20:00 . Meninggalnya KPPS Tuban Diduga Kuat Kelelahan   |   19:00 . Ketua DPRD Tuban : Pemilu Serentak Perlu Dikaji   |   18:00 . Sempat Pingsan, Anggota KPPS di Semanding Meninggal Dunia   |   17:00 . Beberapa Titik CCTV Akan Dipasang di Gudang Penyimpanan Surat Suara   |   16:00 . Kuliner Ekstrim Biawak, Begini yang Dirasakan Penggemar...   |   12:00 . Rekapitulasi Surat Suara Kecamatan Dijaga Ketat   |   11:00 . Hari Kartini, Pertamina Diskon Bright Gas Rp21.000   |   10:00 . Kamar Kejiwaan Khusus Caleg Gagal di RSUD Koesma Sepi   |   08:00 . Warisan Sejarah di Bumi Wali   |   07:00 . Siapa Saja yang Layak Diundang dalam Pernikahan Anda?   |   06:00 . Hari Kartini 2019, Ini Sejarah & Kutipan Inspiratifnya   |   18:00 . Heboh.....! Emak-emak Bakar Diri   |   17:00 . Stok Aman, Harga Bengkoang Mojomalang Selalu Stabil   |   16:00 . Cikal Bakal Warga Menilo di Makam Eyang Pendek   |   15:00 . Tanpa Didampingi Keluarga, Begini Kondisi SR di RSNU   |  
Mon, 22 April 2019
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Monday, 15 April 2019 15:00

Jembatan Putus Belum Diperbaiki, Warga Trabas Sungai

Jembatan Putus Belum Diperbaiki, Warga Trabas Sungai

Reporter: Khoirul Huda

blokTuban.com - Jembatan penghubung antara Desa Montongsekar dengan Desa Tanggulangin sekaligus penghubung antara Kecamatan Montong dengan Kecamatan Perengan, kabupaten Tuban yang putus hampir dua bulan lalu hingga kini belum diperbaiki, Senin (15/4/2019).

Hal itu dikeluhkan warga setempat, lantaran selama ini warga yang hendak ke pusat Kecamatan Montong atau sebaliknya harus melintasi sungai di samping jembatan yang putus, itu pun jika tidak terjadi banjir.

"Jembatan darurat kondisinya membahayakan. Kebanyakan pengguna motor lebih pilih lewat sungai, kalau arus sungainya kecil," ujar salah satu warga Yanto (47).

Lebih lanjut, jika sungainya banjir maka pengguna kendaraan bermotor harus memutar arah melewati Jalan Putri Asih yang jaraknya lebih jauh. "Kalau setelah hujan biasanya lewat Desa Guwoterus," pungkasnya.

Sementara itu, Camat Montong Suwoto saat dikonfirmasi blokTuban.com berharap, agar jembatan yang menjadi jalur utama bagi warga Desa Tanggulangin dan Manjung untuk mrnuju ke pusat Kecamatan Montong itu segera ada perbaikan, karena semenjak jembatan putus warga harus menempuh jarak yang lebih jauh.

"Harapannya segera diperbaiki, karena warga Tanggulangin dan Manjung kalau hendak ke Montong lebih dekat lewat jalan itu," pungkasnya.

Diketahui, jembatan penghubung antara Kecamatan Montong dengan Kecamatan Parengan yang berada di Desa Tanggulangin itu putus sejak, Kamis (21/2/2019) lalu. Jembatan tersebut putus total saat dilalui kendaraan roda empat jenis L300 yang memuat jagung dari hasil panen.[hud/ito]

Tag : jembatan, utus, montongsekar, parengan

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Sunday, 21 April 2019 08:00

    Warisan Sejarah di Bumi Wali

    Warisan Sejarah di Bumi Wali Di Tuban banyak sekali wahana wisata yang memang sudah menjadi tujuan para wisatwan domestik maupun non domestik. Namun, sebenarnya bagaimana sih sejarah wisata yang ada di ujung barat Provinsi Jawa...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 09 February 2019 13:00

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp Sehubungan dengan maraknya kembali modus penipuan rekrutmen Holcim yang beredar lewat akun media sosial WhatsApp, masyarakat di Kabupaten Tuban, Jawa Timur dan sekitarnya diminta waspada. Semua pihak harus lebih hati-hati,...

    read more