15:00 . Musim Kemarau, 25 Desa Kesulitan Air Bersih   |   14:00 . Kondisi Tuban Terkini Pasca Gempa   |   13:00 . BMKG Ungkap Penyebab Gempa Bumi   |   12:00 . Ikan Naik ke Darat Pasca Gempa? Cek Faktanya   |   11:00 . Begini Cara Nelayan Tuban Tangkal Berita Hoaks   |   10:00 . Gempa 6.0 SR Guncang Tuban Bumi Wali   |   09:00 . Siswa Kelas 2 SD Daftar Umroh   |   08:00 . SI Sabet Tiga Penghargaan dari Alpha Southeast Asia   |   07:00 . Gizi Baik Anak: Faktor, Kriteria, dan Solusinya   |   06:00 . Diduga Korsleting Listrik, Satu Rumah di Kedungsoko Terbakar   |   22:00 . Kemenag Tuban Teken MoU dengan Pemdes Banyuurip   |   21:00 . Gempa Bumi Terasa di Stasiun BMKG Tuban, Pegawai Sempat Keluar Ruangan   |   20:00 . Diskoperindag Bersama PTB Mengadakan Festival Kopi   |   19:00 . Gempa di Perairan Tuban Dirasakan Hingga Luar Pulau Jawa, Begini Penjelasan BMKG   |   18:00 . Indonesia Dilanda Karhutla, 120 Pelajar Tuban Sholat Minta Hujan   |  
Fri, 20 September 2019
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Wednesday, 23 January 2019 11:00

Perdana, KMI ASSALAM Bangilan Gelar Campfest

Perdana, KMI ASSALAM Bangilan Gelar Campfest

Reporter: Mochamad Nur Rofiq

blokTuban.com - Alumni Pondok Pesantren (Ponpes) Kulliyatul Mu'allimin Wal Mu'allimat Al Islamiyah (KMI) ASSALAM Bangilan, yang tergabung dalam wadah organisasi Ikatan Keluarga Ponpes ASSALAM atau IKPA akan menggelar event Campus Festival (Campfest) 2019. Kegiatan perdana ini akan digelar di Ponpes ASSALAM Putri, Desa/Kecmatan Bangilan, Kabupaten Tuban, pada Jum'at (1/2/2019) mendatang.

Wakil Ketua IKPA Ustadz Mulyadi kepada blokTuban.com mengatakan, ide ini muncul lantaran banyaknya tawaran alumni KMI ASSALAM untuk sosialisasi penerimaan mahasiswa baru di kampusnya. Sementara itu, kegiatan santri di pondok cukup padat.

"Ide Campfest muncul karena banyak yang minta waktu sosialisasi kampus. Sedangkan agenda kelas 6 KMI ASSALAM atau kelas XII sudah sangat full," terang Ustadz Mulyadi, Rabu (23/1/2019).

Ditambahkan pria ramah ini, acara akan dimulai pagi dengan agenda sosialisasi di halaman Ma'had (pondok) dengan seluruh santri. Kemudian pihak kampus diberi kesempatan buka stand sampai sore.

"Acara ini bareng dengan pelaksanaan ngaji bulanan wali santri," imbuhnya.

Sementara ini informasi yang berhasil dihimpun blokTuban.com menyebutkan ada tujuh kampus yang memastikan ikut acara Campfest ASSALAM 2019. Sesuai yang disampaikan oleh Ustaz Mulyadi antara lain, UIN Sunan Ampel, IPMAFA, IAIN Salatiga, UIN Walisongo, STAI Al-Muhammad, IAIN Kediri, dan STAI Al-Anwar.

Pihaknya mengklaim dengan suksesnya Cmpfest ASSALAM 2019 ini, akan menjadi sejarah baru untuk perkembangan dan kemajuan Pondok Pesantren yang didirikan oleh alm. KH Abdullah Moehaimin Tamam itu. Sehingga ke depan para penerus tinggal melanjutkan.

"Tujuan Campfest ASSALAM 2019 ini menjadi ajang silaturahim, mengenalkan kampus, memotivasi adik-adik yang masih nyantri, dan ahadduts bin ni'mah (ekspos)," bebernya panjang lebar. [rof/rom]

Tag : pondok, assalam, ponpes, bangilan

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Monday, 15 July 2019 16:00

    blokTuban.com Resmi Terverifikasi Dewan Pers

    blokTuban.com Resmi Terverifikasi Dewan Pers Media blokTuban.com mulai Senin (15/7/2019) resmi terverifikasi administrasi di Dewan Pers. Hal ini membuktikan bahwa portal media online ini, produk beritanya terpercaya dan mencerdaskan publik....

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 09 February 2019 13:00

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp Sehubungan dengan maraknya kembali modus penipuan rekrutmen Holcim yang beredar lewat akun media sosial WhatsApp, masyarakat di Kabupaten Tuban, Jawa Timur dan sekitarnya diminta waspada. Semua pihak harus lebih hati-hati,...

    read more