15:00 . Musim Kemarau, 25 Desa Kesulitan Air Bersih   |   14:00 . Kondisi Tuban Terkini Pasca Gempa   |   13:00 . BMKG Ungkap Penyebab Gempa Bumi   |   12:00 . Ikan Naik ke Darat Pasca Gempa? Cek Faktanya   |   11:00 . Begini Cara Nelayan Tuban Tangkal Berita Hoaks   |   10:00 . Gempa 6.0 SR Guncang Tuban Bumi Wali   |   09:00 . Siswa Kelas 2 SD Daftar Umroh   |   08:00 . SI Sabet Tiga Penghargaan dari Alpha Southeast Asia   |   07:00 . Gizi Baik Anak: Faktor, Kriteria, dan Solusinya   |   06:00 . Diduga Korsleting Listrik, Satu Rumah di Kedungsoko Terbakar   |   22:00 . Kemenag Tuban Teken MoU dengan Pemdes Banyuurip   |   21:00 . Gempa Bumi Terasa di Stasiun BMKG Tuban, Pegawai Sempat Keluar Ruangan   |   20:00 . Diskoperindag Bersama PTB Mengadakan Festival Kopi   |   19:00 . Gempa di Perairan Tuban Dirasakan Hingga Luar Pulau Jawa, Begini Penjelasan BMKG   |   18:00 . Indonesia Dilanda Karhutla, 120 Pelajar Tuban Sholat Minta Hujan   |  
Fri, 20 September 2019
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Friday, 19 April 2019 16:00

Tim SAR Gabungan Potong Kompas Pencarian dari Terminal Baru

Tim SAR Gabungan Potong Kompas Pencarian dari Terminal Baru

Reporter: Ali Imron

blokTuban.com - Angin kencang dan gelombang tinggi menjadi hambatan tim SAR gabungan mencari jasad Yahya (18) korban tragedi perahu terbakar pada Kamis (18/4/2019). Hasil koordinasi singkat, tim memutuskan memotong kompas pencarian dari Terminal Baru Tuban di Kecamatan Jenu. 

Dantim operasi SAR Palang dari Basarnas, Satrio Nurridanto menjelaskan, potong kompas dimaksud menghindari melawan arus. Dari Terminal Baru dua perahu karet Basarnas dan BPBD bisa langsung menyisir lurus ke arah Utara. 

"Pukul 15.00 WIB kita geser ke Terminal Baru dari titik awal pencarian Pantai Desa Keradenan, Kecamatan Palang," ucap Satrio kepada blokTuban.com, Jumat (19/4/2019).

Pencarian hari kedua mengerahkan Tim SAR gabungan. Terdiri dari Basarnas, BPBD Kabupaten Tuban, Polsek Palang, Syahbandar KUPP Brondong, serta relawan dibagi dalam tiga tim. 

Tim pertama Basarnas menggunakan perahu karet menyisir ke arah utara sejauh 4 mil sekitar TKP perahu terbakar. Tim kedua BPBD dan relawan menggunakan perahu karet ke arah barat laut sejauh 4 mil. 

"Adapun tim 3 Syahbandar Brondong menggerakkan 3 kapal ke arah Barat Laut sejauh 15 mil," tutupnya. [ali/col]

 

Tag : angin, jombang, laut

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Monday, 15 July 2019 16:00

    blokTuban.com Resmi Terverifikasi Dewan Pers

    blokTuban.com Resmi Terverifikasi Dewan Pers Media blokTuban.com mulai Senin (15/7/2019) resmi terverifikasi administrasi di Dewan Pers. Hal ini membuktikan bahwa portal media online ini, produk beritanya terpercaya dan mencerdaskan publik....

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 09 February 2019 13:00

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp Sehubungan dengan maraknya kembali modus penipuan rekrutmen Holcim yang beredar lewat akun media sosial WhatsApp, masyarakat di Kabupaten Tuban, Jawa Timur dan sekitarnya diminta waspada. Semua pihak harus lebih hati-hati,...

    read more