15:00 . Patroli Gabungan Pasca Pemilu, Petugas Sisir Jalan Nasional   |   09:00 . Lebaran Kurang 10 Hari, Harga Sapi di Pasar Hewan Tuban Anjlok   |   07:00 . Teh Manis Buat Buka Puasa, Sehat Nggak Sih?   |   20:00 . Jelang Hari Raya Komisi VI DPR RI Sidak Pasar Baru Tuban   |   19:00 . Relawan Cinta NKRl Kutuk Petualang Politik Rongrong Wibawa Pemerintah   |   18:00 . PSHT Rayon Jetak Bagi Takjil dan Santuni Anak Yatim   |   17:00 . Macam Macam Sedekah   |   14:00 . Siang Ini WhatsApp, IG, dan FB Kembali Normal   |   13:00 . Dinkes Siapkan 4 Posko Kesehatan di Jalur Pantura   |   12:00 . Jelang Mudik Lebaran, Ratusan Pengemudi Angkutan Umum Dites Urine   |   10:00 . Mengintip Besar Kecilnya THR PNS Tuban   |   09:00 . 4 Fakta Menarik Seputar Musim Kemarau di Tuban   |   08:00 . Disparbudpora Mulai Merehab Tempat Wisata   |   07:00 . Bicara dengan Diri Sendiri Ternyata Bermanfaat, Percaya?   |   21:00 . Kemenag Tuban Peringati Nuzulul Quran   |  
Sun, 26 May 2019
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Wednesday, 24 April 2019 10:00

Tiga Tempat Hiburan Malam Diblokir Warga

Dewan Janji Tengahi Sengketa Lahan Karaoke

Dewan Janji Tengahi Sengketa Lahan Karaoke

Reporter : Ali Imron

blokTuban.com- Wakil Ketua Komisi A DPRD Tuban, Fahmi Fikroni mengaku prihatin mendengar ada kasus sengketa lahan karaoke di Jalan Tuban-Semarang Kilometer 5-6 Desa Sugihwaras, Kecamatan Jenu.

Selaku wakil rakyat, dirinya akan menjembatani menyelesaikan persoalan yang menimpa karaoke penyetor pajak ke kas daerah tersebut. Fahmi Fikroni secepatnya akan memanggil pihak-pihak yang terkait, mulai pemerintah desa, yang mengaku ahli waris, dan pemilik karaoke. Sekaligus warga yang yang sudah menempati tanah, dan sudah dibangun rumah.

“Pemanggilan semua pihak, biar persoalan ini cepat selesai,” ucap Roni kepada blokTuban.com, Rabu (24/4/2019).

Diberitakan sebelumnya, tiga tempat hiburan malam terkenal di Tuban, Happy Karaoke, Dunia Karaoke dan King Karaoke diblokir warga. Pintu masuk tempat karaoke yang berada di Jala Tuban-Semarang kilometer (KM) 5-6 itu diuruk dengan pedel.

Sebanyak 10 dump truk berisi pedel atau bahan urukan didatangkan warga yang mengaku sebagai ahli waris tanah tempat tiga hiburan malam itu berdiri. Dengan diblokirnya pintu masuk tersebut, pengunjung kesulitan masuk.

‘’Kami terpaksa melakukan ini, karena upaya kami untuk baik-baik tidak mendapat tanggapan,’’ tegas Lasmini (52) salah satu warga yang mengaku ahli waris tanah.

Sedangkan pengusaha Dunia Karaoke (DK), Andhi mengatakan waktu lalu ahli waris Lasmini (52) sudah menghadap ke kepala desa setempat. Terus yang bersangkutan mengatasnamakan tanah miliknya. Dari kades sudah dianjurkan, kalau memang merasa memiliki disilahkan mengajukan gugutan atau laporan. “Atau paling tidak mengecek di kantor BPN,” tutup Andhi melalui sambungan telepon. [ali/ito]

Tag : dprd, komisi, sugihwaras

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Sunday, 21 April 2019 08:00

    Warisan Sejarah di Bumi Wali

    Warisan Sejarah di Bumi Wali Di Tuban banyak sekali wahana wisata yang memang sudah menjadi tujuan para wisatwan domestik maupun non domestik. Namun, sebenarnya bagaimana sih sejarah wisata yang ada di ujung barat Provinsi Jawa...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 09 February 2019 13:00

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp Sehubungan dengan maraknya kembali modus penipuan rekrutmen Holcim yang beredar lewat akun media sosial WhatsApp, masyarakat di Kabupaten Tuban, Jawa Timur dan sekitarnya diminta waspada. Semua pihak harus lebih hati-hati,...

    read more