07:00 . Susu dan Makanan yang Harus Dihindari Sebelum Berolahraga   |   19:00 . Pertamina Pastikan Layanan Solar di Jawa Timur Tersedia   |   18:00 . Pajak Bertongklek dan Festival Mural Ramaikan Hari Oeang   |   17:00 . Pengisian BBM Jenis Solar di SPBU Tuban Lancar   |   16:00 . Terjatuh di Kedalaman 40 Meter, Pekerja Tambang Batu Kumbung Meninggal Dunia   |   14:00 . Tuban Bersepeda Ramaikan HJT ke-726   |   13:00 . Seorang PNS di Tuban Ditemukan Meninggal Dunia di Dalam Kamar   |   12:00 . Gerindra Tak Ingin Masyarakat Tuban Beli Kucing Dalam Karung   |   11:00 . Tuban Unjuk Karya 2019, Upaya Rekatkan Pemuda Kreatif Tuban   |   09:00 . 40 Ton Olahan Laut Tuban Diekspor ke Jepang   |   08:00 . Akhir Tahun, PRKP Siapkan Rp850 Juta untuk Taman Edukasi Baru   |   07:00 . Sejarah di Balik Tradisi Bertekuk Lutut saat Melamar Kekasih   |   15:00 . Mengintip Keseruan Kunjungan Istri Karyawan di Kilang TPPI   |   14:00 . TPPI Distribusikan 200 ribu Liter Air di Wilayah Kekeringan   |   13:00 . Tambah Pundi Uang, Cari Kerang di Pantai Cemara   |  
Mon, 18 November 2019
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Friday, 05 April 2019 13:00

DPO Kasus Arak Ditangkap Petugas Kejari Tuban di Warung

DPO Kasus Arak Ditangkap Petugas Kejari Tuban di Warung

Reporter: Khoirul Huda

blokTuban.com - Didik Eko Prayitno Bin Muhaji (30), warga Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban yang berstatus Daftar Pencarian Orang (DPO) sejak tahun 2017 lalu, akhirnya berhasil ditangkap oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Tuban.

Terpidana kasus produsen Minuman Keras (Miras) jenis Arak tersebut berhasil ditangkap di sebuah warung kopi yang berada di Kelurahan Gedongombo, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban, pada Kamis (4/4/2019) sekitar pukul 13.30 Wib.

"Terpidana merupakan DPO Kejari Tuban sejak Juli 2017,” terang  Kasi Intel Kejari Tuban, Hurhadi.

Dijelaskannya, Didik Eko Prayitno yang tidak lain merupakan terpidana kasus Undang-undang Pangan itu ditangkap saat di warung kopi. Sebelumnya, terpidana telah divonis bersalah oleh Majelis Hakim dengan hukuman denda sebesar Rp15 juta subsider 2 bulan kurungan.

“Sesuai pasal 273 ayat 1 dan 2 KUHAP, terpidana telah lewat waktu dalam pembayaran denda, sehingga saat ini harus menjalani pidana kurungan selama 2 bulan,” jelas Nurhadi.

Sekadar diketahui, terpidana ditangkap oleh Tim Saber Miras Polsek Semanding Polres Tuban pada bulan Juli 2017 lalu, karena nekat memproduksi arak di dalam rumahnya. Pengungkapan produksi miras itu berdasarkan laporan dari masyarakat yang merasa resah dengan adanya bisnis arak yang dijalankan pelaku. [hud/rom]

Tag : arak, produsen arak tuban, dpo , arak tuban, miras

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Monday, 15 July 2019 16:00

    blokTuban.com Resmi Terverifikasi Dewan Pers

    blokTuban.com Resmi Terverifikasi Dewan Pers Media blokTuban.com mulai Senin (15/7/2019) resmi terverifikasi administrasi di Dewan Pers. Hal ini membuktikan bahwa portal media online ini, produk beritanya terpercaya dan mencerdaskan publik....

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 09 February 2019 13:00

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp Sehubungan dengan maraknya kembali modus penipuan rekrutmen Holcim yang beredar lewat akun media sosial WhatsApp, masyarakat di Kabupaten Tuban, Jawa Timur dan sekitarnya diminta waspada. Semua pihak harus lebih hati-hati,...

    read more