08:00 . Ditinggal Hajatan, Dua Rumah di Sukorejo Ludes Terbakar   |   07:00 . Berbagai Penyebab dan Faktor Risiko Terbentuknya Batu Empedu   |   16:00 . Hilang Pantau, Sudarji Belum Terdeteksi   |   15:00 . Pertamina Tanam 10.000 Pohon dan Serahkan CSR Rp1,2 Miliar di Tuban   |   14:00 . Napi Sumringah Dapat Remisi, Ada yang Langsung Bebas   |   13:00 . 214 Warga Binaan Dapat Remisi, 4 Orang Bebas   |   12:00 . Pertama Kali Tuban Gelar Kirab Bendera Detik-Detik Proklamasi   |   11:00 . EMCL dan SKK Migas Upacara Hari Kemerdekaan RI di Lapangan Banyu Urip   |   10:00 . Kepanasan, Puluhan Siswa Pingsan saat Upacara Kemerdekaan di Kecamatan Rengel   |   07:00 . Tips Pilih Lomba 17 Agustus yang Aman untuk Anak   |   15:00 . Semarakkan HUT Ke-74, Polres Adakan Lomba Hias Gapura 20 Polsek   |   14:00 . Sispala Tuban Bakal Gelar Upacara di Tebing Dempel   |   13:00 . Sistem Perizinan di Tuban, DPRD: Ada Kendala Teknis   |   12:00 . DPRD: Seluruh Masyarakat Tuban Harus Rasakan Pembangunan   |   11:00 . Pesan Bupati Tuban Setelah Kukuhkan 74 Paskibraka   |  
Sun, 18 August 2019
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Wednesday, 15 May 2019 17:30

Nenek di Singgahan Tewas Diduga Dirampok

Nenek di Singgahan Tewas Diduga Dirampok

Reporter: Khoirul Huda

blokTuban.com - Seorang nenek bernama Bonirah (80), ditemukan meninggal dunia di dalam rumah di Dusun Brabo, Desa Tunggulrejo, Kecamatan Singgahan, Kabupaten Tuban.

Nenek tersebut tewas diduga karena dianiaya perampok. Sebab, kondisi rumah korban berantakan, dan barang-barang berharga milik korban hilang.

“Telah terjadi pencurian dengan kekerasan yang mengakibatkan korban meninggal dunia,” kata Kasat Reskrim Polres Tuban, AKP Mustijat Priyambodo, Rabu malam, (15/5/2019).

Diterangkanya, kejadian itu bermula saat Sulasih yang tidak lain adalah keponakan korban merasa curiga. Sebab, korban yang tinggal sendirian di rumah tidak kunjung keluar dari rumah, hingga sekitar pukul 13.00 WIB.

Sulasih kemudian mencoba masuk rumah melalui pintu belakang. Setelah itu, dia terkejut melihat korban dalam kondisi sudah tak bernyawa dengan luka di bagian kepala diduga karena terkena benda tumpul.

“Korban ditemukan meninggal di dalam kamar rumah dengan kondisi luka di bagian kepala,” jelas Kasat Reskrim.

Setelah dicek, rumah korban terlihat berantakan dan barang berharga seperti emas raib digondol pencuri. "Perhiasan korban hilang, dan kondisi rumah berantakan, untuk  jumlah pelaku belum diketahui karena masih lidik,” ungkap mantan Kasat Reskrim Polres Tulungagung.

Lebih lanjut, kasat menyampaikan, belum diketahui berapa jumlah pelaku, karena masih dalam proses penyelidikan. Kendati begitu, pihak kepolisian masih terus melakukan pendalaman dan telah dilakukan olah TKP. 

Sedangkan, saat ini jasad korban telah dibawa ke rumah sakit umum daerah (RSUD) dr. Koesma Tuban guna otopsi. “Kita masih mendalami kasus ini, sambil menunggu hasil otopsi dari tim medis,” pungkasnya.[hud/col]

Tag : meninggal, nenek, perampokan

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Monday, 15 July 2019 16:00

    blokTuban.com Resmi Terverifikasi Dewan Pers

    blokTuban.com Resmi Terverifikasi Dewan Pers Media blokTuban.com mulai Senin (15/7/2019) resmi terverifikasi administrasi di Dewan Pers. Hal ini membuktikan bahwa portal media online ini, produk beritanya terpercaya dan mencerdaskan publik....

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 09 February 2019 13:00

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp Sehubungan dengan maraknya kembali modus penipuan rekrutmen Holcim yang beredar lewat akun media sosial WhatsApp, masyarakat di Kabupaten Tuban, Jawa Timur dan sekitarnya diminta waspada. Semua pihak harus lebih hati-hati,...

    read more