16:00 . Pelebaran Jalan, Jalur Ini Sering Macet   |   15:00 . Patroli Gabungan Pasca Pemilu, Petugas Sisir Jalan Nasional   |   09:00 . Lebaran Kurang 10 Hari, Harga Sapi di Pasar Hewan Tuban Anjlok   |   07:00 . Teh Manis Buat Buka Puasa, Sehat Nggak Sih?   |   20:00 . Jelang Hari Raya Komisi VI DPR RI Sidak Pasar Baru Tuban   |   19:00 . Relawan Cinta NKRl Kutuk Petualang Politik Rongrong Wibawa Pemerintah   |   18:00 . PSHT Rayon Jetak Bagi Takjil dan Santuni Anak Yatim   |   17:00 . Macam Macam Sedekah   |   14:00 . Siang Ini WhatsApp, IG, dan FB Kembali Normal   |   13:00 . Dinkes Siapkan 4 Posko Kesehatan di Jalur Pantura   |   12:00 . Jelang Mudik Lebaran, Ratusan Pengemudi Angkutan Umum Dites Urine   |   10:00 . Mengintip Besar Kecilnya THR PNS Tuban   |   09:00 . 4 Fakta Menarik Seputar Musim Kemarau di Tuban   |   08:00 . Disparbudpora Mulai Merehab Tempat Wisata   |   07:00 . Bicara dengan Diri Sendiri Ternyata Bermanfaat, Percaya?   |  
Mon, 27 May 2019
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Wednesday, 06 March 2019 13:00

Tak Pulang dari Ladang Persil, Warga Montong Meninggal Dunia

Tak Pulang dari Ladang Persil, Warga Montong Meninggal Dunia

Reporter: Khoirul Huda

blokTuban.com - Warga Desa Nguluhan, Kecamatan Montong, Kabupaten Tuban, digegerkan dengan adanya penemuan seorang petani di desa setempat yang meninggal dunia dengan keadaan dada melepuh di ladang Persil Petak 36D, kawasan Hutan RPH Nguluhan, KPH Parengan turut Desa Nguluhan, Kecamatan Montong.

Korban diketahui bernama Warsi (47) warga RT.06/RW.02 Desa Nguluhan. Korban diduga menjadi korban sambaran petir pada Selasa (5/3/2019) kemarin, lantaran sehari sebelum ditemukan korban berangkat ke lahan persil untuk memupuk tanaman jagung.

Kapolsek Montong, AKP Noersento saat dikonfirmasi blokTuban.com membenarkan adanya seorang petani di Desa Nguluhan yang ditemukan dalam keadaan tergeletak meninggal dunia di lahan persil pada Rabu (6/3/2016) sekitar pukul 06.30 Wib.

"Iya, telah ditemukan seorang perempuan bernama Warsi meninggal dunia mendadak, diduga karena tersambar petir di lahan persil," terang Kapolsek Montong, AKP Noersento, Rabu (6/3/2019).

Kapolsek menerangkan, sehari sebelum korban ditemukan, sekitar pukul 10.00 Wib korban berangkat ke persil untuk memupuk jagung, bersamaan dengan itu sekitar pukul 13.00 Wib hujan deras bercampur petir melanda kawasan tersebut, kemudian pada malam hari korban tidak kunjung pulang.

"Selanjutnya, keluarga melakukan pencarian di lokasi kejadian, namun korban belum diketemukan," paparnya.

Kemudian, lanjut Kapolsek, pada Rabu (6/3/2019) keluarga melanjutkan pencarian korban dan sekitar pukul 06.30 Wib korban ditemukan di persil/persawahan dengan kondisi tergeletak dengan luka pada bagian dada melepuh, telinga kiri robek mengeluarkan darah dan kedua belah betis korban mengalami luka bakar.

Kemudian pihak kepolisian Polsek Montong yang mendapatkan laporan itu langsung mendatangi lokasi bersama Tim Medis untuk melakukan pemeriksaan. "Hasil pemeriksaan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban, pihak keluarga juga sudah membuat surat pernyataan dan menerima atas meninggalnya Warsi," pungkasnya. [hud/rom]

Tag : tersambar petir, ladang persin, montong, petir

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Sunday, 21 April 2019 08:00

    Warisan Sejarah di Bumi Wali

    Warisan Sejarah di Bumi Wali Di Tuban banyak sekali wahana wisata yang memang sudah menjadi tujuan para wisatwan domestik maupun non domestik. Namun, sebenarnya bagaimana sih sejarah wisata yang ada di ujung barat Provinsi Jawa...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 09 February 2019 13:00

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp Sehubungan dengan maraknya kembali modus penipuan rekrutmen Holcim yang beredar lewat akun media sosial WhatsApp, masyarakat di Kabupaten Tuban, Jawa Timur dan sekitarnya diminta waspada. Semua pihak harus lebih hati-hati,...

    read more