20:00 . Meninggalnya KPPS Tuban Diduga Kuat Kelelahan   |   19:00 . Ketua DPRD Tuban : Pemilu Serentak Perlu Dikaji   |   18:00 . Sempat Pingsan, Anggota KPPS di Semanding Meninggal Dunia   |   17:00 . Beberapa Titik CCTV Akan Dipasang di Gudang Penyimpanan Surat Suara   |   16:00 . Kuliner Ekstrim Biawak, Begini yang Dirasakan Penggemar...   |   12:00 . Rekapitulasi Surat Suara Kecamatan Dijaga Ketat   |   11:00 . Hari Kartini, Pertamina Diskon Bright Gas Rp21.000   |   10:00 . Kamar Kejiwaan Khusus Caleg Gagal di RSUD Koesma Sepi   |   08:00 . Warisan Sejarah di Bumi Wali   |   07:00 . Siapa Saja yang Layak Diundang dalam Pernikahan Anda?   |   06:00 . Hari Kartini 2019, Ini Sejarah & Kutipan Inspiratifnya   |   18:00 . Heboh.....! Emak-emak Bakar Diri   |   17:00 . Stok Aman, Harga Bengkoang Mojomalang Selalu Stabil   |   16:00 . Cikal Bakal Warga Menilo di Makam Eyang Pendek   |   15:00 . Tanpa Didampingi Keluarga, Begini Kondisi SR di RSNU   |  
Mon, 22 April 2019
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Saturday, 30 March 2019 13:00

Pengurus Cabang NU Tuban Resmi Dilantik

Pengurus Cabang NU Tuban Resmi Dilantik

Reporter : Ali Imron

blokTuban.com - Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Tuban masa khidmat 2018-2023 resmi dilantik di Pendopo Krida Manunggal Tuban. Selain dihadiri ketua Pengurus Wilayah NU (PWNU) Jawa Timur, KH Marzuqi Mustamar, Rois Aam KH Miftakhul Ahyar, dan ketua umum PBNU KH. Said Aqil Siroj juga hadir sebagai pembicara.

Ketua Panitia Didik Purwanto, menjelaskan pelantikan dirangkai dengan acara Harlah NU ke-96. Adapun tamu undangan yang sudah masuk catatan sebanyak 2.931 orang. Undangan terdiri dari pengurus NU dari tingkatan ranting hingga cabang, badan otonom (banom), lembaga NU, badan khusus NU, tokoh, dan Forkopimda Tuban.

"Semoga pengurus yang dilantik amanah dan memajukan NU di Bumi Wali," ujarnya kepada blokTuban.com, Sabtu (30/3/2019).

KH. Said Aqil Siroj berpesan agar warga Nahdliyin dalam menyebarkan ajaran Islam kepada masyarakat dengan penuh santun dan dapat menggunakan prinsip melestarikan tradisi yang baik, serta mengambil hal baru yang lebih baik.

“Seperti halnya kisah seorang dai, ia tidak menghancurkan sebuah menara yang dulunya menjadi tempat sesembahan orang Majusi, tetapi kemudian justru bangunan menara tersebut tetap dilestarikan dan diubah fungsinya menjadi tempat untuk mengumandangkan adzan,” jelasnya.

Kiai Said juga menjelaskan, antara nasionalisme dan Islam mestinya saling bertautan, dan bukannya malah berseberangan.

Terkait pilihan di pesta demokrasi 17 April 2019, Kiai Said menegaskan jika dia seorang NU militan pasti melihat Kiai Ma'ruf Amin sebagai pilihannya. Bagi pengurus yang memiliki pilihan lain, pasti akan terkena sanksi moral.

"Secara resmi tak ada sanksinya tapi moral ada," pungkasnya. [ali/ito]

Tag : nu, tuban, lantik

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Sunday, 21 April 2019 08:00

    Warisan Sejarah di Bumi Wali

    Warisan Sejarah di Bumi Wali Di Tuban banyak sekali wahana wisata yang memang sudah menjadi tujuan para wisatwan domestik maupun non domestik. Namun, sebenarnya bagaimana sih sejarah wisata yang ada di ujung barat Provinsi Jawa...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 09 February 2019 13:00

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp Sehubungan dengan maraknya kembali modus penipuan rekrutmen Holcim yang beredar lewat akun media sosial WhatsApp, masyarakat di Kabupaten Tuban, Jawa Timur dan sekitarnya diminta waspada. Semua pihak harus lebih hati-hati,...

    read more