20:00 . Meninggalnya KPPS Tuban Diduga Kuat Kelelahan   |   19:00 . Ketua DPRD Tuban : Pemilu Serentak Perlu Dikaji   |   18:00 . Sempat Pingsan, Anggota KPPS di Semanding Meninggal Dunia   |   17:00 . Beberapa Titik CCTV Akan Dipasang di Gudang Penyimpanan Surat Suara   |   16:00 . Kuliner Ekstrim Biawak, Begini yang Dirasakan Penggemar...   |   12:00 . Rekapitulasi Surat Suara Kecamatan Dijaga Ketat   |   11:00 . Hari Kartini, Pertamina Diskon Bright Gas Rp21.000   |   10:00 . Kamar Kejiwaan Khusus Caleg Gagal di RSUD Koesma Sepi   |   08:00 . Warisan Sejarah di Bumi Wali   |   07:00 . Siapa Saja yang Layak Diundang dalam Pernikahan Anda?   |   06:00 . Hari Kartini 2019, Ini Sejarah & Kutipan Inspiratifnya   |   18:00 . Heboh.....! Emak-emak Bakar Diri   |   17:00 . Stok Aman, Harga Bengkoang Mojomalang Selalu Stabil   |   16:00 . Cikal Bakal Warga Menilo di Makam Eyang Pendek   |   15:00 . Tanpa Didampingi Keluarga, Begini Kondisi SR di RSNU   |  
Mon, 22 April 2019
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Friday, 29 March 2019 09:00

Kepala Puskesmas Terjaring OTT?

Sekda: Potongan Honor Japel Tak Rugikan Negara

Sekda: Potongan Honor Japel Tak Rugikan Negara

Reporter: Ali Imron

blokTuban.com - Operasi Tangkap Tangan (OTT) pemotongan honor jasa pelayanan (Jaspel) kesehatan yang diterima para karyawan Puskesmas dari Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS), yang menyeret Kepala Puskesmas Widang berinisial SP langsung disikapi Pemkab Tuban. Bupati Fathul Huda mempercayakan Sekda Budi Wiyana untuk memberikan statmen ke media.

“Secara formal kita belum mengetahui,” kata Sekda Budi Wiyana, ketika dikonfirmasi blokTuban.com di kantornya, Jumat (29/3/2019).

Baca juga [Kepala Puskesmas di Tuban Terjaring OTT?]

Informasi awal terkait dana Japel dari JKN, yaitu dana yang menjadi hak tenaga pelayanan kesehatan mulai Kepala Puskesmas sampai staf secara kinerja disesuaikan dengan keputusan Kementerian Kesehatan. Sebenarnya itu sudah sesuai dengan keputusan tersebut. Hanya yang menjadi masalah ketika sudah diterimakan sesuai porsinya, ternyata diduga ada pemotongan.

Taruhlah Kepala Puskesmas mendapatkan Japel Rp2 juta, kemudian staf hanya Rp500 ribu dan dipotong sekian. Peruntukan itu barangkali untuk kesejahteraan mereka. Sebenarnya di aturan Menkes ada rumus-rumus yang diterimakan dari Japel itu.

“Dan itu sudah dilaksanakan oleh puskesmas,” jelas birokrat asal Nganjuk ini.



Mekanisme di puskesmas merupakan kesepakatan bersama. Soal adanya Japel yang masuk ke rekening pribadi Kepala Puskesmas sebesar 40 persen, Budi tidak mengandai-andai untuk kepentingan bersama tadi dikumpulkan dalam satu rekening atas nama senior.

Sejak tahun 2018, Pemkab Tuban juga sudah memberlakukan mekanisme non tunai. Semua honor tak terlepas Japel, nanti penerimaannya ditransfer. Setelah itu jika ada kesepakatan antara unit untuk kepentingan bersama, nanti dipotong berapa itu sudah urusan pribadi.

“Japel itu uang pribadi setelah diterima, dan tidak terkait uang negara secara tak langsung,” terang mantan Kepala Bappeda Tuban.

Diwartakan sebelumnya, SP terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) Subdit V Tipikor Dit Reskrimsus Polda Jatim. Barang bukti yang disita berupa uang Rp171 juta, satu bendel SPJ JKN, satu dokumen pemotongan dana Jaspel, empat unit handphone, dua buku rekening, dan satu unit laptop. [ali/rom]

 

Tag : ott, puskesmas, pemotongan honor, ott kepala puskesmas, ott tuban

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Sunday, 21 April 2019 08:00

    Warisan Sejarah di Bumi Wali

    Warisan Sejarah di Bumi Wali Di Tuban banyak sekali wahana wisata yang memang sudah menjadi tujuan para wisatwan domestik maupun non domestik. Namun, sebenarnya bagaimana sih sejarah wisata yang ada di ujung barat Provinsi Jawa...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 09 February 2019 13:00

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp Sehubungan dengan maraknya kembali modus penipuan rekrutmen Holcim yang beredar lewat akun media sosial WhatsApp, masyarakat di Kabupaten Tuban, Jawa Timur dan sekitarnya diminta waspada. Semua pihak harus lebih hati-hati,...

    read more