setiap Bulan Ramadan dia berjualan baju koko dan peci. 

"Kalau Bulan Ramadan gini kan ramai masjidnya," ungkap Masrukhah.

Lebih lanjut, ia membadrol harga pecinya antara Rp15.000 - Rp30.000, sedangkan untuk baju koko dibandrol Rp55.000-Rp60.000.  Untuk peci, menurutnya, tahun ini jenia makom yang sedang naik daun, peci ini memiliki dengan pilihan warna yaitu hitam dan putih yang terdapat bordiran di kedua sisinya.

"Peci makom yang bentuknya seperti pecinya orang turki, yang laris," ungkapnya. 

Ia menambahkan, dalam sehari ia mampu meraih omzet Rp500 ribu - Rp700 ribu dan mendekati hari Lebaran ia mampu meperoleh Rp1-1,5 juta. 

"Tahun lalu malam takbiran bisa dapat Rp5 juta," ungkapnya. 

Hal senada, juga diungkapkan pedagang lainnya yang berjualan di Jalan Basuki Rahmad, tepatnya di depan Masjid Darussalam. Deni (34) warga Desa Sidomulyo, mengatakan sudah 7 tahun selalu berjualan di depan masjid setiap Bulan Ramadan, ia membuka lapaknya mulai pukul 12.00 WIB hingga usai tarawih.

Ia menuturkan, peci yang terbuat dari bahan rajut dan dapat dilipat yang masih menjadi primadona dan peci model terbaru yaitu, peci banglades atau peci turki yang bentuknya seperti pecinya orang Timur Tengah. 

"Peci yang bisa dilipat, masih banyak dicari mungkin karena simpel bisa dibawa kemana-mana," ungkap Deni. 

Dalam sehari, ia mampu meperoleh omzet Rp300 sampai Rp400 ribu. Apabila mendekati Lebaran, tepatnya 1 minggu sebelumnya ia mampu meperoleh Rp1 juta sampai Rp1,5 juta.

"Alhamdulillah, keuntungan bisa buat Lebaran," ungkapnya. [nid/lis] 

 

Tag : omzet, peci, koko

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Sunday, 21 April 2019 08:00

    Warisan Sejarah di Bumi Wali

    Warisan Sejarah di Bumi Wali Di Tuban banyak sekali wahana wisata yang memang sudah menjadi tujuan para wisatwan domestik maupun non domestik. Namun, sebenarnya bagaimana sih sejarah wisata yang ada di ujung barat Provinsi Jawa...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 09 February 2019 13:00

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp Sehubungan dengan maraknya kembali modus penipuan rekrutmen Holcim yang beredar lewat akun media sosial WhatsApp, masyarakat di Kabupaten Tuban, Jawa Timur dan sekitarnya diminta waspada. Semua pihak harus lebih hati-hati,...

    read more