15:00 . PETANI MELON DI TUBAN DIHANTUI GAGAL PANEN   |   14:00 . Petani Diminta Waspadai Hama Penggerek Batang   |   13:00 . Konser Dangdut KPU Tuban Batal Digelar di Alun-alun   |   12:00 . Begini Komentar Anggota Komisi VII DPR Tentang Pertamina   |   11:00 . Pra Peradilan Gugatan Kepada Kasatreskoba dan Kasi Pidum Gugur   |   10:00 . Kaji Bencana Kenduruan, Jembatan Bakal Diperluas   |   09:00 . Agar Mandiri, 15 Orang Ini Dapat Kursus Bidang Otomotif   |   08:00 . Bantuan Alsitan Tak Termanfaatkan Optimal, Kenapa?   |   07:00 . Mengapa Minuman Manis Picu Kematian Dini?   |   21:00 . Kejahatan Seksual, Dominasi Kekerasan Terhadap Perempuan   |   20:00 . Rumah Janda di Bangilan Runtuh Akibat Longsor   |   19:00 . Partisipasi Warga Tambah Koleksi Museum Kambang Putih Diapresiasi   |   18:00 . Tersangka Kasus Sabu Gugat Kasatresnarkoba dan Kasi Pidum Kejari Tuban   |   15:00 . Tuban: Menunggu Peraturan dari Menteri Keuangan   |   14:00 . Hotel Charis Tuban Terbakar, ini Penyebabnya...   |  
Fri, 22 March 2019
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Wednesday, 13 March 2019 18:00

Dinkes Imbau Waspada Konsumsi Air Usai Banjir

Dinkes Imbau Waspada Konsumsi Air Usai Banjir

Reporter: Khoirul Huda

blokTuban.com - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tuban menyarankan agar masyarakat terdampak banjir tidak mengkonsumsi air sumur yang telah tercemar banjir sebelum dilakukan pengolahan terlebih dahulu.

Hal itu diungkapkan oleh Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tuban, Endah Nurul Komariyati. Menurutnya, masyarakat harus fokus dan selektif sebelum menggunakan air sumur yang tercemar banjir untuk kebutuhan sehari-hari, terlebih untuk dikonsumsi.

"Masyarakat harus fokus pada air sumur, hati-hati air sumur yang terkena banjir harus dilakukan pengolahan sebelum dikonsumsi. Baiknya ada treatment untuk mengurangi bakteri di air yang sudah terkontaminasi banjir," terang Endah saat dikonfirmasi blokTuban.com.

Endah menjelaskan, pengolahan atau treatment itu sendiri bisa dilakukan dengan menggunakan saringan pasir sederhana untuk penjernihan air, kemudian baru dengan langkah kaporisasi yang bertujuan untuk mematikan bakteri yang ada di air.

"Kalau memang sumurnya tercemar akibat terdampak banjir agar secepatnya menghubungi Puskesmas terdekat, dengan begitu petugas akan membantu langkah kaporisasi," imbuhnya.

Sekadar diketahui, intensitas hujan yang tinggi di Kabupaten Tuban mengakibatkan beberapa sungai di Kabupaten Tuban meluap sehingga bencana banjir merendam pemukiman warga. Namun, saat ini banjir yang menggenangi sejumlah pemukiman warga tersebut sudah surut.[hud/col]

Tag : banjir, konsumsi

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Monday, 04 March 2019 08:00

    Pondok Literasi

    Pondok Literasi Saat ini lagi gencar-gencarnya gerakan litersai. Di mana-mana ada komunitas baca, tadarus puisi dan dan bedah buku, yang arahnya untuk menumbuhkan cinta membaca. Baru sebagian kecil kegiatan di Kabupaten...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 09 February 2019 13:00

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp Sehubungan dengan maraknya kembali modus penipuan rekrutmen Holcim yang beredar lewat akun media sosial WhatsApp, masyarakat di Kabupaten Tuban, Jawa Timur dan sekitarnya diminta waspada. Semua pihak harus lebih hati-hati,...

    read more