08:00 . Ditinggal Hajatan, Dua Rumah di Sukorejo Ludes Terbakar   |   07:00 . Berbagai Penyebab dan Faktor Risiko Terbentuknya Batu Empedu   |   16:00 . Hilang Pantau, Sudarji Belum Terdeteksi   |   15:00 . Pertamina Tanam 10.000 Pohon dan Serahkan CSR Rp1,2 Miliar di Tuban   |   14:00 . Napi Sumringah Dapat Remisi, Ada yang Langsung Bebas   |   13:00 . 214 Warga Binaan Dapat Remisi, 4 Orang Bebas   |   12:00 . Pertama Kali Tuban Gelar Kirab Bendera Detik-Detik Proklamasi   |   11:00 . EMCL dan SKK Migas Upacara Hari Kemerdekaan RI di Lapangan Banyu Urip   |   10:00 . Kepanasan, Puluhan Siswa Pingsan saat Upacara Kemerdekaan di Kecamatan Rengel   |   07:00 . Tips Pilih Lomba 17 Agustus yang Aman untuk Anak   |   15:00 . Semarakkan HUT Ke-74, Polres Adakan Lomba Hias Gapura 20 Polsek   |   14:00 . Sispala Tuban Bakal Gelar Upacara di Tebing Dempel   |   13:00 . Sistem Perizinan di Tuban, DPRD: Ada Kendala Teknis   |   12:00 . DPRD: Seluruh Masyarakat Tuban Harus Rasakan Pembangunan   |   11:00 . Pesan Bupati Tuban Setelah Kukuhkan 74 Paskibraka   |  
Sun, 18 August 2019
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Wednesday, 24 April 2019 13:00

Warga Leran Wetan Tenggelam di Bekas Galian Batu Kumbung

Warga Leran Wetan Tenggelam di Bekas Galian Batu Kumbung foto: ilustrasi

Reporter: Khoirul Huda

blokTuban.com - Umratdi (62) warga Dusun Leran Wetan, Desa Leran Wetan ditemukan meninggal dunia setelah sekitar satu jam tenggelam di sebuah kubangan bekas tambang batu kumbung di desa setempat, Rabu (24/4/2019).

Menurut keterangan Kepala Desa Leran Wetan, Budi Utomo, kejadian tenggelamnya korban tersebut berawal saat korban dan istri bernama Sundari (58) sedang menjenguk tanaman di sawah.

Ketika sudah sampai di pematang sawah, korban melihat banyak ranting pohon jati miliknya yang menutupi tanaman di sawah. Sehingga korban berniat untuk memangkas ranting-ranting tersebut dengan menggunakan gergaji.

Namun, saat memanjat pohon jati tersebut gergaji korban jatuh di kubangan bekas tambang, sehingga korban kembali turun untuk mengambil gergaji itu.

"Ketika memangkas ranting pohon, gergaji korban jatuh ke kubangan bekas tambang. Lalu korban mencoba mengambilnya dengan menyelam," terang Kades Leran Wetan saat di rumah duka.

Namun, istri korban yang sempat melarang korban untuk menyelam itu melihat korban tidak ada muncul sampai ke permukaan. Sehingga istri korban meminta tolong kepada warga sekitar.

"Korban sempat dilarang istri untuk menyelam, tapi tidak dihiraukan," tandasnya.

Setelah, warga berdatangan dan sekitar 15 menit dilakukan pencarian korban oleh warga. Korban ditemukan sudah dalam keadaan tidak bernyawa. "Korban ditemukan keponakanya didalam kubangan sudah meninggal dunia," pungkas Kades.

Setelah berhasil ditemukan dalam keadaan meninggal dunia kemudian jenazah korban langsung dibawa ke rumah duka. Dan setelah dilakukan pemeriksaan tim medis, di tubuh korban tidak ditemukan adanya tanda-tangan penganiayaan.[hud/ito]

Tag : meninggal, tenggelam, galian

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Monday, 15 July 2019 16:00

    blokTuban.com Resmi Terverifikasi Dewan Pers

    blokTuban.com Resmi Terverifikasi Dewan Pers Media blokTuban.com mulai Senin (15/7/2019) resmi terverifikasi administrasi di Dewan Pers. Hal ini membuktikan bahwa portal media online ini, produk beritanya terpercaya dan mencerdaskan publik....

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 09 February 2019 13:00

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp Sehubungan dengan maraknya kembali modus penipuan rekrutmen Holcim yang beredar lewat akun media sosial WhatsApp, masyarakat di Kabupaten Tuban, Jawa Timur dan sekitarnya diminta waspada. Semua pihak harus lebih hati-hati,...

    read more