20:00 . Konsulat Jenderal Jepang Resmikan Bantuan Pendidikan di Tuban   |   19:00 . Agustus, Perajin Mobil Hias Kebanjiran Pesanan   |   18:00 . Akhirnya, Pesepeda Tuban-Jakarta Balik ke Kampung Halaman   |   17:00 . 2.620 KK 4 Desa di Kecamatan Senori Terdampak Kekeringan   |   16:00 . Nelayan Tuban Larung Bekakak, Ini Filosofinya   |   15:00 . PT LIB Tunda Tiga Pertandingan, Salah Satunya Persewar Lawan Persatu   |   14:00 . Kapolres Siap Jaga Putra-putri Papua   |   13:00 . 29 Tim Berebut Piala Temaji Cup I Bola Voli U18 dan U16   |   12:00 . Pesan Damai dari Tuban untuk Indonesia   |   11:00 . Pasca Digeruduk Ratusan Pekerja, Begini Pernyataan PT. SBI   |   10:00 . Kapolres Jamin Keamanan Putra-Putri Papua Yang Menempuh Pendidikan di Tuban   |   09:00 . Pria di Sumberagung Nekat Gantung Diri Saat Ditinggal Istri Belanja   |   08:00 . Buruh Demo Tolak Upah Murah   |   07:00 . Balita Konsumsi Suplemen Vitamin, Perlu Enggak Sih?   |   20:00 . Ritual Kyai Mancung di Tuban, Dulu Kerbau Kini Sapi   |  
Thu, 22 August 2019
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Tuesday, 29 January 2019 15:00

Nekat Produksi Arak Jawa, Seorang Residivis Asal Bektiharjo Ditangkap Polisi

Nekat Produksi Arak Jawa, Seorang Residivis Asal Bektiharjo Ditangkap Polisi

Reporter: Khoirul Huda

blokTuban.com - Tim Saber Miras Polsek Semanding, Polres Tuban kembali mengungkap kasus produksi arak jawa di  sebuah rumah di RT/01 RW/04 Dusun Krajan, Desa Bektiharjo, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban, Senin (28/1/2019) sore.

Dalam pengungkapan kasus itu, petugas berhasil menangkap pelaku bernama Jatmiko (38) seorang residivis warga RT/01 RW/04 Dusun Krajan, Desa Bektiharjo, Kecamatan Semanding.

Kapolsek Semanding, AKP Desis Susilo mengatakan, dalam pengungkapan tempat produksi arak jawa itu petugas berhasil menangkap pelaku atau pemilik tempat produksi yang tidak lain merupakan pemain lama dan seorang residivis.

"Tersangka yang berhasil ditangkap merupakan pemain lama dan sudah 2 kali proses hukum," terang Kapolsek Semanding, AKP Desis Susilo.

Lebih lanjut, menurut keterangan dari pelaku, tempat produksi arak jawa miliknya telah berlangsung sekitar dua bulan dan sebelumnya fakum. Dan hasil produksi itu di ambil tengkulak dari Lamongan dengan harga Rp500 ribu per 1 dus isi 12 botol.

"Tengkulak pesan dengan kadar arak 40 persen, dalam 1 hari bisa memproduksi 36 botol atau 50 liter arak siap edar," tandasnya.

Dalam pengungkapan itu, petugas berhasil mengamankan, 1 Dandang, 3 Drum berisi  baceman atau 200 liter total 600 liter, 1 Kompor, 1 Gas LPG ukuran 3 Kg, 1 Gendung  warna merah alat saring, 1 drum berisi air pendingin, 2 (dua ) dus berisi arak atau 18 liter atau 36 liter dan 1 sirkulasi.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatanya, pelaku dikenakan Pasal 135 jo Pasal 71(2) dan pasal 140 jo pasal 86(2) UU no 18 th 2012 tentang PANGAN atau Pasal 204 Ayat (1)  KUH Pidana.[hud/ito]

Tag : produksi, arak, tuban, semanding, bektiharjo

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Monday, 15 July 2019 16:00

    blokTuban.com Resmi Terverifikasi Dewan Pers

    blokTuban.com Resmi Terverifikasi Dewan Pers Media blokTuban.com mulai Senin (15/7/2019) resmi terverifikasi administrasi di Dewan Pers. Hal ini membuktikan bahwa portal media online ini, produk beritanya terpercaya dan mencerdaskan publik....

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 09 February 2019 13:00

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp Sehubungan dengan maraknya kembali modus penipuan rekrutmen Holcim yang beredar lewat akun media sosial WhatsApp, masyarakat di Kabupaten Tuban, Jawa Timur dan sekitarnya diminta waspada. Semua pihak harus lebih hati-hati,...

    read more