15:00 . PETANI MELON DI TUBAN DIHANTUI GAGAL PANEN   |   14:00 . Petani Diminta Waspadai Hama Penggerek Batang   |   13:00 . Konser Dangdut KPU Tuban Batal Digelar di Alun-alun   |   12:00 . Begini Komentar Anggota Komisi VII DPR Tentang Pertamina   |   11:00 . Pra Peradilan Gugatan Kepada Kasatreskoba dan Kasi Pidum Gugur   |   10:00 . Kaji Bencana Kenduruan, Jembatan Bakal Diperluas   |   09:00 . Agar Mandiri, 15 Orang Ini Dapat Kursus Bidang Otomotif   |   08:00 . Bantuan Alsitan Tak Termanfaatkan Optimal, Kenapa?   |   07:00 . Mengapa Minuman Manis Picu Kematian Dini?   |   21:00 . Kejahatan Seksual, Dominasi Kekerasan Terhadap Perempuan   |   20:00 . Rumah Janda di Bangilan Runtuh Akibat Longsor   |   19:00 . Partisipasi Warga Tambah Koleksi Museum Kambang Putih Diapresiasi   |   18:00 . Tersangka Kasus Sabu Gugat Kasatresnarkoba dan Kasi Pidum Kejari Tuban   |   15:00 . Tuban: Menunggu Peraturan dari Menteri Keuangan   |   14:00 . Hotel Charis Tuban Terbakar, ini Penyebabnya...   |  
Fri, 22 March 2019
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Thursday, 14 March 2019 10:00

Bekas Penggarap Lahan KLHK Difasilitasi Alih Profesi

Bekas Penggarap Lahan KLHK Difasilitasi Alih Profesi TAK DIBIARKAN : Sebagian Lahan milik KLHK Masih Ditanami Petani Penggarap. Usai Lahan Dikembalikan Petani Difasilitasi Jika Ingin Alih Profesi

Reporter : Ali Imron

blokTuban.com - Sebanyak 776 bekas penggarap lahan Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) tak dibiarkan begitu saja. Usai menerima tali asih dari PT Pertamina Rp 20 juta per hectare, mereka difasilitasi untuk alih profesi.

"Kami Pemdes memberi kebebasan ke bekas penggarap mau beralih profesi apa," ujar Kepala Desa Wadung, Sasmito, ketika dikonfirmasi blokTuban.com melalui gawainya, Kamis (14/3/2019).

Beberapa pilihan alih profesi meliputi, bekerja di proyek, beternak sekaligus pengolahan pakannya, katering, maupun pemberdayaan ekonomi lainnya. Rencana tersebut akan dikomunikasikan dengan Pertamina, supaya di awal masa konstruksi Kilang Tuban memberikan dapak positif bagi lingkungan. 

Pemdes Wadung saat ini melakukan pendataan bekas penggarap yang ingin beralih profesi. Hal yang sama dilakukan oleh Pemdes Kaliuntu, Rawasan, dan Mentoso. Data tersebut nantinya dikomunikasi dengan Camat Jenu, Moh. Maftuchin Reza. 

Sementara, Unit Manager Communication & CSR Pertamina MOR V Rustam Aji, langsung merespon keinginan Pemdes Wadung. Untuk tahap awal, ada rencana para mantan penggarap ini diperbantukan untuk pembersihan lahan KLHK.

Untuk program CSR berikutnya semisal pelatihan, pengembangan ekonomi, dan lain sebagainya, rencana akhir minggu ini tim CSR Pertamina akan ke lokasi untuk komunikasi ke Pemdes. Sekaligus mendata kebutuhan dari masyarakat.

"Seperti BUMN lain, kami juga ada program kemitraan untuk pengembangan usaha kecil," jelasnya. 

Adapun program kemitraan Pertamina meliputi, perdagangan, perikanan, peternakan, pertanian, perkebunan, industri, dan jasa. Bisa juga ke sektor pendidikan program Pertalit yang menyasar Desa Remen tahun 2018 lalu. 

"Untuk hasil evaluasi dan mapping-nya akan kami ajukan anggarannya ke pusat," pungkasnya. [ali/ono]

 

Tag : kilang, pertamina, tuban, minyak, KLHK

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Monday, 04 March 2019 08:00

    Pondok Literasi

    Pondok Literasi Saat ini lagi gencar-gencarnya gerakan litersai. Di mana-mana ada komunitas baca, tadarus puisi dan dan bedah buku, yang arahnya untuk menumbuhkan cinta membaca. Baru sebagian kecil kegiatan di Kabupaten...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 09 February 2019 13:00

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp Sehubungan dengan maraknya kembali modus penipuan rekrutmen Holcim yang beredar lewat akun media sosial WhatsApp, masyarakat di Kabupaten Tuban, Jawa Timur dan sekitarnya diminta waspada. Semua pihak harus lebih hati-hati,...

    read more