15:00 . Tersangka Penggelapan Bantuan Sapi di Tuntut 1,5 Tahun Penjara   |   14:00 . Cari Bibit Atlet, PO Cabang Tuban Gelar Kompetisi Antar Ranting   |   12:00 . Suksesi Pemilu di Tuban, KPU Gelar Konser Musik.   |   11:00 . 129 Bidang Lahan Warga Selesai Dipatok untuk Kilang Tuban   |   09:00 . Camat Hendro Pensiun, Sempat Bercita-Cita Jadi Hansip   |   08:00 . Refresing Bersama Kader Kesehatan Kecamatan Jenu   |   07:00 . Manfaat Berhubungan Intim Selama 30 Hari   |   17:00 . Belum 3 Bulan, Ada 7 Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan   |   16:00 . Bulog Belum Bisa Terima Beras Dari Petani, ini Alasannya...   |   15:00 . Nuansa Klasik Santai, Ngopi Nongkrong Tanjung Sari   |   14:00 . Masyarakat Sekitar TPPI Rutin Dapat Pengobatan Gratis   |   13:00 . Kebakaran Lumat Rumah Pedagang Ikan   |   12:00 . Tak Lagi Terkelola, Begini Komen Pengunjung Sendang Maibit   |   11:00 . Tiga Warga Jenu Itu Resmi Tersangka   |   10:00 . Kaji Cepat Kebakaran, Berlanjut Gotong Royong Dirikan Rumah Korban   |  
Mon, 25 March 2019
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Friday, 11 January 2019 12:00

Akar Pohon Resahkan Warga, PRKP Terkendala Penilaian Adipura

Akar Pohon Resahkan Warga, PRKP Terkendala Penilaian Adipura

Reporter: Nidya Marfis H. 

blokTuban.com - Menanggapi banyaknya aduan akar pohon yang merusak rumah warga, Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemungkiman (PRKP) Tuban belum bisa mengambil tindakan secara pasti. Hal ini dikarenakan, apabila banyak pohon yang dipotong akan mengurangi penilain Adipura.

Kepala Bidang (Kabid) Pertamanan dan Kebersihan, PRKP Sumarno mengatakan, memang sudah banyak masyarakat mengadu agar pohon-pohon yang berpotensi merusak rumah warga segera ditebang.  

"Akan tetapi yang menjadi kendala saat ini, apabila banyak pohon yang dipotong akan mengurangi penilaian Adipura. Hal ini yang menjadi kendala kami saat ini," ungkap Sumarno. 

Lebih lanjut ia menambahkan, kalaupun untuk mengatasi keluhan warga itu pihaknya mungkin hanya bisa memangkas akar atau ranting yang merusak. 

Hal ini menimbulkan berbagai respon masyarakat, salah satunya, Djoko (58) ia mengatakan sangat menyayangkan kebijakan dari PRKP. Dirinya khawatir jika pohon besar-besar dibiarkan bisa menimbulkan korban. "Harusnya keselamatan masyarakat yang diutamakan," ungkapnya. [nid/col]

Tag : adipura, warga, pohon

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Monday, 04 March 2019 08:00

    Pondok Literasi

    Pondok Literasi Saat ini lagi gencar-gencarnya gerakan litersai. Di mana-mana ada komunitas baca, tadarus puisi dan dan bedah buku, yang arahnya untuk menumbuhkan cinta membaca. Baru sebagian kecil kegiatan di Kabupaten...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 09 February 2019 13:00

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp Sehubungan dengan maraknya kembali modus penipuan rekrutmen Holcim yang beredar lewat akun media sosial WhatsApp, masyarakat di Kabupaten Tuban, Jawa Timur dan sekitarnya diminta waspada. Semua pihak harus lebih hati-hati,...

    read more