15:00 . Patroli Gabungan Pasca Pemilu, Petugas Sisir Jalan Nasional   |   09:00 . Lebaran Kurang 10 Hari, Harga Sapi di Pasar Hewan Tuban Anjlok   |   07:00 . Teh Manis Buat Buka Puasa, Sehat Nggak Sih?   |   20:00 . Jelang Hari Raya Komisi VI DPR RI Sidak Pasar Baru Tuban   |   19:00 . Relawan Cinta NKRl Kutuk Petualang Politik Rongrong Wibawa Pemerintah   |   18:00 . PSHT Rayon Jetak Bagi Takjil dan Santuni Anak Yatim   |   17:00 . Macam Macam Sedekah   |   14:00 . Siang Ini WhatsApp, IG, dan FB Kembali Normal   |   13:00 . Dinkes Siapkan 4 Posko Kesehatan di Jalur Pantura   |   12:00 . Jelang Mudik Lebaran, Ratusan Pengemudi Angkutan Umum Dites Urine   |   10:00 . Mengintip Besar Kecilnya THR PNS Tuban   |   09:00 . 4 Fakta Menarik Seputar Musim Kemarau di Tuban   |   08:00 . Disparbudpora Mulai Merehab Tempat Wisata   |   07:00 . Bicara dengan Diri Sendiri Ternyata Bermanfaat, Percaya?   |   21:00 . Kemenag Tuban Peringati Nuzulul Quran   |  
Sun, 26 May 2019
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Thursday, 25 April 2019 08:00

Dispendik Prihatin Siswa Konvoi dan Corat-Coret

Dispendik Prihatin Siswa Konvoi dan Corat-Coret

Reporter: Nidya Marfis H

blokTuban.com - Menanggapi perihal pelajar yang melakukan konvoi menggunkan sepedah montor tidak berstandart dan corat-coret seragam, meski belum ada pengumuman kelulusan. Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Tuban merasa prihatin dan menyerahkan sepenuhnya kepada pihak sekolah.

Kasi SMA/Pendidikan Khusus dan Pendidik Layak Khusus (PK-PLK), Sugeng Suryadi merasa prihatin sebelum ada pengumuman para siswa sudah melakukan hal tersebut. Meski nanti sudah ada pengumuman pun ia juga tidak mensetujui adanya konvoi dan corat-coret seragam dengan dalih merayakan kelulusan.

Ia menjelaskan kelulusan merupakan awal perkembangan ke jejang berikutnya, seperti ada yang melanjutkan ke jejang perguruan tinggi atau langsung bekerja.

"Kegitan-kegiatan semacam konvai dan corat-coret seragam sudah tidak budaya lagi," ungkap Sugeng.



Ia menambahkan, menyerahkan sepenuhnya kepada pihak sekolah yang bersakutan. Pihaknya tidak ingin terlalu ikut campur, karena di dalam sekolah ada kepala dan juga dewan guru yang lebih berhak juga lebih mengerti karakter siswanya.

"Kami serahkan sepenuhnya kepada pihak sekolah," ungkapnya.    

Ia berharap kepada siswa-siswi untuk merayakan kelulusan dengan melakukan hal yang positif seperti meberikan terimakasih kepada seluruh warga sekolah, membagi-bagikan bukunya kepada adik tingkatnya, dan juga memberikan seragam yang masih layak pakai kepada orang yang mebutuhkan.

"Mari kita rayakan kelulusan dengan kegitan yang positif," kata Sugeng Suryadi. [nid/rom]

Tag : lulus, kelulusan, sma, konvoi, corat-coret baju

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Sunday, 21 April 2019 08:00

    Warisan Sejarah di Bumi Wali

    Warisan Sejarah di Bumi Wali Di Tuban banyak sekali wahana wisata yang memang sudah menjadi tujuan para wisatwan domestik maupun non domestik. Namun, sebenarnya bagaimana sih sejarah wisata yang ada di ujung barat Provinsi Jawa...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 09 February 2019 13:00

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp Sehubungan dengan maraknya kembali modus penipuan rekrutmen Holcim yang beredar lewat akun media sosial WhatsApp, masyarakat di Kabupaten Tuban, Jawa Timur dan sekitarnya diminta waspada. Semua pihak harus lebih hati-hati,...

    read more