20:00 . Meninggalnya KPPS Tuban Diduga Kuat Kelelahan   |   19:00 . Ketua DPRD Tuban : Pemilu Serentak Perlu Dikaji   |   18:00 . Sempat Pingsan, Anggota KPPS di Semanding Meninggal Dunia   |   17:00 . Beberapa Titik CCTV Akan Dipasang di Gudang Penyimpanan Surat Suara   |   16:00 . Kuliner Ekstrim Biawak, Begini yang Dirasakan Penggemar...   |   12:00 . Rekapitulasi Surat Suara Kecamatan Dijaga Ketat   |   11:00 . Hari Kartini, Pertamina Diskon Bright Gas Rp21.000   |   10:00 . Kamar Kejiwaan Khusus Caleg Gagal di RSUD Koesma Sepi   |   08:00 . Warisan Sejarah di Bumi Wali   |   07:00 . Siapa Saja yang Layak Diundang dalam Pernikahan Anda?   |   06:00 . Hari Kartini 2019, Ini Sejarah & Kutipan Inspiratifnya   |   18:00 . Heboh.....! Emak-emak Bakar Diri   |   17:00 . Stok Aman, Harga Bengkoang Mojomalang Selalu Stabil   |   16:00 . Cikal Bakal Warga Menilo di Makam Eyang Pendek   |   15:00 . Tanpa Didampingi Keluarga, Begini Kondisi SR di RSNU   |  
Mon, 22 April 2019
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Friday, 08 February 2019 18:00

Belum Dua Pekan, Satresnarkoba Polres Tuban Amankan 1.056 Pil Karnopen

Belum Dua Pekan, Satresnarkoba Polres Tuban Amankan 1.056 Pil Karnopen

Reporter: Khoirul Huda

blokTuban.com - Satresnarkoba Polres Tuban  berhasil mengungkap tiga kasus peredaran Pil Daftar G selama Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2019 yang berlangsung selama kurun waktu dari 26 Januari- 6 Februari 2019 atau kurang dari dua minggu.

Dalam pengungkapan kasus Pil Daftar G itu, Satresnarkoba Tuban berhasil menangkap tiga orang tersangka berinisial AES (28) warga Kelurahan Kingking, Tuban, AR (26) warga Kecamatan Palang dan S (32) warga Desa Labuhan, Kecamatan Brondong.

Selain ketiga tersangka, jajaran Satresnarkoba Polres Tuban juga berhasil mengamankan sebanyak 1.056 butir Pil Karnopen, 13 butir Pil Double L serta uang tunai senilai Rp110.000 hasil dari penjualan Pil Karnopen.

"Selama Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2019, jajaran Satresnarkoba Polres Tuban berhasil mengungkap 3 kasus peredaran Pil Daftar G dan 1000 lebih Pil Karnopen," jelasnya Wqkapolres Tuban, Kompol Teguh Priyo Wasono saat Press Release, Jumat (8/2/2019).

Selanjutnya, kata Wakapolres Tuban tiga pengungkapan kasus itu dilakukan di beda-beda tempat, seperti halnya tersangka AES yang berhasil ditangkap oleh petugas di dalam rumahnya, dengan mengamankan sebanyak BB 50 butir Pil Karnopen dan uang hasil penjualan sebesar Rp50 ribu.

Selanjutnya, tersangka kedua berinisial AR berhasil ditangkap di pinggir laut Jalan RE Martadinata Tuban dengan barang bukti berupa 13 butir Pil Y dan uang Rp60 dari hasil penjualan. Sedangkan tersangka ketiga berinisial S berhasil ditangkap di dalam Kantor Kos Asri 5 D Kelurahan Baturetno dengan BB berupa 1005 Pil Karnopen.

"Dari pengakuan tersangka, Pil Karnopen  membeli dari Jakarta langsung," tandasnya.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatanya, ketiga tersangka dikenakan Pasal 197 Subs 196 UU RI No.36 atahun 2009 tentang kesehatan dengan ancaman hukuman pidana penjara paling lama 15 tahun.[hud/col]

Tag : pil, daftar g

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Sunday, 21 April 2019 08:00

    Warisan Sejarah di Bumi Wali

    Warisan Sejarah di Bumi Wali Di Tuban banyak sekali wahana wisata yang memang sudah menjadi tujuan para wisatwan domestik maupun non domestik. Namun, sebenarnya bagaimana sih sejarah wisata yang ada di ujung barat Provinsi Jawa...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 09 February 2019 13:00

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp Sehubungan dengan maraknya kembali modus penipuan rekrutmen Holcim yang beredar lewat akun media sosial WhatsApp, masyarakat di Kabupaten Tuban, Jawa Timur dan sekitarnya diminta waspada. Semua pihak harus lebih hati-hati,...

    read more