12:00 . Ini 4 Kemampuan yang Harus Dimiliki Anak di Era Disrupsi   |   11:00 . Harus Bangkit, Persatu Tuban Berada di Dasar Klasemen   |   10:00 . KSM, Bukti Siswa Madrasah Tak Hanya Unggul di Bidang Imtaq   |   09:00 . Panpel: Ronggomania, Brajamusti dan TSL Rukun Sebelum Ada Provokasi   |   08:00 . Debut Perdana Aji Santoso Sukses Rebut 3 Poin di Kandang Persatu   |   07:00 . Mengapa Selalu Lapar Menjelang Tidur Malam ? Ini Sebab Paling Berbahaya   |   18:30 . Mobil Pemilik Saham Klub Persatu Penyok Kena Batu   |   18:00 . Pelatih Persatu Tuban Siap Mundur   |   17:00 . Suporter Ricuh, Pertandingan Persatu Vs PSIM Dihentikan   |   16:30 . Tendangan Gonzales Ubah Skor Tuban Vs PSIM 0-2   |   16:00 . Persatu Tertinggal 0-1 dari PSIM di Babak Pertama   |   12:00 . Pertamina Gandeng 5 PTN Perkuat Pengembangan Operasional Kilang Nasional   |   11:00 . Tes Urin untuk Pengantin, Kemenag Tunggu Petunjuk Tertulis   |   08:00 . Kecewa dengan Performa Persatu, Ronggomania Minta Ganti Pelatih   |   07:00 . Mau Naik Haji? Periksa Kesehatan Ini Sebelum Berangkat   |  
Sun, 21 July 2019
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Friday, 05 April 2019 13:00

DPO Kasus Arak Ditangkap Petugas Kejari Tuban di Warung

DPO Kasus Arak Ditangkap Petugas Kejari Tuban di Warung

Reporter: Khoirul Huda

blokTuban.com - Didik Eko Prayitno Bin Muhaji (30), warga Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban yang berstatus Daftar Pencarian Orang (DPO) sejak tahun 2017 lalu, akhirnya berhasil ditangkap oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Tuban.

Terpidana kasus produsen Minuman Keras (Miras) jenis Arak tersebut berhasil ditangkap di sebuah warung kopi yang berada di Kelurahan Gedongombo, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban, pada Kamis (4/4/2019) sekitar pukul 13.30 Wib.

"Terpidana merupakan DPO Kejari Tuban sejak Juli 2017,” terang  Kasi Intel Kejari Tuban, Hurhadi.

Dijelaskannya, Didik Eko Prayitno yang tidak lain merupakan terpidana kasus Undang-undang Pangan itu ditangkap saat di warung kopi. Sebelumnya, terpidana telah divonis bersalah oleh Majelis Hakim dengan hukuman denda sebesar Rp15 juta subsider 2 bulan kurungan.

“Sesuai pasal 273 ayat 1 dan 2 KUHAP, terpidana telah lewat waktu dalam pembayaran denda, sehingga saat ini harus menjalani pidana kurungan selama 2 bulan,” jelas Nurhadi.

Sekadar diketahui, terpidana ditangkap oleh Tim Saber Miras Polsek Semanding Polres Tuban pada bulan Juli 2017 lalu, karena nekat memproduksi arak di dalam rumahnya. Pengungkapan produksi miras itu berdasarkan laporan dari masyarakat yang merasa resah dengan adanya bisnis arak yang dijalankan pelaku. [hud/rom]

Tag : arak, produsen arak tuban, dpo , arak tuban, miras

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Monday, 15 July 2019 16:00

    blokTuban.com Resmi Terverifikasi Dewan Pers

    blokTuban.com Resmi Terverifikasi Dewan Pers Media blokTuban.com mulai Senin (15/7/2019) resmi terverifikasi administrasi di Dewan Pers. Hal ini membuktikan bahwa portal media online ini, produk beritanya terpercaya dan mencerdaskan publik....

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 09 February 2019 13:00

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp Sehubungan dengan maraknya kembali modus penipuan rekrutmen Holcim yang beredar lewat akun media sosial WhatsApp, masyarakat di Kabupaten Tuban, Jawa Timur dan sekitarnya diminta waspada. Semua pihak harus lebih hati-hati,...

    read more