15:00 . Musim Kemarau, 25 Desa Kesulitan Air Bersih   |   14:00 . Kondisi Tuban Terkini Pasca Gempa   |   13:00 . BMKG Ungkap Penyebab Gempa Bumi   |   12:00 . Ikan Naik ke Darat Pasca Gempa? Cek Faktanya   |   11:00 . Begini Cara Nelayan Tuban Tangkal Berita Hoaks   |   10:00 . Gempa 6.0 SR Guncang Tuban Bumi Wali   |   09:00 . Siswa Kelas 2 SD Daftar Umroh   |   08:00 . SI Sabet Tiga Penghargaan dari Alpha Southeast Asia   |   07:00 . Gizi Baik Anak: Faktor, Kriteria, dan Solusinya   |   06:00 . Diduga Korsleting Listrik, Satu Rumah di Kedungsoko Terbakar   |   22:00 . Kemenag Tuban Teken MoU dengan Pemdes Banyuurip   |   21:00 . Gempa Bumi Terasa di Stasiun BMKG Tuban, Pegawai Sempat Keluar Ruangan   |   20:00 . Diskoperindag Bersama PTB Mengadakan Festival Kopi   |   19:00 . Gempa di Perairan Tuban Dirasakan Hingga Luar Pulau Jawa, Begini Penjelasan BMKG   |   18:00 . Indonesia Dilanda Karhutla, 120 Pelajar Tuban Sholat Minta Hujan   |  
Fri, 20 September 2019
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Wednesday, 22 May 2019 06:00

Ramadan, Pedagang Baju Koko Dadakan Raup Ratusan Ribu Per Hari.

Ramadan, Pedagang Baju Koko Dadakan Raup Ratusan Ribu Per Hari.

Reporter: Nidya Marfis H. 

blokTuban.com- Fenomena unik lainnya yang ada di bulan Ramadan yaitu munculnya penjual peci dan baju koko di pinggir jalan terurama lokasinya dekat dengan Masjid atau Musala, Selasa (21/5/2019).

Di Bulan Ramadhan ini,  banyak masyarakat memanfaatkan peluang usaha dengan hasil yang menjanjikan. Seperti pedagang baju koko dan perlengkapan salat yang berlokasi di Jalan Pemuda, tepatnya sebelah Masjid Nursalim. 

Salah satu pedagang, Masrukhah (39) mengatakan, sudah sekitar 7 tahun setiap Bulan Ramadan dia berjualan baju koko dan peci. 

"Kalau Bulan Ramadan gini kan ramai masjidnya," ungkap Masrukhah.

Lebih lanjut, ia membadrol harga pecinya antara Rp15.000 - Rp30.000, sedangkan untuk baju koko dibandrol Rp55.000-Rp60.000.  Untuk peci, menurutnya, tahun ini jenia makom yang sedang naik daun, peci ini memiliki dengan pilihan warna yaitu hitam dan putih yang terdapat bordiran di kedua sisinya.

"Peci makom yang bentuknya seperti pecinya orang turki, yang laris," ungkapnya. 

Ia menambahkan, dalam sehari ia mampu meraih omzet Rp500 ribu - Rp700 ribu dan mendekati hari Lebaran ia mampu meperoleh Rp1-1,5 juta. 

"Tahun lalu malam takbiran bisa dapat Rp5 juta," ungkapnya. 

Hal senada, juga diungkapkan pedagang lainnya yang berjualan di Jalan Basuki Rahmad, tepatnya di depan Masjid Darussalam. Deni (34) warga Desa Sidomulyo, mengatakan sudah 7 tahun selalu berjualan di depan masjid setiap Bulan Ramadan, ia membuka lapaknya mulai pukul 12.00 WIB hingga usai tarawih.

Ia menuturkan, peci yang terbuat dari bahan rajut dan dapat dilipat yang masih menjadi primadona dan peci model terbaru yaitu, peci banglades atau peci turki yang bentuknya seperti pecinya orang Timur Tengah. 

"Peci yang bisa dilipat, masih banyak dicari mungkin karena simpel bisa dibawa kemana-mana," ungkap Deni. 

Dalam sehari, ia mampu meperoleh omzet Rp300 sampai Rp400 ribu. Apabila mendekati Lebaran, tepatnya 1 minggu sebelumnya ia mampu meperoleh Rp1 juta sampai Rp1,5 juta.

"Alhamdulillah, keuntungan bisa buat Lebaran," ungkapnya. [nid/lis] 

 

Tag : omzet, peci, koko

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Monday, 15 July 2019 16:00

    blokTuban.com Resmi Terverifikasi Dewan Pers

    blokTuban.com Resmi Terverifikasi Dewan Pers Media blokTuban.com mulai Senin (15/7/2019) resmi terverifikasi administrasi di Dewan Pers. Hal ini membuktikan bahwa portal media online ini, produk beritanya terpercaya dan mencerdaskan publik....

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 09 February 2019 13:00

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp Sehubungan dengan maraknya kembali modus penipuan rekrutmen Holcim yang beredar lewat akun media sosial WhatsApp, masyarakat di Kabupaten Tuban, Jawa Timur dan sekitarnya diminta waspada. Semua pihak harus lebih hati-hati,...

    read more