19:00 . Salah Rekap, Beberapa TPS di Tuban Lakukan Hitung Ulang   |   18:00 . UJK dan Satpol Tegur Warga Potong Ranting Ilegal   |   17:00 . Santri Jombang Korban Perahu Terbakar Belum Ditemukan   |   16:00 . Tim SAR Gabungan Potong Kompas Pencarian dari Terminal Baru   |   14:00 . Harga Daging Sapi Stabil, Ayam Naik Tipis   |   13:00 . Inilah Skenario Pencarian Korban Hilang di Laut   |   11:00 . Pasca Pemilu, Harga Kebutuhan Pokok di Pasar Baru Tuban Naik   |   10:00 . Penyelenggara, Lembaga Survei dan Hasil Pemilu   |   09:00 . BPBD, Basarnas dan Syahbandar UPP Brondong Serentak Lakukan Pencarian   |   08:00 . Sistem Sainte Legue, Siapa yang Diuntungkan?   |   07:00 . 3 Pertanyaan Selain 'Kapan nikah' Saat Reuni   |   22:00 . Tragedi Perahu Nelayan Terbakar, 2 Selamat 1 Hilang   |   21:00 . Hantam Truk Gandeng Rusak, Mahasiswa di Tuban Tewas Seketika   |   20:00 . Hendak Mendahului Ertiga, Dum Truk Nyusep   |   19:00 . Puluhan Warga Selogabus Jajakan Bengkoang di Tepi Jalan Bojonegoro-Jatirogo   |  
Sat, 20 April 2019
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Sunday, 10 February 2019 15:00

Nekat Terobos Banjir di Jalan Letda Sutcipto, Puluhan Motor Mogok

Nekat Terobos Banjir di Jalan Letda Sutcipto, Puluhan Motor Mogok

Reporter: Khoirul Huda

blokTuban.com - Banjir yang menggenangi Jalan Letda Sutcipto di Kelurahan Mondokan, Kecamatan/Kabupaten Tuban sepanjang kurang lebih 200 meter mengakibatkan puluhan sepeda motor yang melintas mogok, Minggu (10/2/2019) pagi.

Selain itu, tingginya genangan air yang mencapai sekitar 30 centimeter lebih juga mengakibatkan sejumlah pengendara sepeda motor memilih jalan alternatif untuk menghindari banjir.

Salah satu penguna motor Ali (40) mengatakan, nekat menerobos banjir biar lebih cepat sampai ke tujuan. Namun saat berada di tengah-tengah genangan air motornya sempat mogok karena mesinnya kemasukan air banjir.

"Kemungkinan mesinnya kemasukan air, sehingga harus didorong," terang Ali warga Kecamatan Montong.

Pengendara lain, Sudarsono (28) mengaku, lebih memilih jalan alternatif lain untuk menghindari genangan air yang tinggi, "Airnya tinggi, takutnya mogok di tengah jalan sehingga pilih lewat jalan gang," imbuhnya.

Sementara itu, salah satu anak yang membantu mendorong motor Anto (12)  mengatakan sudah ada puluhan sepeda motor yang mogok sehingga dia dan teman-temanya mrmbantu mendorong hingga sampai di tempat yang aman.

"Iya tadi setiap ada kendaraan yang mogok kami dan teman-teman lain membantu mendorong," pungkasnya.[hud/col]

Tag : banjir, mogol, genangan

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 09 February 2019 13:00

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp Sehubungan dengan maraknya kembali modus penipuan rekrutmen Holcim yang beredar lewat akun media sosial WhatsApp, masyarakat di Kabupaten Tuban, Jawa Timur dan sekitarnya diminta waspada. Semua pihak harus lebih hati-hati,...

    read more