20:00 . Konsulat Jenderal Jepang Resmikan Bantuan Pendidikan di Tuban   |   19:00 . Agustus, Perajin Mobil Hias Kebanjiran Pesanan   |   18:00 . Akhirnya, Pesepeda Tuban-Jakarta Balik ke Kampung Halaman   |   17:00 . 2.620 KK 4 Desa di Kecamatan Senori Terdampak Kekeringan   |   16:00 . Nelayan Tuban Larung Bekakak, Ini Filosofinya   |   15:00 . PT LIB Tunda Tiga Pertandingan, Salah Satunya Persewar Lawan Persatu   |   14:00 . Kapolres Siap Jaga Putra-putri Papua   |   13:00 . 29 Tim Berebut Piala Temaji Cup I Bola Voli U18 dan U16   |   12:00 . Pesan Damai dari Tuban untuk Indonesia   |   11:00 . Pasca Digeruduk Ratusan Pekerja, Begini Pernyataan PT. SBI   |   10:00 . Kapolres Jamin Keamanan Putra-Putri Papua Yang Menempuh Pendidikan di Tuban   |   09:00 . Pria di Sumberagung Nekat Gantung Diri Saat Ditinggal Istri Belanja   |   08:00 . Buruh Demo Tolak Upah Murah   |   07:00 . Balita Konsumsi Suplemen Vitamin, Perlu Enggak Sih?   |   20:00 . Ritual Kyai Mancung di Tuban, Dulu Kerbau Kini Sapi   |  
Thu, 22 August 2019
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Sunday, 10 February 2019 16:00

Kelabuhi Petugas, Produsen Arak Pendam Alat Produksi di Dalam Tanah

Kelabuhi Petugas, Produsen Arak Pendam Alat Produksi di Dalam Tanah

Reporter: Khoirul Huda

blokTuban.com - Petugas gabungan dari Satpol PP, TNI dan Polri kembali merazia tempat produksi minuman keras jenis arak di Desa Prunggahan, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban, Minggu (10/2/2019).

Informasi yang dihimpun blokTuban.com, razia itu dilakukan oleh petugas di dua titik, yakni di rumah Candi warga Dusun Krajan, Desa Prungahan Kulon, Kecamatan Semanding dan rumah Sumarto warga RT/1 RW/5 Dusun Krajan, Desa Prunggahan Kulon, Kecamatan Semanding.

"Razia ini dilakukan setelah adanya laporan dari masyarakat sekitar yang merasa resah," kata Kasatpol PP Kabupaten Tuban, Heri Muharwanto saat dikonfirmasi blokTuban.com.

Dijelaskannya, saat mendatangi rumah Candi di Dusun Krajan, Desa Prungahan Kulon yang diindikasikan memproduksi arak. Petugas tidak mendapati adanya produksi arak dan dimungkinkan produkdi arak tersebut telah disembunyikan di tempat yang terpisah.

Usai di rumah Candi, petugas melanjutkan razia di rumah Sumarto warga RT/1 RW/5 Dusun Krajan, Desa Prunggahan Kulon. Di tempat itu, petugas sempat kesulitan menemukan barang bukti lantaran hasil produksi arak disimpan di dalam kamar, sedangkan alat produksi berupa dandang disembunyikan di dalam tanah.

"Petugas sempat kesulitan mencari barang bukti, namun setelah petugas mencarinya ke dalam kamar petugas menemukan arak siap edar yang disembunyikan di balik lemari. Sedangkan, alat produksi berupa dandang disembunyikan dengan dipendam di dalam tanah yang di bagian atasnya ditutupi dengan sebuah perkakas dapur," tandasnya.

Ditambahkannya dalam razia itu, petugas berhasil mengamankan Barang Bukti (BB) berupa 2 drum baceman arak, 20 kg gula pasir putih, 1 dandang, 24 botol ukuran 1,5 liter arak jadi, 59 botol kosong, 17 drum kosong, 2 jurigen kosong, 6 kompor, 1 filter, dan 1 selang dan pipa. 

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatanya, pelaku dijerat Undang-undang Pangan Pasal 135 jo Pasal 71(2) dan Pasal 140 jo Pasal 86(2) no 18 tahun 2012 dan KUHP Pasal 204 Ayat 1 dengan ancaman hukuman di atas 10 tahun.[hud/col]

Tag : razia, petugas, arak

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Monday, 15 July 2019 16:00

    blokTuban.com Resmi Terverifikasi Dewan Pers

    blokTuban.com Resmi Terverifikasi Dewan Pers Media blokTuban.com mulai Senin (15/7/2019) resmi terverifikasi administrasi di Dewan Pers. Hal ini membuktikan bahwa portal media online ini, produk beritanya terpercaya dan mencerdaskan publik....

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 09 February 2019 13:00

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp Sehubungan dengan maraknya kembali modus penipuan rekrutmen Holcim yang beredar lewat akun media sosial WhatsApp, masyarakat di Kabupaten Tuban, Jawa Timur dan sekitarnya diminta waspada. Semua pihak harus lebih hati-hati,...

    read more