16:00 . Pelebaran Jalan, Jalur Ini Sering Macet   |   15:00 . Patroli Gabungan Pasca Pemilu, Petugas Sisir Jalan Nasional   |   09:00 . Lebaran Kurang 10 Hari, Harga Sapi di Pasar Hewan Tuban Anjlok   |   07:00 . Teh Manis Buat Buka Puasa, Sehat Nggak Sih?   |   20:00 . Jelang Hari Raya Komisi VI DPR RI Sidak Pasar Baru Tuban   |   19:00 . Relawan Cinta NKRl Kutuk Petualang Politik Rongrong Wibawa Pemerintah   |   18:00 . PSHT Rayon Jetak Bagi Takjil dan Santuni Anak Yatim   |   17:00 . Macam Macam Sedekah   |   14:00 . Siang Ini WhatsApp, IG, dan FB Kembali Normal   |   13:00 . Dinkes Siapkan 4 Posko Kesehatan di Jalur Pantura   |   12:00 . Jelang Mudik Lebaran, Ratusan Pengemudi Angkutan Umum Dites Urine   |   10:00 . Mengintip Besar Kecilnya THR PNS Tuban   |   09:00 . 4 Fakta Menarik Seputar Musim Kemarau di Tuban   |   08:00 . Disparbudpora Mulai Merehab Tempat Wisata   |   07:00 . Bicara dengan Diri Sendiri Ternyata Bermanfaat, Percaya?   |  
Mon, 27 May 2019
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Tuesday, 12 March 2019 12:00

Kades Mojoagung dan Suami Dituntut 1 Tahun 6 Bulan

Kades Mojoagung dan Suami Dituntut 1 Tahun 6 Bulan

Reporter: Khoirul Huda

blokTuban.com - Kasus korupsi Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) anggaran tahun 2017 yang menjerat Kepala Desa (Kades) Mojoagung Siti Ngatina (40) dan suaminya Makmur (46), telah memasuki tahap persidangan dengan agenda tuntutan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Dalam persidangan yang dilakukan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya, pada Senin (11/3/2019) tersebut, kedua terdakwa dituntut oleh JPU dengan hukuman selama satu tahun enam bulan penjara.

"Kedua terdakwa masing-masing dituntut hukuman satu tahun enam bulan penjara dan denda masing masing Rp50 juta dan subsuder 3 bulan penjara," terang Kasi Intel Kejari Tuban, Nurhadi, Selasa (12/3/2019).

Nurhadi menambahkan, akibat korupsi yang dilakukan Kades Mojoagung bersama suaminya tersebut negara mengalami kerugian hingga Rp152.860.773. Namun oleh terdakwa kerugian negara tersebut sudah dikembalikan semuanya.

"Kerugian negara sudah dikembalikan, namun proses hukum tetap jalan," pungkasnya.

Diketahui, Kades Mojoagung, dan suaminya ditangkap Kejaksaan Negeri (Kejari) Tuban atas dugaan kasus korupsi, pada Selasa (4/9/2018) silam. Keduanya kini telah ditetapkan sebagai tersangka dan masih menjalani proses hukum. [hud/rom]

Tag : kades , korupsi, desa mojoagung

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Sunday, 21 April 2019 08:00

    Warisan Sejarah di Bumi Wali

    Warisan Sejarah di Bumi Wali Di Tuban banyak sekali wahana wisata yang memang sudah menjadi tujuan para wisatwan domestik maupun non domestik. Namun, sebenarnya bagaimana sih sejarah wisata yang ada di ujung barat Provinsi Jawa...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 09 February 2019 13:00

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp Sehubungan dengan maraknya kembali modus penipuan rekrutmen Holcim yang beredar lewat akun media sosial WhatsApp, masyarakat di Kabupaten Tuban, Jawa Timur dan sekitarnya diminta waspada. Semua pihak harus lebih hati-hati,...

    read more