16:00 . Pelebaran Jalan, Jalur Ini Sering Macet   |   15:00 . Patroli Gabungan Pasca Pemilu, Petugas Sisir Jalan Nasional   |   09:00 . Lebaran Kurang 10 Hari, Harga Sapi di Pasar Hewan Tuban Anjlok   |   07:00 . Teh Manis Buat Buka Puasa, Sehat Nggak Sih?   |   20:00 . Jelang Hari Raya Komisi VI DPR RI Sidak Pasar Baru Tuban   |   19:00 . Relawan Cinta NKRl Kutuk Petualang Politik Rongrong Wibawa Pemerintah   |   18:00 . PSHT Rayon Jetak Bagi Takjil dan Santuni Anak Yatim   |   17:00 . Macam Macam Sedekah   |   14:00 . Siang Ini WhatsApp, IG, dan FB Kembali Normal   |   13:00 . Dinkes Siapkan 4 Posko Kesehatan di Jalur Pantura   |   12:00 . Jelang Mudik Lebaran, Ratusan Pengemudi Angkutan Umum Dites Urine   |   10:00 . Mengintip Besar Kecilnya THR PNS Tuban   |   09:00 . 4 Fakta Menarik Seputar Musim Kemarau di Tuban   |   08:00 . Disparbudpora Mulai Merehab Tempat Wisata   |   07:00 . Bicara dengan Diri Sendiri Ternyata Bermanfaat, Percaya?   |  
Mon, 27 May 2019
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Wednesday, 13 March 2019 18:00

Dinkes Imbau Waspada Konsumsi Air Usai Banjir

Dinkes Imbau Waspada Konsumsi Air Usai Banjir

Reporter: Khoirul Huda

blokTuban.com - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tuban menyarankan agar masyarakat terdampak banjir tidak mengkonsumsi air sumur yang telah tercemar banjir sebelum dilakukan pengolahan terlebih dahulu.

Hal itu diungkapkan oleh Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tuban, Endah Nurul Komariyati. Menurutnya, masyarakat harus fokus dan selektif sebelum menggunakan air sumur yang tercemar banjir untuk kebutuhan sehari-hari, terlebih untuk dikonsumsi.

"Masyarakat harus fokus pada air sumur, hati-hati air sumur yang terkena banjir harus dilakukan pengolahan sebelum dikonsumsi. Baiknya ada treatment untuk mengurangi bakteri di air yang sudah terkontaminasi banjir," terang Endah saat dikonfirmasi blokTuban.com.

Endah menjelaskan, pengolahan atau treatment itu sendiri bisa dilakukan dengan menggunakan saringan pasir sederhana untuk penjernihan air, kemudian baru dengan langkah kaporisasi yang bertujuan untuk mematikan bakteri yang ada di air.

"Kalau memang sumurnya tercemar akibat terdampak banjir agar secepatnya menghubungi Puskesmas terdekat, dengan begitu petugas akan membantu langkah kaporisasi," imbuhnya.

Sekadar diketahui, intensitas hujan yang tinggi di Kabupaten Tuban mengakibatkan beberapa sungai di Kabupaten Tuban meluap sehingga bencana banjir merendam pemukiman warga. Namun, saat ini banjir yang menggenangi sejumlah pemukiman warga tersebut sudah surut.[hud/col]

Tag : banjir, konsumsi

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Sunday, 21 April 2019 08:00

    Warisan Sejarah di Bumi Wali

    Warisan Sejarah di Bumi Wali Di Tuban banyak sekali wahana wisata yang memang sudah menjadi tujuan para wisatwan domestik maupun non domestik. Namun, sebenarnya bagaimana sih sejarah wisata yang ada di ujung barat Provinsi Jawa...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 09 February 2019 13:00

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp Sehubungan dengan maraknya kembali modus penipuan rekrutmen Holcim yang beredar lewat akun media sosial WhatsApp, masyarakat di Kabupaten Tuban, Jawa Timur dan sekitarnya diminta waspada. Semua pihak harus lebih hati-hati,...

    read more