15:00 . Patroli Gabungan Pasca Pemilu, Petugas Sisir Jalan Nasional   |   07:00 . Teh Manis Buat Buka Puasa, Sehat Nggak Sih?   |   20:00 . Jelang Hari Raya Komisi VI DPR RI Sidak Pasar Baru Tuban   |   19:00 . Relawan Cinta NKRl Kutuk Petualang Politik Rongrong Wibawa Pemerintah   |   18:00 . PSHT Rayon Jetak Bagi Takjil dan Santuni Anak Yatim   |   17:00 . Macam Macam Sedekah   |   14:00 . Siang Ini WhatsApp, IG, dan FB Kembali Normal   |   13:00 . Dinkes Siapkan 4 Posko Kesehatan di Jalur Pantura   |   12:00 . Jelang Mudik Lebaran, Ratusan Pengemudi Angkutan Umum Dites Urine   |   10:00 . Mengintip Besar Kecilnya THR PNS Tuban   |   09:00 . 4 Fakta Menarik Seputar Musim Kemarau di Tuban   |   08:00 . Disparbudpora Mulai Merehab Tempat Wisata   |   07:00 . Bicara dengan Diri Sendiri Ternyata Bermanfaat, Percaya?   |   21:00 . Kemenag Tuban Peringati Nuzulul Quran   |   20:00 . Tahun 2020, Jembatan Rengel-Kanor Dibangun   |  
Sun, 26 May 2019
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Saturday, 20 April 2019 10:00

Tubuh Yahya Bengkak, Wajah dan Leher Bekas Terbakar

Tubuh Yahya Bengkak, Wajah dan Leher Bekas Terbakar

Reporter : Ali Imron

blokTuban.com - Ainul Yakin paman korban tragedi perahu terbakar pada Kamis (18/4/2019) menceritakan kondisi Yahya (18) yang ditemukannya di tengah laut. Tubuh keponakannya sudah membengkak karena sudah tiga hari di laut, dan wajah beserta lehernya ada bekas luka bakar.

"Bagian wajah dan leher Yahya terbakar," ucap penemu korban, Yakin kepada blokTuban.com di sekitar rumah duka di Desa Keradenan, Kecamatan Palang, Sabtu (20/4/2019).

Tepat hari ke tiga hilangnya korban, Yakin bersama kawannya Suko melaut seperti biasanya di sekitar lokasi terbakarnya perahu. Sejauh mata memandang, Yakin dan Suko melihat ada empat burung mengitari sesuatu.

Yakin kemudian meminta Suko menyalakan mesin perahu. Semakin didekati nampak seonggok benda, dan sekelilingnya berminyak. Lebih dekat ternyata jasad keponakannya yang dicari tiga hari terakhir ini.

"Korban pakai kaos warna hitam," jelasnya.

Dantim Operasi SAR Palang Basarnas, Satrio Nurridanto menegaskan, korban ditemukan nelayan setempat. Hasil koordinasi dengan Kades Keradenan, korban ditemukan dan tiba di pantai sekitar pukul 08.58 WIB.

"Pencarian hari ketiga ini tim SAR Gabungan menyisir ke Utara sejauh 3 mil dan tugboat 15 mil dari Tanjung Awar-awar," sambungnya.

Tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, BPBD Kabupaten Tuban, Syahbandar Kantor UPP Brondong, relawan sejak hari Kamis (18/4/2019) sampai Jumat (19/42019) menyisir di sekitar TKP.

Hari ketiga tim memotong kompas dari Kecamatan Jenu ke arah Utara. Ada tiga unsur pencari yang digerakkan. Yakni tugboat PT Semen Indonesia (Persero) Tbk, tugboat PLTU Tanjung Awar-awar, dan perahu karet tim SAR gabungan. [ali/ito]

Tag : korban, perahu

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Sunday, 21 April 2019 08:00

    Warisan Sejarah di Bumi Wali

    Warisan Sejarah di Bumi Wali Di Tuban banyak sekali wahana wisata yang memang sudah menjadi tujuan para wisatwan domestik maupun non domestik. Namun, sebenarnya bagaimana sih sejarah wisata yang ada di ujung barat Provinsi Jawa...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 09 February 2019 13:00

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp Sehubungan dengan maraknya kembali modus penipuan rekrutmen Holcim yang beredar lewat akun media sosial WhatsApp, masyarakat di Kabupaten Tuban, Jawa Timur dan sekitarnya diminta waspada. Semua pihak harus lebih hati-hati,...

    read more