15:00 . Pasca Monster Road, Perbaikan Alun-Alun Tuban Nol Rupiah   |   14:00 . Rogoh Kocek Sendiri, KRC Boyong 6 Medali   |   13:00 . 308 Eks Tenaga Honorer K2 Tuban Telah Melamar Jadi P3K   |   12:00 . Beda Pola, Begini Pelaksanaan PTSL di Tuban Selatan   |   11:00 . Penggunaan Lahan untuk Kilang Tak Pengaruhi Produksi Pangan   |   10:00 . Pos Kamling Harus Selesai Sebelum Pembukaan   |   09:00 . Tak Peduli Malam, Satgas TMMD Tetap Bekerja   |   08:00 . Razia Warung Remang-remang, Seorang Perempuan Diamankan   |   07:00 . Ketahui Tanda Si Dia Memang Jodoh Ariska Puspita Anggraini   |   17:00 . Polres Tuban Kawal Ketat Pendistribusian Logistik Pemilu   |   16:00 . Jembatan Jambangan Ambrol, Jalur Roda 4 Lumpuh   |   14:00 . Hujan Deras, Jalan Penghubung Maindu-Klumpit Longsor   |   11:00 . Peringati Hari Lahir, Muslimat NU Deklarasi Anti Hoax.   |   10:00 . KPUD Tuban Sosialisasi Penghuni Lapas   |   07:00 . Anak yang Doyan Jumpalitan adalah Anak Cerdas   |  
Mon, 18 February 2019
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Tuesday, 12 February 2019 10:00

Perum Mondokan Santoso Kebanjiran, Developer Diminta Tanggung Jawab

Perum Mondokan Santoso Kebanjiran, Developer Diminta Tanggung Jawab Foto: Anak-anak bermain air saat Perum Mondokan Santoso kebanjiran

Reporter: Ali Imron

blokTuban.com - Gara-gara banjir akhir pekan lalu, Developer Perumahan Mondokan Santoso PT. Guna Bakti pengembang perumahan di Kelurahan Mondokan, Kecamatan/Kabupaten Tuban diminta warga penghuni perumahan untuk tanggung jawab. Tercatat sudah 23 tahun developer tidak menyerahkan fasilitas umum ke Pemerintah Daerah (Pemda) Tuban, yang mengakibatkan beban perawatan di tangan warga.

"Selama ini kami terbebani pemeliharaan fasilitas umum (Fasum) perumahan seperti saluran air, jalan perumahan, taman dan fasilitas sosial serta utilitas lainnya," ujar Ketua RW 06 Perumahan Mondokan Santoso, Ahmad Budiono, Selasa (12/2/2019).

Penghuni perumahan menuding developer tutup mata. Misalkan Fasum, Fasos dan utilitas lainnya itu sudah diserahkan ke Pemkab, tentu pemeliharaannya dapat ditangani daerah.

"Kondisi perumahaan saat ini terancam banjir setiap musim hujan, sebab jalan paving sudah mulai rusak dan saluran air buruk," keluh Budiono diamini warganya.

Penghuni perumahan Mondokan Santoso saat ini sebanyak 500 Kepala Keluarga (KK), jumlah itu terdiri dari 2 RW dan 7 RT. Atas keluhannya itu Senin, (11/02/2019) sebanyak 12 orang warga mengadu ke anggota dewan, mereka mempersoalkan Fasum tersebut.

"Kami bersama warga terpaksa mengadu ke dewan agar ada itikad baik dari developer," tegas Budiono.

Aduan warga direspon Komisi D, M. Imam Sholihin. Sebanyak 12 warga penghuni perumahan didampingi Lurah hearing bersama dengan pihak Bappeda, PRKP, PUPR, dan juga perwakilan dari Developer PT.Guna Bakti.

Dalam hering itu warga menuntut kepada PT. Guna Bakti, selaku pengembang perumahan agar melakukan penyempurnaan atau perbaikan Fasum dan Fasos di Perumahan Mondokan Santoso dengan realisasi di bulan Februari ini sambil menunggu penyerahan perumahan kepada Pemda.

Hasil hearing belum ada titik temu yang pas antara tuntutan warga dan developer serta instansi terkait. Developer mengaku pasrah dengan mekanisme yang ada tetapi langkah konkritnya tidak ada.

"Demikian juga dengan dinas terkait belum ada solusi yang jitu untuk segera mendorong developer melaksanakan kewajibannya," sambung Sekretaris Komisi D, M. Imam Sholihin.

Komisi D berharap ada senergitas antara developer dan dinas terkait dalam hal ini PRKP untuk segera menyelesaikan permasalahan ini. Harapannya agar warga tidak terbebani lagi pemeliharaan Fasum dan utilitas lainnya. 

"Kami meminta agar penyempurnaan Fasum segera tertangani sambil menunggu proses penyerahan Fasum ke Pemda," pintanya.

Warga penghuni perumahan mengancam jika bulan Maret 2019, mendatang pihak Developer tidak merealisasikan penyempurnaan atau perbaikan Fasum yang dinilai sudah buruk, maka warga akan melaporkan ke Polres Tuban.

Berdasarkan data yang dimiliki warga perumahaan, pengembangan Perumahaan Mondokan Santoso saat ini pihak developer masih memiliki sebanyak 111 kavling siap bangun.

Warga juga menekan kepada pemkab agar tidak memberikan iZin pengembang perumahan yang tidak melaksanakan Peraturan Daerah (Perda) Fasilitas Umum No 5 tahun 2017.

Terpisah, perwakilan Developer PT Guna Bakti, Ali Fauzi, menjelaskan untuk langkah berikutnya pihaknya belum bisa menyampaikan. Dikarenakan dirinya belum konfirmasi pihak Surabaya, dan Developer Tuban tidak memiliki kewenangan untuk memberi jawaban.

"Kami mohon maaf," tutupnya. [ali/lis]

Tag : perumahan, fasilita

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Thursday, 03 January 2019 16:00

    Raker BMG 2019

    GM Bacakan SK, Inilah Leader Baru di Redaksi bB dan bT

    GM Bacakan SK, Inilah Leader Baru di Redaksi bB dan bT Dalam rangka menjalankan roda perusahaan di bawah naungan Blok Media Grup (BMG) dengan semangat mengawali tahun 2019 ini, ada penyegaran yang dilakukan pada anak-anak perusahaan BMG, termasuk dalam redaksi blokBojonegoro.com...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 09 February 2019 13:00

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp Sehubungan dengan maraknya kembali modus penipuan rekrutmen Holcim yang beredar lewat akun media sosial WhatsApp, masyarakat di Kabupaten Tuban, Jawa Timur dan sekitarnya diminta waspada. Semua pihak harus lebih hati-hati,...

    read more