11:00 . 82 Masjid ber-SK Belum Lapor Baznas   |   10:00 . Awas !! Gelombang Laut Utara 2,5 Meter   |   09:00 . Ini Status Pengukuran Lahan Kilang Tuban di 3 Desa¬†   |   08:00 . Ini Dia Striker Buruan Persatu   |   07:00 . Bayi Suka Menjulurkan Lidah, Normal Enggak Ya?   |   20:00 . Perdana Buka, Antrean Pengunjung Bioskop Mengular   |   19:00 . Api dari Sampah, Warung di Jalan Pantura Nyaris Ludes Terbakar   |   17:00 . Problematika Penerapan Sistem Zonasi PPDB 2019   |   16:00 . Dinas PM PTSP dan Naker Tuban Cek Kesiapan Bioskop   |   15:00 . Ini Bahasan Konferensi Kepala Desa Se-Kecamatan Soko   |   14:00 . 68 PNS Pensiun, 12 CPNS Terima SK   |   13:00 . Wabup Minta Kontraktor Pemenang Tender Segera Memulai Pengerjaan JLS   |   12:00 . Anggaran Pilkada Tuban 2020 Naik Dua Kali Lipat   |   11:00 . Dua Tim BPN Turun ke Lahan Kilang Minyak   |   10:00 . KPU Siap Kirim Saksi dan Alat Bukti   |  
Thu, 20 June 2019
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Saturday, 13 April 2019 22:30

[Cek Fakta]: RI Ekspor Banyak Kereta Api ke Bangladesh

[Cek Fakta]: RI Ekspor Banyak Kereta Api ke Bangladesh

Reporter : Edy Purnomo

blokTuban.com – Dalam sesion debat terakhir Calon Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia, Pasangan Calon (Paslon) nomor 01 mengklaim Republik Indonesia sudah mengekspor banyak kereta api di Bangladesh.

“Kita sudah ekspor kereta api ke Bangladesh,” kata Joko Widodo.

Penelusuran:

Seperti dikutip dari Detik.com, 21 Januari 2019, Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) atau Indonesia Eximbank (LPEI) diberikan mandat oleh pemerintah untuk penyediaan pembiayaan, penjaminan dan asuransi ekspor. PT INKA (Persero) menjadi salah satu perusahaan yang mendapatkan suntikan modal ekspor.

Di situs berita CNN, 21 Januari 2019, dijelaskan PT Industri Kereta Api Indonesia (INKA) pada Minggu (20/12019) mengekspor 250 gerbong kereta ke Bangladesh. Total nilai ekspor ke-250 gerbong kereta tersebut mencapai US$100,89 juta atau setara Rp1,4 triliun.

 

Sebanyak 250 unit gerbong kereta untuk Bangladesh Railway itu masing-masing 50 gerbong tipe Broad Gauge (BG), dan 200 gerbong tipe Meter Gauge (MG). "Untuk kereta tipe BG untuk track dengan lebar 1.676 milimeter, sedangkan kereta tipe MG digunakan pada track dengan lebar 1.000 milimeter," kata Direktur Utama PT INKA, Budi Noviantoro, seperti dikutip dari Kompas.com.

PT INKA sendiri kata Budi, merupakan pemenang tender dalam pengadaan kereta penumpang untuk Bangladesh Railway pada 2017 dengan total nilai kontrak sebesar 100,89 juta dollar AS. Pada 2016, PT INKA juga telah mengekspor 150 unit gerbong dengan nilai kontrak senilai 72,39 juta dollar AS, dan 50 unit sebelumnya pada 2006 dengan nilai kontrak sebesar 13,8 juta dollar AS.

Peneliti Seknas Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (FITRA), Gulfino Guevarrato menerangkan PT INKA pada tahun 2016 mendapatkan Penyertaan Modan Negara sebesar 1 Triliun. Dana tersebut digunakan untuk pengembangan pabrik, yaitu rencana pembangunan pabrik kereta di Banyuwangi dengan alokasi anggaran 600 Miliar. Dengan adanya ekspansi tersebut semakin mendorong PT INka untuk bisa ekspansi produk ke luar negeri. Semisal eksport gerbong sejumlah 250 dengan total kontrak senilai senilai USD 100,89 Juta. tidak hanya ke Bangladehs, rencanya pun Inka akan melakukan eksport ke Filipan, Afrika, dll.

“Ini sebagai contoh adanya kepercayaan Internasional akan hasil dari produksi Inka. PMN yang diberikan negara pada BUMN2 produktif adalah langkah yang baik,” kata Gulfino, Sabtu (13/4/2019) malam.

 

Kesimpulan:

Pernyataan tersebut benar adanya. Indonesia mengekspor 250 kereta api ke Banglades.

 

Sumber:

1.   https://finance.detik.com/industri/d-4393277/ekspor-kereta-ke-bangladesh-inka-dapat-suntikan-rp-775-m

2.   https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20190121103743-92-362418/inka-ekspor-250-kereta-bernilai-rp14-triliun-ke-bangladesh

3.   https://ekonomi.kompas.com/read/2019/01/20/191215526/lagi-pt-inka-kirim-250-gerbong-kereta-ke-bangladesh

4.   https://www.liputan6.com/bisnis/read/3876971/jokowi-bangga-ri-ekspor-250-gerbong-kereta-ke-bangladesh

Tag : debat, presiden, capres, cek, fakta

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Sunday, 21 April 2019 08:00

    Warisan Sejarah di Bumi Wali

    Warisan Sejarah di Bumi Wali Di Tuban banyak sekali wahana wisata yang memang sudah menjadi tujuan para wisatwan domestik maupun non domestik. Namun, sebenarnya bagaimana sih sejarah wisata yang ada di ujung barat Provinsi Jawa...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 09 February 2019 13:00

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp Sehubungan dengan maraknya kembali modus penipuan rekrutmen Holcim yang beredar lewat akun media sosial WhatsApp, masyarakat di Kabupaten Tuban, Jawa Timur dan sekitarnya diminta waspada. Semua pihak harus lebih hati-hati,...

    read more