15:00 . Pasca Monster Road, Perbaikan Alun-Alun Tuban Nol Rupiah   |   14:00 . Rogoh Kocek Sendiri, KRC Boyong 6 Medali   |   13:00 . 308 Eks Tenaga Honorer K2 Tuban Telah Melamar Jadi P3K   |   12:00 . Beda Pola, Begini Pelaksanaan PTSL di Tuban Selatan   |   11:00 . Penggunaan Lahan untuk Kilang Tak Pengaruhi Produksi Pangan   |   10:00 . Pos Kamling Harus Selesai Sebelum Pembukaan   |   09:00 . Tak Peduli Malam, Satgas TMMD Tetap Bekerja   |   08:00 . Razia Warung Remang-remang, Seorang Perempuan Diamankan   |   07:00 . Ketahui Tanda Si Dia Memang Jodoh Ariska Puspita Anggraini   |   17:00 . Polres Tuban Kawal Ketat Pendistribusian Logistik Pemilu   |   16:00 . Jembatan Jambangan Ambrol, Jalur Roda 4 Lumpuh   |   14:00 . Hujan Deras, Jalan Penghubung Maindu-Klumpit Longsor   |   11:00 . Peringati Hari Lahir, Muslimat NU Deklarasi Anti Hoax.   |   10:00 . KPUD Tuban Sosialisasi Penghuni Lapas   |   07:00 . Anak yang Doyan Jumpalitan adalah Anak Cerdas   |  
Mon, 18 February 2019
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Wednesday, 16 January 2019 16:00

Penghasilan Meningkat, PNS Banyak Cerai?

Penghasilan Meningkat, PNS Banyak Cerai?

Reporter: Nidya Marfis H.

blokTuban.com - Menurut data yang diperoleh dari Badan kepegawaian Daerah (BKD)  Kabupaten Tuban angka perceraian Pegawai Negeri Sipil (PNS)  di Kabupaten Tuban pada tahun 2018 mengalami penurunan.

Kepala Bidang (Kabid) Pengembangan dan Kesejahteraan Pegawai, BKD, Sukartiwi. Mengatakan menurut data pada tahun 2018 jumlah percerain PNS berjumlah 19 orang,  sedangkan pada tahun 2017 berjumlah 24 orang dan pada tahun 2016 berjumlah 16 orang.

"Paling banyak dididominasi guru dan PNS perempuan,"ungkap Sukartiwi.

Masih Sukartiwi, ia menambahkan data tesebut bisa lebih banyak karena tidak sedikit PNS yang bercerai tapi tidak ada izinnya.  Apabila terbukti dan diketahui BKD,  PNS tersebut akan mendapatkan sanksi hukuman disiplin. Sedangkan persyaratan utama PNS yang ingin bercerai haruslah mendapatkan izin dengan tertanda tangan bupati daerah tersebut.

"Prosedurnya memang harus izin dahulu apabila tidak, akan diberikan sanksi. Berupa sanksi hukuman disiplin dan ada 5 macamya,"ungkapannya.

Hal senada juga diungkapkan. Kepala Sub bagian, bidang pengembangan dan kesejahteraan pegawai, Gelur. Ia mengatakan, kasus perceraian PNS didominasi guru, karena saat ini profesi guru terjamin dari segi insentifnya.  Sehingga apabila ada permasalah sedikit lebih memilih berpisah dari pada diperbaiki

" Kadang ada yang gaji istri lebih banyak dari suami, akhirnya istrinya milih berpisah,"ungkap Gelur

Data dari BKD PNS yang bercerai:

2018:
Diberikan izin cerai=15
Diberikan surat keterangan =4

2017:
Diberikan izin cerai =12
Diberikan surat keterangan =12

2016:
Diberikan izin cerai= 13
Diberikan surat keterangan =3
Penolakan = 1

Tag : istri, pns, cerai

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Thursday, 03 January 2019 16:00

    Raker BMG 2019

    GM Bacakan SK, Inilah Leader Baru di Redaksi bB dan bT

    GM Bacakan SK, Inilah Leader Baru di Redaksi bB dan bT Dalam rangka menjalankan roda perusahaan di bawah naungan Blok Media Grup (BMG) dengan semangat mengawali tahun 2019 ini, ada penyegaran yang dilakukan pada anak-anak perusahaan BMG, termasuk dalam redaksi blokBojonegoro.com...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 09 February 2019 13:00

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp Sehubungan dengan maraknya kembali modus penipuan rekrutmen Holcim yang beredar lewat akun media sosial WhatsApp, masyarakat di Kabupaten Tuban, Jawa Timur dan sekitarnya diminta waspada. Semua pihak harus lebih hati-hati,...

    read more