07:00 . Mengenal Kandungan Suplemen Otak   |   15:00 . PETANI MELON DI TUBAN DIHANTUI GAGAL PANEN   |   14:00 . Petani Diminta Waspadai Hama Penggerek Batang   |   13:00 . Konser Dangdut KPU Tuban Batal Digelar di Alun-alun   |   12:00 . Begini Komentar Anggota Komisi VII DPR Tentang Pertamina   |   11:00 . Pra Peradilan Gugatan Kepada Kasatreskoba dan Kasi Pidum Gugur   |   10:00 . Kaji Bencana Kenduruan, Jembatan Bakal Diperluas   |   09:00 . Agar Mandiri, 15 Orang Ini Dapat Kursus Bidang Otomotif   |   08:00 . Bantuan Alsitan Tak Termanfaatkan Optimal, Kenapa?   |   07:00 . Mengapa Minuman Manis Picu Kematian Dini?   |   21:00 . Kejahatan Seksual, Dominasi Kekerasan Terhadap Perempuan   |   20:00 . Rumah Janda di Bangilan Runtuh Akibat Longsor   |   19:00 . Partisipasi Warga Tambah Koleksi Museum Kambang Putih Diapresiasi   |   18:00 . Tersangka Kasus Sabu Gugat Kasatresnarkoba dan Kasi Pidum Kejari Tuban   |   15:00 . Tuban: Menunggu Peraturan dari Menteri Keuangan   |  
Fri, 22 March 2019
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Tuesday, 12 March 2019 12:00

Kades Mojoagung dan Suami Dituntut 1 Tahun 6 Bulan

Kades Mojoagung dan Suami Dituntut 1 Tahun 6 Bulan

Reporter: Khoirul Huda

blokTuban.com - Kasus korupsi Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) anggaran tahun 2017 yang menjerat Kepala Desa (Kades) Mojoagung Siti Ngatina (40) dan suaminya Makmur (46), telah memasuki tahap persidangan dengan agenda tuntutan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Dalam persidangan yang dilakukan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya, pada Senin (11/3/2019) tersebut, kedua terdakwa dituntut oleh JPU dengan hukuman selama satu tahun enam bulan penjara.

"Kedua terdakwa masing-masing dituntut hukuman satu tahun enam bulan penjara dan denda masing masing Rp50 juta dan subsuder 3 bulan penjara," terang Kasi Intel Kejari Tuban, Nurhadi, Selasa (12/3/2019).

Nurhadi menambahkan, akibat korupsi yang dilakukan Kades Mojoagung bersama suaminya tersebut negara mengalami kerugian hingga Rp152.860.773. Namun oleh terdakwa kerugian negara tersebut sudah dikembalikan semuanya.

"Kerugian negara sudah dikembalikan, namun proses hukum tetap jalan," pungkasnya.

Diketahui, Kades Mojoagung, dan suaminya ditangkap Kejaksaan Negeri (Kejari) Tuban atas dugaan kasus korupsi, pada Selasa (4/9/2018) silam. Keduanya kini telah ditetapkan sebagai tersangka dan masih menjalani proses hukum. [hud/rom]

Tag : kades , korupsi, desa mojoagung

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Monday, 04 March 2019 08:00

    Pondok Literasi

    Pondok Literasi Saat ini lagi gencar-gencarnya gerakan litersai. Di mana-mana ada komunitas baca, tadarus puisi dan dan bedah buku, yang arahnya untuk menumbuhkan cinta membaca. Baru sebagian kecil kegiatan di Kabupaten...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 09 February 2019 13:00

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp Sehubungan dengan maraknya kembali modus penipuan rekrutmen Holcim yang beredar lewat akun media sosial WhatsApp, masyarakat di Kabupaten Tuban, Jawa Timur dan sekitarnya diminta waspada. Semua pihak harus lebih hati-hati,...

    read more