08:00 . Ditinggal Hajatan, Dua Rumah di Sukorejo Ludes Terbakar   |   07:00 . Berbagai Penyebab dan Faktor Risiko Terbentuknya Batu Empedu   |   16:00 . Hilang Pantau, Sudarji Belum Terdeteksi   |   15:00 . Pertamina Tanam 10.000 Pohon dan Serahkan CSR Rp1,2 Miliar di Tuban   |   14:00 . Napi Sumringah Dapat Remisi, Ada yang Langsung Bebas   |   13:00 . 214 Warga Binaan Dapat Remisi, 4 Orang Bebas   |   12:00 . Pertama Kali Tuban Gelar Kirab Bendera Detik-Detik Proklamasi   |   11:00 . EMCL dan SKK Migas Upacara Hari Kemerdekaan RI di Lapangan Banyu Urip   |   10:00 . Kepanasan, Puluhan Siswa Pingsan saat Upacara Kemerdekaan di Kecamatan Rengel   |   07:00 . Tips Pilih Lomba 17 Agustus yang Aman untuk Anak   |   15:00 . Semarakkan HUT Ke-74, Polres Adakan Lomba Hias Gapura 20 Polsek   |   14:00 . Sispala Tuban Bakal Gelar Upacara di Tebing Dempel   |   13:00 . Sistem Perizinan di Tuban, DPRD: Ada Kendala Teknis   |   12:00 . DPRD: Seluruh Masyarakat Tuban Harus Rasakan Pembangunan   |   11:00 . Pesan Bupati Tuban Setelah Kukuhkan 74 Paskibraka   |  
Sun, 18 August 2019
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Wednesday, 16 January 2019 09:00

Penyegelan Tempat Kebaktian Umat Konghucu Diduga Karena ini

Penyegelan Tempat Kebaktian Umat Konghucu Diduga Karena ini

Reporter: Khoirul Huda

blokTuban.com - Kasat Intelkam Polres Tuban, AKP M. Sholeh menyatakan, penyegelan tempat kebaktian umat Konghucu yang berada di Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD) Kwan Sing Bio Tuban dipicu karena konflik kepengurusan internal klenteng yang hingga saat ini belum usai.

"Penggembokan dipicu karena konflik internal kepengurusan Klenteng Kwan Sing Bio Tuban," terang Kasat Intelkam Polres Tuban saat menghadiri acara Press Release pengungkapan kasus arak.

Dia menegaskan, penyegelan tempat kebaktian umat Konghucu ini dilakukan oleh satu orang. Menurutnya, orang tersebut merasa di dholimi oleh kepengurusan saat ini, sehingga merasa sakit hati dan melakukan penyegelan tanpa sepengetahuan pengurus.

"Satu orang yang melakukan penyegelan," tandas Kasat Intelkam Polres Tuban.

Sementara itu, hingga saat ini upaya Polres Tuban telah melakukan upaya mediasi yang akan ditindaklanjuti oleh Majelis Konghucu agar permasalahan ini dapat segera diselesaikan secara internal.

Diberitakan sebelumnya, Ketua Umum TITD Kwan Sing Bio Tuban, Gunawan Putra Wirawan saat dikonfirmasi, enggan berkomentar tentang penyegelan ruangan kebaktian itu. Dia tidak tahu menahu soal hal itu, yang terpenting dia selaku ketua umum sudah menjalankan tugas dengan baik.

Menurutnya, penyegelan itu merupakan ulah internal satu sampai dua orang. Hal itu dikarenakan konflik yang sudah berlangsung lama dan belum berakhir. Kondisi seperti ini memang sulit, namun yang penting ketua umum tetap jalan sebagaimana mestinya.

"Ya ini masalah internal, hingga berujung sama-sama tidak boleh masuk dan digembok ruangan kebaktian Konghucu," pungkasnya. [hud/ito]

Tag : umat, khonghucu, tuban, titd

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Monday, 15 July 2019 16:00

    blokTuban.com Resmi Terverifikasi Dewan Pers

    blokTuban.com Resmi Terverifikasi Dewan Pers Media blokTuban.com mulai Senin (15/7/2019) resmi terverifikasi administrasi di Dewan Pers. Hal ini membuktikan bahwa portal media online ini, produk beritanya terpercaya dan mencerdaskan publik....

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 09 February 2019 13:00

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp Sehubungan dengan maraknya kembali modus penipuan rekrutmen Holcim yang beredar lewat akun media sosial WhatsApp, masyarakat di Kabupaten Tuban, Jawa Timur dan sekitarnya diminta waspada. Semua pihak harus lebih hati-hati,...

    read more